Hati Garuda

Awas spoiler! Antum sudah ana feringatkan.

posternya garuda 19

Sebagai mantan calon pemain timnas bal-balan Endonesa, kapan hari kemarin aku dapat undangan kehormatan buat nonton pertunjukan perdananya “Garuda 19″ di bioskop. Tapi supaya kalian, duhai pembaca nan budiman, tiada iri dan heran, bagaimana ceritanya, kok, aku sampai bisa dapat undangan kehormatan, baiklah…aku ceritakan sahaja kalau aku dapat undangannya dari Oelpha, yang Minggu besok ini mau kawin itu, yang kebetulan kenal sama penulis skenarionya film terbesut, aeh, tersebut. Read the rest of this entry »

Mas Mat dan Problem Hidupnya

Lantai di unitku ngendon di kantor sejak kapan hari kemarin kedatangan agen cabutan baru. Sebenarnya nggak baru-baru banget, sih. Sudah lama juga agen ini ada di kantorku. Hanya saja dia didinaskan di unit lain, di gedung sebelah, dan tentunya di lantai yang bukan lantai unitku. Jadinya mungkin lebih tepat kalau agen yang baru masuk di tempatku ini disebut agen baru tapi lama. Lebih tepat lagi kalau kita mau menyebutnya dengan panggilan “Mas Mat”, karena memang itulah namanya.

Mas Mat ini bukan agen lapangan seperti aku. Maka bisa ditebak kalau Mas Mat tidaklah menyandang lisensi untuk membunuh sepertiku, lisensi dengan kode 00 di depan nomor urut identitas keagenan sebagaimana yang lazimnya kita kenal. Adapun dengan tambahan 00 di depan nomor urutku, identitas keagenanku sendiri adalah 007 3/4. Read the rest of this entry »

Pengumuman Pemenang Kuis Buku “Bandar Lonte”

Pertama-tama izinkanlah beta memohon beribu-ribu ampun sebesar-besarnya. Dikarenakan cuaca buruk, tiba-tiba Pak Komandan di kantor memerintahkanku buat mengurai kasus di Pulau Dewata (dan sekarang sedang dilanjut ke Kendari), ketambahan si mamak nitip buat dibeliin sosis Soejasch khas Denpasar, cari oleh-oleh buat si mbak cantiq supaya dia nggak ngambek bahwa partner-nya mikirin negara melulu, koneksi internet yang ndilalahnya, kok, ya pas brengkes (baca: brengsek, John!) terus, dan juga sebatalyon hal yang harus buru-buru diurus lainnya, aku terpaksa telat mengumumkan pemenang kuis berhadiah buku karanganku yang berjudul “Bandar Lonte” itu. Read the rest of this entry »

Weekend di Amaroossa Bogor

Jaman dulu, waktu masih nak-kanak – kalau mengacu pada istilahnya Bu Bariyah – aku pernah ngayal kepengen jadi detektif atau agen rahasia. Keliatannya enak, soalnya. Bisa lompat dari 1 negara ke negara lain, bisa gonta-ganti hotel dan segala fasilitas tambahan di dalamnya dengan dibiayai negara, sama tentu saja kalau ada gadis khilafnya ya bisa ta’cangking ke kamar juga.

Entah ini yang disebut sebagai hasil dari konsep law of attraction ataupun mestakung, alias semesta mendukung, 2 dari 4 hal yang kucita-citakan waktu kecil di atas sekarang sudah kesampean. Sekarang aku sudah jadi detektif. Bukan detektif swasta, tapi detektif negeri sipil. Dan justru karena detektif negeri sipil itulah akhirnya aku jadi sering keluar-masuk hotel dengan dibiayai negara, ya tidurnya, ya makannya, tapi tidak untuk pijet dan spanya, apalagi yang pakai kategori plus-plus di dalamnya. Read the rest of this entry »

Dijual: Kucing Jantan 2 Ekor Sak Kandang-kandangnya

kucing

Setelah sukses menjalani profesi sebagai makelar tanah, sebagaimana laki-laki yang selalu haus akan tantangan, kupikir aku perlu juga untuk memperlebar sayap-sayap bisnisku, memperluas jenis komoditas yang aku geluti. Dan dalam rangka itulah maka ketika mbak mantan minta tolong buat ngiklanin dagangannya di blogku ini, dengan tanpa berpikir kuiyakan saja permintaannya. Read the rest of this entry »

Bagi-bagi Buku “Bandar Lonte” Bersama Beta

buku

Hello, amigo, desperado, apa kabar semuanya?

Jikalau kabar kalian baik-baik sahaja, mari sini, eike berikan kabar yang lebih baik lagi.

Dalam rangka menyambut perjalanan dinasku yang sekaligus pulang kampung ke Denpasar besok awal September ini, sekaligus ultahnya adik iparku yang disambung sama ultah adikku sendiri yang jatuh pas September juga, maka dengan ini aku umumkan kalau aku mau bagi-bagi hadiah lagi. Karena apa? Karena – masih dengan alasan yang sama kayak kemarin-kemarin – aku ini baik hati. Read the rest of this entry »

Dijual: Tanah 150 Meter Persegi di Perumahan Bumi Anggrek, Bekasi, Jawa Barat

tanah

Mas Anang pengen jual tanah. Dan berhubung menurut kesaksian beliau bahwa aku ini ngetop bin punya banyak fans, kemarin ini Mas Anang minta tolong ke aku supaya nulisin woro-woro di blogku sendiri tentang kondisi tanah yang mau dijualnya itu. Read the rest of this entry »

Hei, Nan

Suatu Jumat sore, awal-awal semester pertama di Gadjah Mada, aku datang ke lobi Fakultas MIPA Utara dengan menenteng ransel berisi cawet, kutang, kaos, dan celana, juga seperangkat alat mandi yang sudah dibayar tunai. Sore itu rencananya aku bakal naik ke Kaliurang buat ikutan Computer Science Day 2002, acara malam keakrabannya anak-anak komputer Gadjah Mada angkatan baru. Dan di situlah aku kenal Hanan, orang yang bertahun-tahun berikutnya – mungkin – menganggapku sebagai teman baiknya. Read the rest of this entry »

Derajat Batal Puasa

Nguping.

X: “Iya, Mas, tahun kemarin saya batal puasa 3 kali. Susah kalau pengen puasanya full sebulan.”

Y: “Lho, kenapa?”

X: “Kampus saya, kan, di Unpar. Jadi ya teman-teman saya tetap makan. Itu yang bikin saya nggak tahan. Akhirnya kalau udah nggak kuat, udah aja saya ikutan makan.”

Y: “Yaaah…cuma gara-gara liat orang makan aja sampai batal. Payah, ah. Seenggaknya kalau mau batal puasa itu batalnya yang elit dikitlah, jangan yang pasaran.” Read the rest of this entry »

Nook, Akhirnya

Hello, teman-teman… Masih lapar puasanya? Tentu saja. Tentu saja yang namanya sedang puasa itu pasti lapar. Maka jikalau ada sejawat teman-teman yang ngaku puasa tapi bilangnya nggak lapar, mesti saja dia itu lagi ngibul. Di mana-mana yang namanya menahan lapar dan dahaga itu pastilah dalam kondisi lapar dan dahaga. Lain itu, bualan belaka!

Baiklah, sembari selamat meneruskan ibadah puasanya, dan sembari menunggu beduk maghrib pula, izinkanlah aku yang lagi kepengen cerita ini untuk sedikit cerita-cerita… Read the rest of this entry »

Dolly yang Bukan Temanku

Di udik dulu aku pernah punya teman, teman sepermainan. Namanya Dolly. Tapi walaupun namanya “Dolly”, sungguh mati, anak ini jenis kelaminnya cowok. Apa boleh buat…waktu itu aku ini masih jadi pria pemalu. Aku jarang main cewek, aeh…main sama cewek, soalnya aku takut diejek-ejek, “Pacaran…pacaran…” Maka oleh sebab itulah teman mainku jaman esde sampai esempe itu kebanyakan berjenis kelamin cowok. Dolly ini adalah salah satunya.

Dolly ini rumahnya cuma beda gang sama rumahku. Tapi ini bukan cerita tentang Dolly yang temanku itu. Read the rest of this entry »

Kitab Wangsit
SUDAH TERBIT!
Kitab wangsit karangan Mas Joe, idola masa kini para remaja putri. Mumpung bakulnya masih buka, mari segera dikonsumsi!

Cocok untuk dibaca sambil ngemil kuaci ataupun sebagai teman semedi di kamar mandi.

Minatkah?

Kalau minat, bolehlah klik di SINI untuk segera membeli. Buruan! Minggu depan harga naik tiada karuan.

Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Almanak
Wangsit Bergambar

cherp låne penger



SEO Powered By SEOPressor