KantinMilan.org

Itu logonya KantinMilan.org.

Yang buat bukan aku sendiri sebenernya. Lebih tepatnya itu hasil kerja berdua bareng si Punk. Jadi ceritanya, dulu si Punk pernah iseng nggambar logo itu. Cuma aja, sampai sekarang logo itu belum pernah kepakai secara resmi dan optimal. Gara-gara itu, aku minta ijin sama si Punk buat nyomot desainnya, kupoles-poles dikit sampai akhirnya jadi kayak yang di atas itu.

KantinMilan.org itu sendiri sebenernya proyek iseng. Asli iseng dan wangsitnya datang begitu saja. Cepat dan saking cepatnya aku sampai masih nggak percaya kalo aku bisa berpikir tentang konsep KantinMilan.org tersebut.

Sedikit curhat. Kemarin malam aku ke tempatnya Kuji. Ceritanya aku mau sok-sokan minjem buku via dia buat bahan skripsiku besok, setidaknya buat menuh-menuhin halaman daftar pustakanya. Nah, di kamarnya Kuji itu aku sama dia malah cerita macam-macam tentang banyak hal. Beberapa yang kedengeran keren, kami ngobrol tentang seputaran weblog, Cpanel, Fantastico, RSS Feed, sampai dengan News Aggregator. Ngakunya, sih, si Kuji minta diajarin macam-macam.

Kuji juga ceritanya kalo temen-temen seangkatannya, anak-anak 2003, punya rencana iseng-iseng bikin blog tentang IT yang kontributornya mereka-mereka sendiri; membagikan sesuatu yang mereka tau kepada dunia.

Dan saat itulah wangsit itu datang! Aku bilang ke Kuji, kenapa kita nggak bikin web yang isinya news aggregator aja? Pertimbangannya, kalo bikin blog itu artinya masing-masing anak harus menulis dan berkontribusi di blog itu. Khawatirnya, blog itu cuma bakal kenceng di awal, semangat nulisnya cuma pas pertama-pertama aja, dan kemudian setelah lewat waktu yang agak lama konsistensi itu bakal menguap.

Jadi kenapa nggak bikin web yang nantinya nampilin RSS dari tiap-tiap blognya anak-anak aja?

Menurutku, manusia itu egois. Mereka pasti bakal lebih senang menulis cerita di blog mereka sendiri ketimbang berpartisipasi sebagai kontributor (ini pengalamanku sendiri di Omaigat, hahaha). Makanya itu aku jadi langsung kepikiran untuk bikin web yang isinya cuma news aggregator aja.

Pertimbangan yang kedua, KantinMilan.org itu nantinya bakal jadi semacam webnya komunitas blogger Ilmu Komputer (disingkat jadi Ilkomp, Dab) UGM. Bukan apa-apa, selama ini sebenernya banyak blogger dari almamaterku yang berkeliaran di blogosphere. Cuma saja adik-adik kelasku, anak-anak singkong di kampus era sekarang ini, sedikit yang tau bahwa kakak kelas-kakak kelasnya itu memiliki blog dan menghasilkan banyak tulisan yang bermutu, misalnya aja Mas Anjar Priandoyo, salah satu raja WordPress Indonesia.

Banyak cerita tentang pengalaman-pengalaman para jagowan komputer Gadjah Mada yang sebenernya bisa dijadikan sebuah pembelajaran buat mereka, tapi karena tidak adanya komunitas yang mendukung untuk itu, sayang sekali, tulisan-tulisan para jagowan itu jadi kurang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh adik kelas-adik kelasnya.

Dengan adanya sebuah web komunitas blogger Ilkomp UGM, aku berharap nantinya tulisan-tulisan para jagowan itu bisa tepat sasaran.

KantinMilan.org ini nanti mungkin memang agak eksklusip keanggotaannya. Dan bukan bermaksud menyaingi keberadaan komunitas blogger yang lainnya kenapa aku kepengen ada sebuah komunitas khusus untuk blogger-blogger berlatar belakang akademis di bidang teknologi informasi.

Bergabung dengan komunitas blogger yang umum, misalnya Cah Andong atau Tugu Pahlawan, menurutku masih ada kurangnya juga. Seandainya ada IT-blogger yang memposting sebuah tulisan dengan tema IT, belum tentu semua member yang tergabung di komunitas tersebut tertarik untuk membacanya yang mungkin disebabkan karena adanya perbedaan minat. Tulisan-tulisan bernada teknis kayak “Apt-get/synaptic dengan proxy”-nya Fuad atau “Atheros 5006X on Ubuntu”-nya Aunk, siapa yang bakal tertarik kalo bukan anak IT?

Anak Sastra Jawa? Kemungkinan besar tema tulisan model kayak gitu malah bakal ditinggal.

Mubazir sekali kalo tulisan-tulisan bermutu milik teman-temanku, seperti Hanan, Ucok, Mike, Pedy, Ijul, atau juga tulisan milik keluarga dosen, nggak bisa dinikmati oleh manusia-manusia yang (sejatinya) memiliki ketertarikan di bidang yang sama dengan mereka.

Makanya aku pikir, kalo ada komunitas yang khusus, rasanya topik yang khusus model kayak yang di atas itu bakal lebih bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Alasan ketiga, sebenernya ini egois. Aku kebingungan tentang bab IV skripsiku, dan web yang nantinya kubikin itu kuanggap bakal bisa jadi bahan praktek plus implementasi analisa metode yang jadi tema skripsiku yang tentang SEO, hohoho!

Alasan keempatnya, di Ilkomp UGM itu sebenernya ada banyak blogger. Tapi rata-rata mereka ngeluh ke aku, kok traffic-nya minim dan yang ngasih komen di blognya cuma sedikit. Bahkan seorang Adyatma harus nyepam kemana-mana via Yahoo! Messenger tiap kali dia bikin tulisan baru :mrgreen: Kasian, kan? Gyahahaha…

Makanya daripada semangat ngeblog dan berbagi kepada dunia mereka luntur ditelan kebuasan jaman, oke, ini nanti aku bikinin komunitas yang sesuai dengan identitas kalian! Salah satu manfaat dari ikutan di komunitas, kan, buat menjaring traffic. Iya, tho? πŸ˜†

Oleh sebab-musabab itu tadi siang aku sama Bram keliling panas-panas nyari hostingan. Cukup 10 mega dan bandwidth/bulan 250 mega saja dulu. Kalo kurang nanti bisa ditambah. Yang bikin nanti juga cukup aku sama Bram. Bukannya nggak pengen melibatkan teman-temanku yang lain atau pengen keliatan sok jago. Tapi aku pikir, 2 kepala gabunganku sama Bram sudah cukup untuk mengimplementasikan web yang kumaksud tersebut. Terlalu banyak kepala nantinya malah bikin keadaan semakin ruwet; terlalu banyak konsep yang harus kutampung dan kusaring.

Lalu yang terakhir, jarang ada produk skripsi di kampus yang bisa langsung diaplikasikan buat kemaslahatan umat. Kalo nggak tergeletak di perpustakaan, sudah untung banget jika ada adik kelas yang masih mau ngembangin skripsi-skripsi milik kakak kelas mereka sebelumnya itu. Maka jadilah aku nggak kepengen skripsiku cuma ditinggalkan berdebu di perpustakaan. Hasil skripsiku setidaknya harus bisa langsung dinikmati oleh – sekali lagi, setidaknya – almamaterku.

Jadi apa ada yang mau bilang kalo aku ini orang baik cuma gara-gara aku kepikiran membuat sesuatu yang (mungkin) bisa bermanfaat buat almamaterku? Salah, Dab! Ngawur. Aku cuma kepengen meninggalkan jejakku aja di kampusku. Aku cuma kepengen namaku selalu dikenang oleh penerus-penerusku. Aku cuma berpikir tentang popularitasku sendiri. Tidak untuk yang lainnya!


Facebook comments:

27 Comments

  • chriz |

    waaahhh.. ide yang keren… gene kowe pinter ngono kok mas. hehe… tapi kalo misal postingan kontributor di blog mereka bukan berkisar tentang IT jg gak papa?

    btw, kantinmilan ki singkatane opo? kantin mipa selatan? mm… duwe kantin po? πŸ˜†

  • nisa |

    hmmm.. bagus juga idenya..
    nanti sesama angkata ilkom ugm pada saling kenal dari angkatan berapapun.

    eniwei, kenapa namanya “kantin milan”?

  • Yang Punya Diary |

    chriz:::
    ya ndak masalah, mbak. kan yg punya blog tetep aja anak ilkomp. cuma aja, kalo misalnya nanti mereka lagi mosting sesuatu yang berbau teknis, ya biar postingan mereka bisa bermanfaat buat orang yang tepat.

    jelas. kantin mipa selatan tempatnya di samping wc, lho, hohoho…

    Goenawan Lee:::
    iya, kok ketawa? ada apa? ada yang janggal? hooo…

    Mas IWΓ₯NT:::
    aha, ndak. theme blognya aku pake warna yang netral aja besok. itu yang di atas pake background ijo biar makin kontras aja sama logonya yg merah, oom πŸ˜€

    nisa:::
    milan itu singkatan dari mipa selatan soale. anak2 ilkomp kan ngampusnya lebih sering di gedung mipa unit selatan, mbak. trus rasanya tiap anak ilkomp pasti pernah punya kenangan dengan kantinnya. kalo mau pake nama “lab komputasi”, kayaknya ndak semua mahasiswanya punya minat ke komputasi, kekekeke!

    yah, yg milih namanya memang saya sendiri, kok. soale kalo harus nunggu usul2 yang masuk terus pake proses dimufakati dulu ntar malah nggak keburu digarap2, hehehehe…

    egois dikitlah. mumpung jadi senior πŸ˜†

  • anung |

    koe wae seng nulis neng webnye himakom. passwordnya masih sama kok. soale aku ra pathi dhong idemu kuwi

    oke?

    sip

    *meneng wae tak anggep oke*

  • izzul |

    kantinmilan.org? sebuah wadah utk milanisti[1] baru kah?

    secara saya seorang tifosi[2] sejati maka saya akan mendukung penuh, tentu saja defaultnya lewat doa..

    [1]sebutan utk suporter ac milan (http://acmilan.it)
    [2]bahasa italia utk suporter

  • Yang Punya Diary |

    kowe cen admin ra bertanggung-jawab, cok! πŸ˜›
    ndang golek penerus kono. mosok opo2 kudu aku? njuk piye nek sesuk himakom tenanan ta’tinggal minggat? πŸ˜†

  • hanna |

    Sepertinya dunia blog makin ramai dengan komunitasnya, nih. ya, mudah2an kita semua bisa mengisi dunia blog ini dengan hal-hal yang bermanfaat. :mrgreen:

  • funkshit |

    tak pikir juga milan ini diambil dari AC milan
    udah mau protes jadi kantinJuVE ato kantinChelsea aja nich tadi.. hihihi
    JUVE == joe un vlog egregator (maksa, pokokne juve)

  • Aday |

    Aku nyepam yo mung ketularan koe kok Jo….
    Asem ki,,,malunya hatiku bahwa memang faktanya blog-ku sepi!!!
    Hahaha,,,piye arep rame, nulis wae jarang!!!

  • baba |

    pertama, mengenai logonya = “boleh juga” tapi kurang nyambung sama kantinmilannya. haruznya ada kesan sedikit lebih humor gitu jadi ga terlalu serius.he he he..

    kedua, mengenai ide = “Oke banget” tapi beberapa orang yang kopetitif aja yang di agregator. penulisnya haruz yang OKe.

    ketiga, mengenai semuanya = “segera realisasikan”.
    he he he..

So, what do you think?