Bicara Tentang Usia yang Semakin Tua

Apa artinya tambah umur selain waktu yang mengutak-atik laku? Padahal waktu adalah gerakan seenaknya, tak kenal bahasa dan isyarat apalagi hitung-hitungan. Seakan terus jalan ke depan, padahal adakah yang berubah? Bukankah kita anak kecil yang berusaha terus-menerus tengadah?

Kalimat di atas itu aku ambil dari bukunya Bagus Takwin yang “Rhapsody Ingatan”. Aku suka. Rasanya betul aja. Sampai sekarang aku masihlah tetap anak kecil yang terus-menerus mencoba (sok) dewasa, meskipun, ah, kematian itu semakin mendekat.

Duh, nanti sore bakal party-party di Zuhriyah. Aku tidur dulu. Bingkisan yang ketika bangun harus dibungkus masih banyak.

P.S. Makasih buat Septo, Yanto Ucup, Saber, juga Azwar.

  • Share/Bookmark

Ssst! Yang nyasar ke sini biasanya pada nyari pake kata kunci:
met ultah - jika semakin tua - jika usia semakin tua - met ultah ya - TENTANG USIA -



29 Responses to “Bicara Tentang Usia yang Semakin Tua”

Leave a Reply


Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.
Google
Almanak
Shoutout!
Name :
Web URL :
Message :
Wangsit Bergambar