Ah, Jikustik Jadi Nggak Asyik

August 24, 2011 – 5:20 pm

Ini berita nan basi banget. Aslinya sudah sejak beberapa bulan yang lalu harusnya aku tahu. Tapi ya namanya saja profesional muda, tentulah aku sungguh sibuk sehingga mau tiada mau terpaksa ketinggalan berita.

Jadi kali ini aku ketinggalan berita tentang Jikustik, 1 band yang aku suka, yang buktinya kukoleksi semua file mp3-nya (persetan dengan si Tiffie!). Aku baru tau kalo Jikustik sudah ditinggal sama Pongki. Taunya juga bener-bener baru aja. Dan sebagai ganti Pongki, sekarang Jikustik mengandalkan conthongnya Brian sebagai vokalis utama.

Itu tidak masalah. Mau vokalisnya diganti dari Pongki ke Axl Rose, aku juga nggak masalah. Yang penting warna bandnya secara general nggak lantas berubah.

Tapi sayangnya Jikustik langsung berubah drastis. Dari judul single terbarunya aku langsung kuciwa. Judulnya adalah “Untuk Cinta”.

Bah!

Yeah, sayang sekali judul single terbarunya Jikustik adalah “Untuk Cinta”, sodara-sodara. Ini sungguh lumayan bikin aku kaget. Betapa tidak… Setauku, Jikustik sejak jaman pertama ngeluarin album – sampai dengan album terakhir mereka waktu vokalisnya masih Pongki – tidak pernah menggunakan kata “cinta” dalam liriknya apalagi sampe nekad menjadikan kata tabu tersebut sebagai judul lagu.

Memang, sih, warna musiknya masih mirip-mirip sama warna musik mereka di album sebelumnya. Tarikan suaranya Icha yang khas waktu jadi backing vokal juga masih ada. Bahkan, suaranya Brian sekilas-2 kilas juga mirip sama suaranya Pongki, meskipun pas kilasan ketiga kemiripan tersebut langsung balik kanan bubar jalan :mrgreen:

Tapi, menggunakan kata “cinta” sebagai judul lagunya? Ah, buatku ini membuat Jikustik jadi nggak asyik lagi, ah… πŸ™


Facebook comments:

  1. 5 Responses to “Ah, Jikustik Jadi Nggak Asyik”

  2. maklum, gitarisnya baru aja berguru ke joe satriani, jadi pemilihan judul dan musiknya memang kurang garang dan agak mendayu dayu wkwkwkwkwk πŸ˜†

    By yudi on Aug 24, 2011

  3. kabarnya kemarin paul gilbert juga sempat ngelamar buat posisi gitar-vokal macam pongki. cuma karena jikustik tidak membawakan lagu2 dengan irama gambus, si paul akhirnya ditolak dan ngambek terus bikin racer-x sendiri πŸ˜†

    By Yang Punya Diary on Aug 24, 2011

  4. yah itu mah mengikuti selera pasar kali ya.. harusnya tetap pada pendirian yang teguh πŸ˜€

    By Jimmy on Aug 25, 2011

  5. nganu…yg bikin gemes, kenapa juga ngikutin selera pasarnya baru setelah album yang kesekian

    By Yang Punya Diary on Aug 25, 2011

  6. kae cah2 pakualaman lho jon mbiyen.. senengane do manggung nek 17an.. ee ladalah dadi artis.. smoga poison kings jg bis begitu πŸ˜› xixiix

    By aphip_uhuy on Aug 26, 2011

Post a Comment