Kembali Ngganteng

Seumur hidup aku punya rambut gondrong awut-awutan ya baru kemarin ini, gara-gara nazar ndak bakal cukur rambut kalo belum lulus pendadaran. Tapi sebenernya, itu cuma alasan aja buat ngeles aja dari bapak-simbokku yang memang sebelum-sebelumnya ndak pernah ridho kalo anaknya berambut gondrong ala John Taylor di masa jayanya. Mangkanya gara-gara alasan terlanjur nazar, aku diperbolehkan punya rambut gondrong selama hampir 2 semester. Lagian rasanya ndak seru juga kalo selama karirku sebagai anak muda, aku belum pernah merasakan punya rambut yang semrawut.

Dan berhubung kemarin lusa akhirnya aku lulus pendadaran, kemarin sorenya, sambil menikmati gerimis Jokja, aku ditemenin sama Ayu buat coba-coba potong rambut di salon yang di deket pom bensin Sagan. Nama salonnya kalo ndak salah Tom Salon atau Tom’s Salon atau apalah gitu.

Alhamdulillah, aku dilayanin sama mbak-mbak asli, bukan sama mas-mas kemayu. Lalu setelah berkutat selama lebih dari 1 jam, akhirnya aku kembali ke wujud asalku sebagai seorang pria tampan nan rupawan. Hilang sudah jenggot dan rambut gondrongku. Tampangku kembali pantas untuk berakting di layar lebar dengan peran sebagai murid esema. Sekarang, yang bisa kulakukan tinggal menanti tawaran syuting.

Jadi bagemana? Ada produser yang berminat? Ayolah, mumpung sekarang aku lagi nganggur ini.

Facebook comments:

42 Responses to “Kembali Ngganteng”

Leave a Reply

Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Almanak
Wangsit Bergambar




SEO Powered By SEOPressor