Your Ad Here


Ampun, Mbak Sandra…

May 12, 2008 – 6:36 pm

Pengumuman!

Blognya Mbak Sandra Dewi sudah di-upgrade, lho, engine-nya. Pake WordPress versi 2.5.1 sekarang. Terus, jadinya aku sudah bisa majang link-ku sendiri di situ kalo lagi sedekah komentar (bisa jadi juga mungkin gara-gara aku baru ngeh buat majang alamat URL-ku di halaman profil member-nya, huehe). Maka dari itu pernyataanku kemarin kalo blognya Mbak Sandra nggak bisa dipake buat majang link milik kita kalo lagi komen, dengan ini kucabut! Karena apa? Ya karena itu tadi: blognya Mbak Sandra sudah bisa dipake buat nebeng ngetop. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Nyicipin Sandra Dewi

May 10, 2008 – 11:25 am

Lama sekali rasanya aku ndak jalan-jalan ke blognya partner membualku sejak jaman esema. Partnerku itu namanya Mas Bikul. Urusan membual, dia nomor 1 se-Smansa Denpasar sejak periode 1998-2001. Urusan fisika, kimia, dan matematika, dia juga jagonya. Beliau sekaligus bertindak sebagai sainganku dalam hal besar-besaran nilai tiap kali ulangan harian atau juga ulangan umum 3 mata pelajaran tersebut. Ada aja perkara yang bisa dijadikan ajang bualan sama dia, mulai dari sepakbola, musik, bahkan sampai ilmu silat. Betul-betul dahsyat! Makhluk hidup dengan ilmu membual yang biasa-biasa saja ta’pastikan tidak bakal berkutik di hadapannya. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Beres Perkara!

May 9, 2008 – 3:23 pm

Yak, sodara-sodara… Akhirnya pameran gemblung yang kuikutin kemarin berakhir sudah. Dengan happy ending, tentunya. Itu semua dikarenakan setelah penutupan seluruh panitia makan-makan di toko burger McDono (baca: McDonald, bego!). Tapi sedikit yang disayangkan, walaupun McDono itu sudah jamak dikenal sebagai toko yang berjualan burger, seluruh panitia cuma dijatah ayam goreng sebiji, nasi putih sebiji, telor dadar sebiji, dan soft drink sebiji. Sebiji pun tidak ada panitia yang makan burgernya McDono. Kasihan sekali, ya? Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


National IT eXpo 2008

May 7, 2008 – 12:35 pm

Mohon mangap, aeh, maap, duhai para penggemar tulisan-tulisanku yang dimuliakan Allah, jikalau beberapa tempo terakhir ini beta tiada sempat menulis, menulis, dan menulis di blog yang kalian gemari ini (gyohohoho!). Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Oh, Ilmu Budaya, Oh, Gadjah Mada

April 26, 2008 – 12:03 am

Coba gambarnya diklik aja. Sudah? Sudah diklik? Sudah dibaca? Jadi bagaimana? Kalo itu benar, aku lagi ndak tau harus komentar apa. Mungkin ini teguran dari Tuhan, supaya aku lebih bersyukur kalo kuliahku ternyata bukan di Ilmu Budaya, tapi di Ilmu Komputer. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Return of the (Poison) King(s)

April 25, 2008 – 1:09 pm

Yang di atas itu (lagi-lagi) logo bikinanku, lho. Yakin! Ndak bohong! Itu logonya The Poison Kings (biar ndak kelamaan le ngetik, selanjutnya ta’tulis TPK aja). Apa itu TPK? TPK itu band yang bakal manggung di acaranya Himakom, Sneakers 2008: Selamatkan Bumi, besok Sabtu, 26 April 2008, di halaman kampus MIPA Selatan UGM, mulai dari jam 5 sore. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Nanamia Pizzeria

April 23, 2008 – 12:58 am

Salah satu konsekuensi yang mau ndak mau harus diterima oleh seseorang yang baru saja melewati fase-fase pendadaran skripsi, seperti aku, adalah harus mengeluarkan harta-bendanya untuk dizakatkan diikhlaskan kepada kaum dhu’afa manusia-manusia beringas yang mengaku-aku sudah turut serta mendoakan kelancaran prosesi pendadaranku buat mentraktir mereka makan-makan. Tentu saja untuk seorang anak muda kere tapi ngganteng seperti aku ini hal tersebut bakal sangat memberatkan jika harus dilakoni dalam 1 kesempatan dan secara besar-besaran. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Menolak deviantART

April 21, 2008 – 2:18 am

Beberapa teman yang pernah berkomentar semacam, “Nek perkoro coding aku ra bakal percoyo karo conthonganmu, Joe. Tapi nek masalah grafis, kuakui kemampuanmu,” beberapa kali juga sempat bertanya, kenapa aku nggak bikin akun di deviantART dan majang karya-karyaku di situ? Kujawab, aku nggak akan pernah join di deviantART! Setidaknya sampai dengan detik aku bikin tulisan ini.

Kenapa? Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Indie yang Nggak Indie

April 14, 2008 – 12:15 am

Ada yang suka belanja-belanja baju keluaran distro? Ada? Alhamdulillah kalo ada. Soale itu berarti yang suka belanja-belanja baju model gitu itu sudah ikut berpartisipasi mengentaskan jumlah pengangguran di Endonesa. Bagaimana tidak? Desainer-desainer kaos-kaos itu, kan, butuh pekerjaan juga. Dan kalo nggak ada yang mengkonsumsi hasil karya mereka, otomatis mereka pun jadi nggak punya kerjaan yang menghasilkan, yang bakal menjamin kosong atau tidaknya perut mereka. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Kembali Ngganteng

April 10, 2008 – 9:32 pm

Seumur hidup aku punya rambut gondrong awut-awutan ya baru kemarin ini, gara-gara nazar ndak bakal cukur rambut kalo belum lulus pendadaran. Tapi sebenernya, itu cuma alasan aja buat ngeles aja dari bapak-simbokku yang memang sebelum-sebelumnya ndak pernah ridho kalo anaknya berambut gondrong ala John Taylor di masa jayanya. Mangkanya gara-gara alasan terlanjur nazar, aku diperbolehkan punya rambut gondrong selama hampir 2 semester. Lagian rasanya ndak seru juga kalo selama karirku sebagai anak muda, aku belum pernah merasakan punya rambut yang semrawut. Mending ndak usah ngelanjutin mbaca…


Look What I Have Done

April 9, 2008 – 10:38 pm

Gyahahahahahahaha! Aku sudah jadi Sarjana Komedi Komputer, meskipun ritual pengesahan resminya masih beberapa tempo lagi. Aku lulus!

Lulus setelah hampir 6 tahun sejak pertama kali ikutan ospek kampus. Lulus setelah menunggu dosen pengujinya dateng selama lebih dari setengah jam dari jadwal yang seharusnya. Lulus setelah dibantai mati-matian tanpa sanggup membantah gara-gara literatur yang dinilai kedaluarsa dan diberi persyaratan berupa segunung revisi. Lulus setelah ruang sidangnya penuh sesak oleh penonton yang membludak (aku terharu, teman-teman. Kalian sampai harus diusir sama dosennya gara-gara menuh-menuhin ruang sidang). Lulus setelah kembali dipayungi sama Dewi Fortuna: wi-fi di kampus mati! Jadinya aku nggak perlu demoin skripsiku yang notabene sebenernya error di saat-saat terakhir gara-gara server tempat hostingnya down beberapa hari terakhir ini.

Oh, Tuhan… Baru kali ini aku bersyukur kalo wi-fi di kampusku sering mati. Mati membawa barokah. Mungkin ini dia yang dinamakan sebagai mati syahid, kakaka!

Halah… Ya sudahlah. Yang penting aku sudah ngisi dan nanda-tanganin data alumni.

Mbok, Simbok, setelah menaklukkan Gadjah Mada, anakmu lanang ini akan menantang dunia!

Mboook… Aku wis dadi sarjana, Mboooook!!! :mrgreen: