Dilarang Merokok dan Gudang Garam

Pernah denger cerita tentang kancil, buaya, dan kebo?

Dulu waktu kecil aku pernah baca di majalah (kayaknya) Bobo (yang teman bermain dan belajar itu) kalo suatu hari ada seorang kebo yang sedang berjalan-jalan dan dia ketemu sebiji buaya yang sedang kejepit runtuhan batang pohon yang tumbang. Nah, berhubung ngeliat si kebo, si buaya pun memohon-mohon minta tolong supaya dibebaskan.

Oke, sama si kebo dibebaskanlah si buaya. Belum cukup, si buaya juga minta tolong supaya digendong dikembalikan ke sungai. Oke lagi, sama si kebo permohonan itu disanggupi. Ealah… Tapi sampe di tengah sungai si buaya malah mencaplok punggung si kebo. Ndak tau terima kasih buayanya. Untunglah ada si kancil yang lewat, dan berkat akal-akalannya si kancil, si buaya akhirnya kembali dijepit di batang pohon.

Kelanjutannya, terlepas dari aku ini perokok atau bukan (aku toh nggak terlalu suka sama Gudang Garam. Gudang Garam adalah opsi terakhir kalo bener-bener nggak ada rokok lain), aku jadi ngerasa deja vu sama cerita kebo-buaya-kancil begitu ngeliat gambar di atas itu di gedung Magister Sains dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM. Disponsori tapi malah berusaha mematikan usahanya sang sponsor.

Ironi.

P.S. Terima kasih buat Josephine untuk fotonya.

  • Share/Bookmark

Baca juga:

  1. Oh, Ilmu Budaya, Oh, Gadjah Mada
  2. Simalakama Cinta Pertama
  3. Balada Sang Tukang Ngutang
  4. Bayar Dulu, Tuan!
  5. 10 Km/Jam

Ssst! Yang nyasar dari Google ke sini biasanya gara-gara kata kunci:
logo dilarang merokok - Gambar dilarang merokok - gambar papan tanda dilarang merokok - DILARANG MEROKOK - tanda dilarang merokok - tanda larangan merokok - dilarang merokok logo - rokok bintang buana - logo larangan merokok - gambar di larang merokok - LOGO DI LARANG MEROKOK - gudang garam - PAPAN TANDA DILARANG MEROKOK - gambar larangan merokok - papan tanda larangan merokok - alamat rokok gudang garam - logo rokok gudang garam - gambar tanda dilarang merokok - dilarang meroko - alamat kantor rokok bintang buana jogjakarta -



21 Responses to “Dilarang Merokok dan Gudang Garam”

  • a! says:

    wahaha, memang mantep fotonya. juga sponsornya. :D

  • septo says:

    pertama komen ya jon!

    Lebih Cepat Lebih Baik! kekeke, :lol:

    betewe, kalo gudang garam surya apa international ya, yang merah tua kae yo enak lo jon, mending timbag GG sing biasa

  • septo says:

    cih… kalah.. apakah pertanda calon saya nanti kalah??

  • Mas IWåNT says:

    ya seperti itu dunia
    hitam-putih selalu lengket bagai perangko

    ada larangan dan ada himbauan :D

    *nggak nyambung mode-on*

  • booedy says:

    sama aja kayak ISL ama COPA, olahraga tapi sponsornya rokok..

    yang penting sekarang duitnya joe.. hahahah..

  • Landhes says:

    Hohohoho….
    saya bersama anda di TKP bung
    memang aneh tapi nyata…

  • Aday says:

    sungguh memang dunia ini kejam..
    *ngmg opo to aku?*

  • masabhi says:

    @Aday
    Malah curhat…..

  • jatiblogger says:

    Sajae’ pendapatan negoro iki pualing gede saking pajake rokok lo. Kulo niki yo perokok berat, tp pd kenyataannya memang rokok merusak kesehatan. Namun menutup gudang garam berarti mematikan ekonomi kediri dan menambah kemelaratan lo, krn tuh buruh mo di kemanakan kl di PHK. kan jadi ngak lucu lagi toh.

  • aphip_uhuy says:

    itu betul jon..
    maksudnya disitu adalah
    “dilarang merokok gudang garam”

    djarum, samsoe, malrboro, LA, bentoel, Amild, Bintang buana .. mah boleh…

    jdai intinya gudang garam tidak boleh dirokok disono…
    :-P
    akakakka

  • spyoff says:

    Itu bener larangannya, dilarang merokok PT. Gudang Garam.. yang dirokok cukup rokok hasil produksinya sahaja, jangan perusahaannya yang dirokok..

  • scouteng says:

    wah ini pilih kasih, kok cuma dilarang merokok gudang garam, yang lainnya boleh ya..

  • yudi says:

    jadi ceritanya boss guda*g garam dijepit di pohon2an UGM ya joe? minta dibalikin ke selokan mataram ga dia?

  • emonye says:

    dadi eling jaman KKN,pemuda desaku rokoke blas ra terkenal.. Rokok Lalijagat jenenge!!

    aku yo malah jadi kangen moco BOBO jon!! bobo teman bermain dan belajar..
    Be O Be O BABI!!! ahahaha

  • diwan says:

    jiyahh…

    itulah prinsip ekonomi bung…
    namanya juga FEB wkwkwkw…

    mending Bintang Buana ketimbang gudang garam… hahay… [rasane koyo djarum 16] kayak aja lho…

  • vcrack says:

    ra ono foto e

  • Duh ironis ya, wakakaka :lol:

  • lupekz says:

    yang salah nek ada sponsor rokok dan peringatan kayak gitu sapa ya kira2 mas?

    kita sebagai perokok ? *cheers*
    atau pihak fakultas yang tidak tahu kalo Gudang garam itu salah satu merk rokok?
    atau tukang yang masang tulisan2 tersebut?

  • tiyok says:

    *ngakak miris

    Saya memang tidak merokok (oke, saya pernah, tapi tidak kecanduan kok) dan memang merokok itu hak. Maksud larangan tadi mungkin baik, mengingatkan para perokok untuk menghargai kesehatan orang lain (di ruang tersebut). Tapi ya, memasang tanda larangan merokok di atas papan sponsor yang memang turut mensponsori pendidikan di kampus itu, kok rasanya kurang pas.

    Bah, whatever…

  • a!:::
    saya memang mantap! :D

    septo:::
    itu rokok memang biasa jadi stok di kantor, sep. dan biasanya aku males ke warung buat beli djarum. jadinya ya nyikat rokok itu juga

    Mas IWåNT:::
    hitam-putihnya terlalu dekat, bol. sampe tidak ada ruang untuk gradasi :P

    booedy:::
    tapi kan ndak ada larangan untuk tidak merokok ketika nonton bola, bud

    Aday:::
    mabuk skripsi kowe, ad?

    jatiblogger:::
    saya juga. nikotin adalah nutrisi jaringan otak, seperti kokain bekerja pada sherlock holmes :)

    aphip_uhuy:::
    alhamdulillah saya berada di jalur yang super sekali…

    spyoff:::
    wooo…homo geblek!

    scouteng:::
    insya allah boleh…

    yudi:::
    ndak. wong duitnya gg lebih banyak ketimbang duitnya ugm :P

    emonye:::
    buta hurup kamu, mon!

    diwan:::
    betul, wan… betul. sini, bagi rokoknya!

    vcrack:::
    salahkan browser dan isp anda :lol:

    Generasi Patah Hati:::
    ole! begitulah kira-kira

    lupekz:::
    saya paling hobi nyalah2in kampus. jadi anggap saja ugm yang nggak becus, hohoho

    tiyok:::
    paling tidak berilah ruang untuk gradasi. jangan langsung hitam-putih. nyolok mripat nek ngunuw iku :mrgreen:

  • eko says:

    gudang haram……

Leave a Reply


Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.
Google
Almanak
Shoutout!
Name :
Web URL :
Message :
Wangsit Singkat
Wangsit Bergambar

Switch to our mobile site