Blogger Bukan Teladan? Bukan Blogger Teladan?

Perhatian! Postingan ini kutulis demi menjawab pertanyaannya Mas Pepeng di postingannya yang menanyakan tentang keteladanan dari seorang blogger.

Jadi menurut penafsiranku, di postingannya Mas Pepeng itu, beliau kayaknya lagi misuh-misuh dengan seorang blogger yang membuatnya misuh-misuh (halah! Ya jelas). Blogger tersebut – yang sebenarnya kuketahui identitasnya dari Mas Zamroni dan Mas Anto (duet mawut kita, Dab!) waktu kopdaran di Djendelo Cafe kemarin – menunjukkan gelagat sebagai seorang seleblog papan atas, ngetop, sering diundang buat nyonthong sana-sini, tapi sayangnya memiliki karakteristik yang betul-betul kampret, kayak yang disimpulkan oleh Mas Pepeng sebagai ciri-cirinya seperti berikut ini:

Blogger Bukan Teladan : biasanya blogger yang satu ini banyak tingkah,mewah dan agak manja.Minta di jemputlah,minta tempat makan yg sejuk adem dan lain2. Lebih kentara lagi,saat proses pembayaran Bill nilai tagihan makan-makan dengan santainya bermain Hape yang di tangan dan seolah-olah lupa daratan untuk melakukan hajat BANTINGAN! “hoanjingggg..kuamprettttt go to helll

Tentu saja aku ngelus dada ngeliat tipikal blogger seperti itu. Dan seperti yang diceritakan secara mendetail oleh Mas Zamroni dan Mas Anto (duet mawut kita, Dab!) kepadaku tentang tindak-tanduk sang seleblog tersebut, di postingannya Mas Pepeng itu ternyata ada seorang komentator yang menuliskan komentarnya sebagai berikut juga:

alkisah pada sebuah kopdar

“EH TAHUN NGGAK?
SAYA NGINEP DI HOTEL HORIZON LHO!!
LANGANAN MAJALAH SAYA DARI SINGAPUR SEBULAN 2,5 JUTA LHO!!
HAPE SAYA 10 JUTA LHO!!
SAYA SEKALI NULIS 1000 DOLAR LHO DI SITUS LUAR!!

EH TUNGU BENTAR LAGI BON MAKANAN DATENG YA? AKU PURA-PURA MENCET2 HAPE DULU YAWW…”

Wakakakaka! Aku ngakak mbacanya. Soale apa yang ditulis oleh mas-mas komentator itu mirip banget dengan cerita yang kudengar dari Mas Zamroni dan Mas Anto (duet mawut kita, Dab!).

Maka sekarang inilah jawabanku buat postingannya Mas Pepeng dengan disertai intronya dulu:

Perkenalkan nama saya – seperti yang biasa dipanggil di kampus – adalah Mas Joe. Mirip kayak sang seleblog yang sedang kita gosipin, saya sehari-hari juga nginep di sebuah rumah kontrakan di daerah Soropadan dengan ongkos per tahun sebesar 6,5 juta rupiah yang pembayarannya dibagi berempat dengan ketiga adik saya lainnya (salah satunya adalah si gendut ini).

Langganan majalah saya, aeh, maksud saya langganan majalah di kantor saya juga mahal-mahal, lho. Ada SWA, Cosmopolitan, Cinemags, Nirmala, Autobild, Men’s Health, T&T, Info Komputer, bahkan Rolling Stones. Kadang-kadang kalo lagi horny, si bos yang punya kantor juga belanja FHM, hahaha! Itu belum termasuk komik-komik rutin yang hobi dikoleksi sama si bos dimana saya juga ikutan nebeng mbaca.

Saya juga sering nulis walaupun belum pernah dapat bayaran. Biasanya justru dari hasil nyoret-nyoret di Corel atau Adobe-lah saya dibayar. Bayarannya nggak kalah mahal dengan 1000 dollar. Yang paling rutin adalah kaos oblong – kayak yang disepakati dengan Siwi Pekok – dan beberapa bungkus rokok.

Hape saya juga mahal. Siemens c72 yang harganya di atas 100 ribu rupiah. Nggak kalah dengan yang harganya 10 juta, kan? Kan sama-sama di atas 100 ribu.

Tapi celakanya saya juga masih sering bantingan duit kalo ikutan acara kopdar, walaupun terpaksa. Padahal, sungguh mati, saya lebih suka dibayarin!

Karena itu, jawaban untuk Mas Pepeng dari saya adalah saya ini bukan blogger teladan, karena saya memang bukan lulusan SMA Negeri 1 Teladan Yogyakarta yang terkenal dengan teriakannya “Teladan Jayamahe!”. Saya dengan bangga mengakui bahwa saya lulusan SMA Negeri 1 Denpasar yang lebih sering berteriak “Karmany!” dengan sambungannya yang berbunyi “eva dhikaraste ma phalesu kadacana”.

Jadi, sumpah, saya bukan Blogger Teladan. Saya ini Blogger Karmany! Hidup Smansa Denpasar! Hore!

Facebook comments:

34 thoughts on “Blogger Bukan Teladan? Bukan Blogger Teladan?

  1. hahhahahha
    aku tahu, sapa seleb blog yang gak mau bantingan itu
    waktu Zam ke bunderan HI tempo hari juga cerita …
    kelepasan atau sengaja … ntahlah … Zam cerita 2 atau 3 kali, yang terakhir pake inisial nama tawon …
    ujung2nya seleb2 yang ngumpul di BHI pada mbayar minuman sendiri
    kekekkekekekek
    *buka gosip*
    awas yen komen iki dihapus 😛

  2. savic:::
    hoooo…saya bukan selebritis, vic. saya artis :mrgreen:

    cK:::
    blogger narsis. bukankah survey sudah membuktikan 😛

    creez:::
    ja, begitoelah. saja sedang feminin

    astikirna:::
    kedua? kedua apa, as? wakakakaka

    yoan soraya:::
    heh? sejak kamu ndak kuliah kok kamu jadi tambah bodo, yo? 😀

    xave:::
    sapa yang menarik? saya atau seleblog yang sedang saya gosipkan?

    Goop:::
    bukan promosi, kok. cuma kebanggan kepada almamater saja 🙂

    vcrack:::
    maksudku baik. supaya kita tetap waspada kalo diajak kopdar sama blogger2 yg mencurigakan

    Luthfi:::
    nyante, lut. ora bakal ta’hapus kok. semoga saja malah dibaca sama ybs. tapi kayaknya mana mungkin seorang seleblog seperti beliau yang terbiasa menulis dengan english mau mbaca blog etekewer seperti punyaku ini 😆

  3. iyah, idup smansa!! yang anak basketnya ganteng2 itu loh… hihi.. btw yah joe, kok ke dps kita ga sempet kopdaran yah? klo kopdaran aku traktir dehh.. di nasi jinggo deket wisata. piye, le? ;))

  4. Pas baca postingannya mas pepeng aku yo terheran-heran, mosok iyo ono blogger sing koyo ngono? Wah..ke laut aje deh..Kekekekeke…

  5. DENGAN INI…SAYA PEPENG YANG PUNYA BLOG ESCORET..!!!!
    MENYATAKEN..!!!!
    BAHWA…BLOGGER YG TELADAN …ADALAH BLOGGER YG JADI PANUTAN…DAN MAU ATAU RELA BANTINGAN..!!!!
    MAAP,BUKAN SAYA NUDUH ANDA GA TELADAN..!!!!
    LHA ANDA MAU BANGINGAN…APA MBANTING SENDIRI..!!!!
    NILAI TITIK BERAT ESTETIKANYA BAWHA…SEMUA ITU ENAK KALO DIMANAKAN RAME-RAME….LIKE SEMBOYAN LOENPIA DOTNET..!!!!

    MAAP,CAPS LOCK LAGI error

  6. Blogger teladan yang sempat mampir semarang ya Pak Dhe Mbilung.

    Vote Pak Dhe sebagai Presiden republic Blogger.

  7. Assalamu’alaikum mas joe
    sebagai blogger bau aku mau tanya apa itu kopdar n apa itu bantingan?
    tolong dijelaskan ya…
    Wassalamu’alaikum

  8. @maxbreaker
    kopdar itu waktunya buat pameran. klo bantingan, pas mo mbayar, maenan hape.
    hueheuehuheuhue

    maapkan daku bang joe, saya menjawab komentar.
    *diplototin joe*
    klo saya, lulusan petra 4 sidoarjo. hidup smutrapat.

  9. gimana kalo aku minta di bayari pas kopdar.. 🙁
    “Mas Joe, aku dibayari yak,.. pengen kopdar,.. tapi lagi bokek…huks .. huks… “

  10. anima:::
    iya. oho!

    dewi:::
    anak sepakbolanya juga ngganteng, mbak. terutama yang selalu duduk di bangku cadangan dengan nomer punggung 29 😀

    detnot:::
    ahaha, inisialnya sama kayak panggilannya striker timnas kita: Bepe!

    maruria:::
    bukan cuma mbak aja kok yang heran. jadi jangan kuatir :mrgreen:

    escoret:::
    saya bantingannya kepaksa kok, mas. sumpah, saya lebih suka dibayarin…
    *pasang wajah kalem nan nista* :mrgreen:

    stey:::
    saya karmany! jadi maaf, permohonan traktiran saya tolak 😛

    Ahmed:::
    oke, saya ta’jadi juru bicara kepresidenan sahaja 🙂

    niningss:::
    oh, kadang2 saya juga gitu kok. itu manusiawi 😆

    didut:::
    *ketawa juga*

    The Sandalian:::
    iki jenenge postingan, mas dab 😛

    antobilang:::
    terima kasih 😀

    -tikabanget-:::
    biar terkesan milik seorang gadis manis nan lugu

    maxbreaker:::
    wa’alaikumsalam,
    kopdar itu singkatan dari kopi dangdut, aeh, kopi darat. ketemuannya blogger2 di alam nyata gitu, lho.
    kalo bantingan, itu istilah yang nggak ada di KBBI. artinya urunan duit secara sama-sama. biasanya duit yang dikumpulin itu dikeluarin dari dompet masing2 peserta, ditaruh di meja (atau apalah gitu) dengan cara sedikit dibanting (mau bilang “dihempaskan” juga boleh :mrgreen: ). makanya disebut bantingan

    PeTeeR:::
    lho, kalo bantingan justru ga mainan hape kok. mainan hapenya malah buat menghindari bantingan, ekekeke!

    leksa:::
    maap, saya cuma melayani klien wanita 😈

    Hoek Soegirang:::
    *ciaaaaaattttt!!!*
    eh, salah komen tuh. itu buat postingan yang satunya lagi 😛

    sang blogger teladan:::
    ampun, mbah. mbah pasti blogger teladan palsu. memangnya mbah punya hape mahal? 😆

  11. wah bagaimana kalo ketika sampai masanya bill datang dan si blogger teladan langsung ambil sikap mencet2 hendpone, kitanya juga ikutan main hendpone?hahahahaaha sama teladannya aja kalo gitu ya

Leave a Reply