Memetakan Marah

“Fear the fury of a patient man.”
Nicholas Mario Wardhana, kandidat Ph.D. dari NTU

Kapan hari kemarin mendadak aku dapat wangsit. Ya, namanya aja manusia linuwih…orang-orang kayak aku ini kadang-kadang memang suka dapat pencerahan di waktu dan dengan cara yang tidak disangka-sangka. Kampretnya si pencerahan ini memang agak nggak tau adat. Malam menjelang libur, seenaknya aja beliau itu hadir tanpa diundang. Read the rest of this entry »


Remaja Masa Kini

Urusan sesuk yo dipikir sesuk.

Si Mbak di Jokja punya kebiasaan: Setiap kali aku pulang ke Jokja, yang biasanya berlangsung kalau weekend aja, sesaat setelah ketawa-tawa beliau mesti habis itu jadi sendu. “Tapi besok kamu sudah balik lagi ke Jakarta ya?” keluhnya sambil bertanya dengan penuh retorika.

Kalau sudah begitu ya yang bisa kulakukan cuma nyengir sahaja. “Urusan besok ya dipikir besok,” demikianlah biasanya jawabanku. “Yang penting lak sekarang aku di depanmu tho?” lanjutku kemudian. Read the rest of this entry »

Bird’s-eye View

Coba, deh, kalau ada pertandingan bal-balan, siapa yang lebih jago dalam menilai dan mengamati jalannya pertandingan? Siapa hayo? Pemainnya atau komentatornya?

Aku setuju kalau sampeyan bilang bahwa komentator itu bisanya omong thok, nggak jago main bola tapi sudah berani ngritik permainannya pemain bola beneran yang sedang berjibaku di lapangan. “Coba dulu sana kamu yang main, jangan asal ngasih komentar!” begitu biasanya sungut kebanyakan dari kita. Iya, kan? Iya aja, deh. Read the rest of this entry »

Ikhlas

Nek aku ra ngomong nek aku ikhlas, piye carane kowe-kowe ngerti nek aku ikhlas?

Konon diomongkan oleh si Ceper. Lengkapnya Ceperus Snape, manusia paling…paling…paling…paling apa ya? Paling sompret yang pernah kutemui di kampusku, dah! Alhamdulillah orangnya sampai sekarang belum wisuda-wisuda juga.

Terjemahannya kira-kira begini: Kalau aku nggak ngomong kalau aku ikhlas, gimana caranya kalian tau kalau aku ikhlas? Read the rest of this entry »

(Sekali Lagi Seputar) Dexter Morgan

dexter morgan

Sebulanan terakhir ini kalau ada yang nanya, siapa tokoh fiksi yang paling ta’pikirin, jawabannya adalah Dexter Morgan.

Kenapa Dexter? Read the rest of this entry »

Ancaman Rasionalitas di Balik Pertanyaan “Kapan Kawin?”

Pertama-tama walaupun Lebaran sudah lewat semingguan, izinkanlah beta mengucapkan mohon maaf lahir dan batin karena beta sendiri barulah mulai cuti hari ini buat mudik ke kampung. Maka karena apa, sih, esensi dari Lebaran di Endonesa selain mudik ke kampung, ya beta pikir tiada mengapa jikalau beta baru minta maafnya hari ini. Iya tho? Iya kan? Mbok wis iya aja, deh.

Dan sebagaimana biasanya ritual tahunan di kampung, pertanyaan yang paling sering jadi pembahasan di media-media sosial seputar Lebaran adalah pertanyaan “kapan kawin?”. Maka daripada itu, mumpung masih di jalan, mumpung belum nyampe ke kampung, aku mau cerita seputar problem kawin-kawinan. Read the rest of this entry »

Benci Itu Ya Benci

Suatu kapan malam kemarin, sambil nunggu sahur, Josephine pernah bilang kalau sabar itu aslinya nggak ada batasnya. Iya, sabar sebagai sebuah kata sifat memang nggak ada batasnya. Batas itu jadi kelihatan ketika sampai pada level implementasi dari manusianya. Misalnya, level sabarku, level sabarnya Pak Gendut, atau level sabarnya Saripah ternyata bisa berbeda-beda ketika menghadapi kasus yang sama. Jadi jelas, sabar itu bisa kelihatan serba terbatas ya ketika sudah diterapkan sama manusianya.

Begitu juga dengan benci. Read the rest of this entry »

Menghadapi Jejakmu

Perkara hapus-hapusan jejak, pada dasarnya hal ini harusnya bisa dimaklumi. Memang ada beberapa orang yang berani menghadapi masa lalunya dengan gagah, sementara beberapa manusia yang lainnya justru pengen menguburnya, menghilangkan jejaknya. Membuka lembaran baru, kayaknya itu istilahnya. Read the rest of this entry »

Moonlight Serenade (AKA Moonlight Densetsu)

It’s in my dreams I find the right moment
It is the night that brings me the moonlight
And though I know it’s too late to call you
Your shadow’s always right by my side
Read the rest of this entry »

Nyanyian Kode

Bicara tentang kode-mengkode, harusnya, sih, hal macam begituan itu sudah jadi kerjaanku sehari-hari. Sudah sejak lebih dari 10 tahun yang lalu aku didapuk sebagai manusia yang kudu paham masalah kode-kodean. Namanya saja sarjana komputer, alangkah malunya kalau aku ternyata tidak bisa merangkai kode. Jadi jelas sudah, seharusnya kode adalah bagian dari hidupku.

Tapi namanya saja hidup…kadang ada sahaja hal-hal yang berjalan dengan tidak sesuai dari yang seharusnya, misalnya ya masalah kode-kodean ini. Aku dan beberapa temanku yang seharusnya fasih sekali dalam urusan beginian seringnya malah mati-matian menghindari perkara jenis yang 1 ini. Read the rest of this entry »

Semesta Tanpa Tuhan

Perihal cap sebagai tukang cari gara-gara yang dialamatkan sama sejawat-sejawatku ke aku, aku sudah memakluminya. Soalnya mungkin ya memang begitulah kerjaanku. Ta’akui kalo aku ini suka iseng. Kadang aku sengaja mencari respon yang kontra dengan pendapat lawan bicaraku ya cuma gara-gara hal itu: iseng. Saking isengnya, beberapa oknum akhirnya tidak tahan untuk mengungkapkannya kejengkelannya langsung dihadapanku. Tapi celaka, walaupun mereka sudah mangkel-mangkel seprapat mati, aku biasanya malah jadi tambah ngekek-ngekek tanpa merasa berdosa sedikit pun jua. Read the rest of this entry »

Kitab Wangsit
SUDAH TERBIT!
Kitab wangsit karangan Mas Joe, idola masa kini para remaja putri. Mumpung bakulnya masih buka, mari segera dikonsumsi!

Cocok untuk dibaca sambil ngemil kuaci ataupun sebagai teman semedi di kamar mandi.

Minatkah?

Kalau minat, bolehlah klik di SINI untuk segera membeli. Buruan! Minggu depan harga naik tiada karuan.

Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Iklan Layanan Masyarakat
Almanak
Wangsit Bergambar

how to take garcinia cambogia pills



SEO Powered By SEOPressor