Ketika Penyakit Latahku Kambuh: Israel-Palestina

Kata temenku, yang (keliatan) alim, yang nggak ngerokok, yang nggak mbokepan (kayak Destian juga Bram), yang nggak pernah nggodain cewek lewat di depannya sambil ngomong, “Mbak, Mbak, es teh, Mbak?” (dan kalo ceweknya cuma mlengos, maka kata-katanya bakal disambung, “Wooo… Ayu-ayu ra gelem es teh. Es jeruk, wis. Piye, Mbak?”), yang nggak pernah nenggak Vodka dicampur Kratingdaeng plus Green Sands, kata dia, nih, nanti menjelang kiamat bakal ada perang besar antara Muslim versus Yahudi. Dan nggak kayak kejadian sekarang yang rudal-rudal Yahudi merajalela di permukiman sipil Palestina, Yahudi besok bakal kalah total. Gantian terbantai. Yang beruntung belum terbantai bakal lari terbirit-birit nyari tempat yang kira-kira aman buat sembunyi. Kata dia, bahkan pohon atau batu pun bakalan bisa ngomong ke orang Muslim, “Mas, Mas, ente Muslim, Mas? Ini, lho, ada orang Yahudi sembunyi di belakang saya. Ayo cepet disembelih aja daripada bikin rusuh terus di dunia.”

Itu kata temenku yang (keliatan) alim itu tadi. Kata dia, yang ngeramalin bakal ada kejadian kayak gitu itu bukan manusia sembarangan, melainkan Nabi sendiri.

Tentu saja aku jadi agak gimana gitu. Dalam hati, sampai sekarang pun, aku nggak pengen percaya kalo besok bakal ada perang besar kayak gitu. Cuma mau bagaimana lagi? Ini yang ngomong – konon – Nabiku sendiri. Mau nggak percaya, akunya takut kualat.

Tapi ternyata egoku juga nggak mau tunduk begitu aja. Aku nggak pengen ada perang, nggak sekarang ataupun besok-besok. Aku pengen damai, nggak pengen dibikin geram dengan pemberitaan yang berpotensi menyulut sentimen keberagamaanku. Aku pengen semuanya berjalan dengan tenang-tenang aja di dunia ini. Jadilah aku sekarang malah berharap semoga saja Nabiku – kalo memang dia ngomong begitu – lagi bercanda pas ngeramalin perang itu. Sama kayak aku yang misuh, “Matio wae kowe, Per!” ke Radit Ceper pas aku lagi agak mangkel gara-gara dia maksa terus minta dijajanin es teh.

Dan kalopun Nabiku nggak lagi bercanda, aku berharap temenku itu yang salah baca literatur atau kupingnya lagi ngawur pas ndengerin khotbah-khotbah para ustadz. Tapi kalo misalnya Nabiku memang lagi nggak bercanda dan temenku itu dalam keadaan sehat wal afiat, apa aku ini salah seandainya aku pengen menolak mentah-mentah sabda Nabiku sendiri?

Sampai saat ini aku masih nggak bisa nerima kalo besok diramalin bakal beneran ada perang besar antara Muslim dan Yahudi, sekalipun yang bilang gitu itu Nabiku sendiri. Atau setidaknya aku kepengennya Nabiku pas ngomong kayak gitu itu sebenernya lagi ngetes mental umatnya sendiri: bakal lebih terprovokasi dengan bego untuk membuktikan ucapannya atau bakal memilah-milah dengan cerdas demi teladan dari Sang Nabi sendiri, yang selama ini kukenal sebagai perdamaian dan kasih-sayang untuk Islam yang rahmat bagi semesta alam.

Maka seperti kata Hugo Chavez yang berani memulangkan dubes Israel dari negaranya, Israel-Palestina ini bukan konflik agama. Ini konflik kemanusiaan!

  • Share/Bookmark

Ssst! Yang nyasar ke sini biasanya pada nyari pake kata kunci:
keadaan yang dinamakan kambuh menurut WHO - hr tirmidzi roda kehidupan telah berputar -



74 Responses to “Ketika Penyakit Latahku Kambuh: Israel-Palestina”

  • hanna:

    sebelumnya saya mau bilang PERTAMAX !!!
    nah mas joe,,, saya tuh sebenernya juga denger omongan itu kok yg nanti pada akhirnya muslim tuh bisa menang lawan yahudi atau apalah… bener2 yg sukses besar gitu… dan kalo itu terjadi, itu adalah salah satu tanda kiamat besar… wallahuallam mas… beneran atau nggak nya, yg jelas, saya cinta damai, maunya damai2 aja… konflik israel palestina tuh bakalan jd konflik abadi kalo di AL Quran…

  • Parus:

    Emang yakin tuh yang ngomong Kanjeng Nabi sendiri, secara langsung..??
    Sumbernya valid gak tuh..??
    Udah berabad-abad lalu kan…??
    Kalo misalnya hadits itu kan shahih karena sumbernya jelas dan valid…

  • Yang Punya Diary:

    hanna:::
    kalimat terakhirmu itu, han. kalo aja aku dibolehin nyombong sama Tuhan sendiri, aku pengen nolak pernyataan yang itu

    Parus:::
    aku sih pengennya nggak valid, pras. tapi ya benernya gimana ga tau juga, sih… katanya dari bukhari-muslim:

    hancurnya bangsa yahudi adalah satu dari sekian banyak rangkaian akan tanda-tanda datangnya hari kiamat. hal ini ditandai dengan berkecamuknya perang besar yang melibatkan banyak bangsa di dunia termasuk bangsa israil.

  • pembunuh nyamuk:

    @mas joe : wah setujuuuuh saya mah ama mas!! saya juga dukung om hugo!!

    banyak versinya kalo soal muslim vs yahudi di hari kiamat. yang saya baca malah skenario-nya kek gini, ntar muslim-nasrani bekerja sma ngelawan yahudi terus pas menang lawan yahudi, bakal ada the last battle, islam vs nasrani -.-a

    yah saya bacanya di buku ilmu perbandingan agama sih (jaman saya dulu masih kolot dan doyan buku yang jelek2in agama lain, sekarang sih ndak…sudah insap :mrgreen: )

    saya stuju statemen om hugo, israel vs palestin itu konflik rebutan tanah kapling, jangan dibuat lebar ke konflik agama, dan kebanyakan malah orang sini doyannya ngelebarin masalah -.-a

    smoga para tentara dan petinggi israel udah capek dengan bom dan tank merkava-nya, dan sadar masih banyak jalan “melindungi” israel daripada melancarkan bom, dan smoga pihak hamas gak terus2an cemen sembunyi di daerah sipil dan berani ngelawan tentara israel secara terang2an sehingga israel gak ngebom pemukiman sipil lagi.

    *jah…doa saya gak bener banged :mrgreen:

  • Catshade:

    Wah, kalo gitu mendingan kita ndukung Israel terus-terusan aja ya biar kiamat nggak dateng-dateng… :?

  • omoshiroi:

    apapun alesan perangnya, tetep aja ngerugiin rakyat sipil..
    coba israel ad di sebelah italia,trus mereka perang kaya skr ini,tar dibilang perang antar agama juga ga ya?

  • monorawx:

    saya ndak pernah bilang dari nabi..

    cuma kalo ga salah baca dan salah denger..

    [klo yg dimaksud itu saya..hhehehehe]

  • vcrack:

    gelar tiker dulu…

    ntar klo dah banyak tamu, tak beliin kacang ama es teh deh.. :D

  • aphip_uhuy:

    hmmm nek menurut ku jon … mari kita serbu israel saja..

    soale katanya cewe’2 israel ki manis-manis dan cemekel-cemekel low … mari kita cari rampasan perang disana ..

    :-p
    ahahahahaha …
    kabuuurrr….

  • Rukia:

    Saya juga pernah denger tentang perang besar Muslim vs Yahudi di akhir zaman nanti. Tapi ya intinya siap-siapin diri aja buat akhir zaman, bukan buat ikutan perang ya tapi supaya nantinya kita nggak pake acara mampir dulu ke tempat yang dijaga Malaikat Malik

  • mutje:

    saya baca blog ini karena yang merekomendasikan adalah mahasiswa saya sendiri di ekonoi..
    entah kerasukan apa dia sampe bisa meminta saya membaca blog ini..
    wah joe..
    tmaknya yahudi terlalu kecil kalau dijadikan musuh bersama..
    lah populasinya cuma berapa..
    mending bikin sabda baru yang sendiri yang bunyinya “dan kelak datang sekawanan UFO mengganggu ketertiban dunia, maka dihari itulah burung merpati akan berkata ‘lempar kesini mas, ufonya baru dudukin’”

  • tantos:

    nek ra setuju, dadi nabi ae joe, njuk ngetokke sabda.
    Opo gawe agomo dhewe ae, aku tak dadi seksi publikasi. kekekekekk

  • jensen99:

    Saya milih perang aja, joe. Biar rame. Sekalian liat yang-katanya-sabda-Nabimu-itu bener apa gak. :mrgreen:
    Gini, saya tak mau bicara nubuat (versi kitabku), tapi ada pernyataan (di Alkitab) yang dah diketahui semua pihak kalo “Israel adalah bangsa pilihan-Nya”. Nah, kalo ada perang modern (nuklir?) skala besar deket kiamat gitu kan asyik juga tuk membuktikan pernyataan2. Kalo kalah ya artinya selama ini saya dukung pihak yang salah. ;)

    Saya gak cinta damai ya? :mrgreen:

    *dilebur bareng besi tua*

  • Kgeddoe:

    Kalau menurut pemahaman Mas Joe sendiri, Nabi bakal bilang apa soal konflik di Timteng?

  • septo:

    dari kesemua pernyataan dia atas, saya paling setuju dengan pernyataan aphip!! :mrgreen:

    nek mangkat kondo2 yo pip, mgko awakdewe golek jimat anti rudal sik, hehehe :D

  • milham:

    Hari Kiamat dan Hisab

    1. Seorang Arab Badui bertanya, “Kapankah tibanya kiamat?” Nabi Saw lalu menjawab, “Apabila amanah diabaikan maka tunggulah kiamat.” Orang itu bertanya lagi, “Bagaimana hilangnya amanat itu, ya Rasulullah?” Nabi Saw menjawab, “Apabila perkara (urusan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)

    2. Mendekati kiamat akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah kepingan-kepingan malam yang gelap-gulita. Seorang yang pagi hari beriman maka pada sore harinya menjadi kafir, dan orang yang pada sore harinya beriman maka pada pagi harinya menjadi kafir, dia menjual agamanya dengan (imbalan) harta-benda dunia. (HR. Abu Dawud)

    3. Belum terjadi kiamat sehingga orang-orang dari umatku kembali menyembah berhala-berhala selain Allah. (HR. Abu Dawud)

    4. Belum terjadi kiamat sebelum seorang yang melewati kuburan berkata, “Alangkah baiknya sekiranya aku di tempat orang ini.” (Maksudnya, dia ingin mati dan tidak ingin hidup karena beban berat yang selalu dihadapinya). (HR Bukhari)

    5. Belum akan terjadi kiamat sehingga anak selalu menjengkelkan kedua orang tuanya, banjir di musim kemarau, kaum penjahat melimpah, orang-orang terhormat (mulia) menjadi langka, anak-anak muda berani menentang orang tua serta orang jahat dan hina berani melawan yang terhormat dan mulia. (HR. Asysyihaab).

    6. Belum akan kiamat sehingga tidak ada lagi di muka bumi orang yang menyebut : “Allah, Allah.” (HR. Muslim)

    7. Belum akan datang kiamat sehingga seorang membunuh tetangganya, saudaranya dan ayahnya. (HR. Bukhari)

    8. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba membangun dan memperindah masjid-masjid. (HR. Abu Dawud)

    9. Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)

    10. Belum akan datang kiamat sehingga manusia berlomba-lomba dengan bangunan-bangunan yang megah. (HR. Bukhari)

    11. Belum akan tiba kiamat sehingga merajalela ‘Alharju’. Para sahabat lalu bertanya, “Apa itu ‘Alharju’, ya Rasulullah?” Lalu beliau menjawab,”Pembunuhan… pembunuhan…” (HR. Ahmad)

    12. Belum akan tiba kiamat melainkan matahari akan terbit dari Barat. Jika terbit dari Barat maka seluruh umat manusia akan beriman. Pada saat itu tidak bermanfaat lagi iman seseorang kepada dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu, atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

    13. Belum akan tiba kiamat sehingga harta banyak dan melimpah, dan orang ke luar membawa zakat hartanya tetapi tidak ada yang mau menerimanya, dan negeri-negeri Arab kembali menjadi rerumputan hijau dengan sungai-sungai mengalir. (HR. Muslim)

    14. Tibanya kiamat atas makhluk-makhluk yang jahat. (HR. Muslim)

    Penjelasan:
    Artinya : Saat kiamat tiba, tidak ada lagi orang yang beriman. Jadi yang ditimpa azab kiamat ialah orang-orang yang jahat.

    15. Saat akan tiba kiamat, jaman saling mendekat. Satu tahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti satu jam dan satu jam seperti menyalakan kayu dengan api. (HR. Tirmidzi)

    Penjelasan:
    Jika kiamat tiba maka rotasi bumi makin cepat. Kalau rotasi sekarang 1000 mil per jam, maka dapat diperkirakan pada hari kiamat tujuh kali atau dua belas kali bahkan lebih.

    16. Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya. Tiada tiba kiamat melainkan telah merata dan merajalela dengan terang-terangan segala perbuatan mesum dan keji, pemutusan hubungan kekeluargaan, beretika (berakhlak) buruk dengan tetangga, orang yang jujur (amanat) dituduh berkhianat, dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya). (HR. Al Hakim)

    17. Belum akan tiba kiamat sehingga kaum muslimin berperang dengan orang-orang Yahudi. Kaum muslimin membunuh mereka dan mereka bersembunyi di balik batu dan pohon-pohonan. Lalu batu dan pohon-pohon berkata, “Wahai kaum muslimin, wahai hamba Allah, ini orang Yahudi di belakang saya. Mari bunuhlah dia.” Kecuali pohon “Gharqad” yang tumbuh di Baitil Maqdis. Itu adalah pohon orang-orang Yahudi. (HR. Ahmad)

    18. Orang-orang ahli (Laailaaha illallah) tidak akan mengalami kesepian tatkala wafat, saat di kuburan dan ketika dibangkitkan. Seolah-olah aku melihat mereka ketika dibangkitkan (pada tiupan sangkakala yang kedua). Mereka sedang menyingkirkan tanah (pasir) dari kepala mereka seraya berkata, “Alhamdulillah, yang telah menghilangkan duka-cita dari kami.” (HR. Abu Ya’la)

    19. Kamu akan dibangkitkan pada hari kiamat tanpa sandal, telanjang bulat dan tidak dikhitan. Aisyah bertanya, “Ya Rasulullah, laki-laki dan perempuan saling melihat (aurat) yang lain?” Nabi Saw menjawab, “Pada saat itu segala urusan sangat dahsyat sehingga orang tidak memperhatikan (mengindahkan) hal itu.” (Mutafaq’alaih)

    20. Didatangkan kebaikan-kebaikan (pahala) dan kejahatan-kejahatan (dosa) seorang hamba, lalu saling mengikis dan bila masih tersisa kebaikan (pahala) itu Allah akan melapangkannya untuk masuk surga. (HR. Bukhari)

    21. Seorang anak Adam sebelum menggerakkan kakinya pada hari kiamat akan ditanya tentang lima perkara: (1) Tentang umurnya, untuk apa dihabiskannya; (2) Tentang masa mudanya, apa yang telah dilakukannya; (3) Tentang hartanya, dari sumber mana dia peroleh dan (4) dalam hal apa dia membelanjakannya; (5) dan tentang ilmunya, mana yang dia amalkan. (HR. Ahmad)

    22. Amal seseorang tidak dapat menyelamatkannya. Seorang sahabat lantas bertanya tentang sabda tersebut, “Termasuk engkau juga, ya Rasulullah?” Rasulullah lalu menjawab, “Ya, aku juga, kecuali dikarunia Allah dengan rahmat-Nya. Walaupun demikian kamu harus berbuat yang benar (baik).” (HR. Bukhari dan Muslim)

    23. Yang pertama diadili antara manusia pada hari kiamat ialah kasus pembunuhan. (HR. Muslim)

    Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press
    ——————————————–
    Untuk sementara ini hadits yang saya dapatkan tentang hari kiamat, dan perang denga nyahudi termasuk. Bagaimana penjelasannya?

  • milham:

    Kok enteng banget ya perang agama ini? kita semua manusia tentu ingin perdamaian. hanya orang-orang psikopat atau terganggu jiwanya yang tidak ingin damai.

    Hadist riwayat Abu Musa ra., ia berkata:
    Rasulullah saw. bersabda: Tidak seorang pun yang lebih sabar mendengar sesuatu yang menyakitkan selain Allah, karena meskipun Allah disekutukan dan dianggap memiliki anak, tetapi Allah tetap memberikan kesehatan dan rezeki kepada mereka (HR.Bukhari)

    Nah, Allah kita yang sudah mentakdirkan kita untuk berperang, sampe namanya saja yang diagung-agungkan, dan Dia saja yang disembah!

    Hanya saja, Allah menjadikan perang itu rasional (walaupun kita belum tau skenarionya) kita pasti pikir perang karena agama ini enggak rasional. Enggak cinta damai dll… Tapi ketika saatnya tiba itu akan jadi rasional dan mau tidak mau harus gabung ke satu kubu. Namanya it’s the final! Hancur sehancurnya… Mending aku ikut perang dan mati disana dari pada aku ngerasain kiamat yang diperuntukkan untuk orang jahat (kayaknya agama uda gak ada saat itu (hanya penafsiranku) coz salibdan babi uda gak ada (diancurin sama nabi ISa AS), Yahudi uda ilang). jahat karena mereka tidak lagi mengingat Tuhan mereka lagi :D

    Ramalan Allah SWT dan rasulNya SAW tidak bisa dihindari dan dipungkiri.

    Ambil contoh kisah Muhammad Al-Fatih, yang berhasil menaklukan konstantinopel (atas nama islam loh… bukan atas nama negara)
    Apakah sebelumnya ada yang mengetahui bahwa dia orangnya? haditsnya memang uda ada:

    Kita tidak akan berperang sebelum munculnya dajjal. Dajjal yang memimpin mereka melawan kita. Tapi Dajjal belum keliatan tuh batang idungnya sampe sekarang! :P .

    Aku sama seperti kalian, tidak menginginkan perang, dan aku juga tidak ingin perang di palestina menjadi pernag agama. Hanya saja jika dajjal memang sudah turun…
    Jika komando perang atas nama islam dikobarkan….
    Aku dengan kemampuanku, dengan segala yang aku punya akan berperang…

    Perang dalam islam adalah pilihan terakhir, karena paksaan keadaan!

  • milham:

    Mari kita sedikit mengacuhkan hawa nafsu kita…
    Kalo saya ikut hawa nafsu, saya mungkin juga bilang jangan sampe ada perang lagi…

    Yang bilang yahudi itu baik, orangnya ramah, budayanya bagus, itu menurut persepsi Anda.Itu menurut sepengetahuan Anda yang sedikit. BErapa tahun sih umur anda? uda berapa tahun ngeriset Yahudi?

    Ketika Allah melaknat Yahudi, itu yang jadi dasr pijakan kita.
    Kalo pake logika matematika:
    “semua Yahudi terlaknat, kecuali….”
    Nah, dari sini kita berangkat.

    Yahudi yang dilaknat alquran itu apa? yg bagaimana?

    Kalo Bangsanya yang dilaknat?

    Ada apa sampe Allah melaknat bangsa Yahudi? cari tahu masalah ini. (walaupun saya tidak yakin kalo Yahudi secara bangsa harus dimusnahkan, kan sama aja menyuruh pemusnahan ras (akkh!..pake hawa nafsu juga :P )

    Kalo agamanya yang dilaknat?

    Kalo ini masih mungkin. Agama Yahudi aau kabalahnya itu yang dilaknat. Kalo memang agamanya, berarti tidak semua orang yahudi harus diperangi. ORang yahudi yang sudah bukan agama Yahudi tidak boleh diperangi!

    Kalo sifatnya yang dilaknat?

    Wah hati-hati bro! jangan2 kita punya sifat2 yahudi yang bkin kita ikutan dilaknat juga!
    Ih ngeri :( .

    Kalo semuanya yang dilaknat?

    Berarti orang yahudi memang gak bisa lepas dari sifat2nya…

    Terima kasih mas joe, jadi numpang posting nih… hehe

  • Aday:

    Pip, sep, saya ikut…
    Saya bantuin ngajak wanita Israel yg kebingungan mencari perlindungan :D

    Jo, koe arep melu sisan ora??

  • MaNongAn:

    peace!

    .::he509x::.

  • saidedwin:

    mas joe dan teman teman lainnya, kalian tanya sama diri kalian sendiri, apa kalo adikmu atau saudaramu dibunuh sama orang di depan matamu apa kamu masih bilang dengan pembunuhnya? kita damai aja ya, soalnya aku lebih suka damai.
    maaf mas joe aku lebih suka berperang dengan israel karena disana ada saudara saudaraku dibunuh didepan mata dan aku punya harga diri, selain itu masjid al-aqsa diinjak injak oleh mereka.
    kalo yang aku lihat dari sejarah, mereka merupakan penjajah di tanah palestina sama dengan belanda menjajah indonesia. kalo misalnya aku dijajah di indonesia, lebih baik aku berkalang tanah dibandingkan dijajah di tumpah tanah sendiri. maaf buat kalian pencinta perdamaian aku lebih baik berperang dengan israel karena israel sama sekali ga berhak bercokol di tanah palestina. sama dengan belanda ga berhak bercokol di indonesia waktu itu.
    itu mungkin alasan dasar adanya terjadinya perang itu, setiap tindakan apapun didunia ini akan ada balasannya. dan roda akan terus berputar kadang diatas kadang dibawah. tuhan tidak akan menutup mata kejahatan kemanusiaan yang terjadi di palestina mungkin balasannya didunia dan diakhirat. mungkin peperangan itu kejam tapi terkadang peperangan itu membawa ke perdamaian.

  • aadym:

    menurut saia mas, itu bukan masalah percaya atau gak percaya,,emank banyak literatur yang menyatakan hal seperti, ato setidaknya nyerempet2 dikit lah,tapi intinya adalah bagaimana kita sebagai umat muslim mempersiapkan diri sebaik2nya, anggap aja itu peringatan dari Tuhan untuk umatnya seandainya emank bakal terjadi,, mas emank cerdas, n ga mungkin percaya begitu aja sebuah pernyataan yang belum bisa dibuktikan kebenarannya selama blm terlihat secara eksplisit.. Masalah kebenarannya juga, wallahualam kan..

  • pembunuh nyamuk:

    yang bilang lebih baik perang kalo gitu ya jangan sewot dong kalo ada korban yang jatoh :lol: perang kok mawnya yang aman2 aja :lol:

    dan yang bilang jajah menjajah it, ehem2 bukannya dulu itu islam juga memperluas kekuasaannya dengan cara apa ya? maaf gw bukannya maw ngejelekin islam, but c’mon…. ngapain sih ngeliat ke belakang mulu? kalo maw dicari salah2 sapa ya susah…gak bakal selese… abis kerjaannya liat belakang mulu, ini tanah sapa ini tanah itu ini tanah anu… bah….

    gak ada perang yang murni ngasi perdamaian, yang ada perang menentukan menang ato kalah. yang menang damai yang kalah is penjahat perang a.k.a loser. silahkan aja kalo maw bilang perang bawa perdamaian, tapi kalo israel menang situ masi maw nerima? ndak toh?

    pokoknya ya intinya kalau yang setuju perang harus nerima konsekuensi adanya korban. dan seandainya gw misalnya keluarga gw dibunuh dan gw balas dendam, gw harus nerima konsekuensi gw bisa mati kalo balas dendam. dan konsekuensi sodara gw yang lain dibunuh. kalo gak bisa nerima konsekuensi itu gak usah sok2an nerima perang.

    kalo dirunut2 tanah itu punya sapa, sapa sih yang bisa ngasih jawaban objektif? toh umat islam aja dulu “memperluas wilayah kekuasaan dinastinya” kan? doh…. masih aja ngerebutin tanah kaplingan.

  • saidedwin:

    bukan bangsa palestina yang membawa perang ketanah mereka. tetapi israel yang membawa perang ke tanah palestina. aku ngga bilang itu tanah orang islam atau tanah orang yahudi khan? aku cuma bilang disana ada masjid al-aqsa dan disana ada saudara-saudaraku. itu aja. aku kasih batasan disini. tetapi yang jelas itu tanah bangsa palestina yang direbut secara paksa oleh israel. berarti anda memilih dijajah oleh belanda donk jika anda lahir ditahun 1912-an? soalnya anda bilang kita ngga usah melihat kebelakang. misalnya neh jika anda diusir dari rumah anda. lalu dengan ikhlas anda akan bilang jangan melihat ke belakang, maafkan mereka. untuk padahal itu rumah anda, ingat itu hak anda. dan bangsa israel sudah menginjak injak hak hidup anda dan bangsa palestina. apa anda akan berdiam diri akan hal itu? sejarah itu pijakan untuk melangkah kedepan supaya kita lebih bijaksana untuk masa depan lebih baik. terkadang perang merupakan pilihan terakhir
    dan kenapa aku memilih mendukung perang karena disana ada saudara saudaraku. umat muslim itu seperti tubuh jika salah satu tubuh sakit maka yang lain ikut sakit.

  • saidedwin:

    mohon jawab pertanyaan ini apa anda akan diam saja jika tanpa kesalahan sama sekali saudara anda dibunuh? anda akan mengatakan maafkan.

  • yang punya bramantyo.com:

    Coy.. yang pada punya waktu nulis komen yahudi vs israel disini, mbok ya daripada nulis2 komen nda jelas gitu mendingan mbantuin nenek2 deket tempat tinggal saya di sleman.. bayangin, mereka masak nasi sebulan cuman 10 kali, sekali masak nasinya dipake ampe 3 hari… ampe keras.. makannya cuman make kecap doang ama bawang digoreng, sebulan cuman dapet duit 50 ribu buat hidup, anak2nya udah pada pergi entah kemana…

    Mbok ya yang gitu itu dipikirin dulu.. boleh lah kita peduli ama nasib orang2 israel, boleh lah kita simpati ama yahudi, tapi mbok ya cukup dengan ketik MERC PEDULI ke 7505 aja, nda perlu mati konyol gara2 jihad ke gaza sana..

    Inget, kun fayakuun.. klo yang terjadi di israel itu kehendak tuhan, mau apa kalian? mau nantangin kehendak tuhan?

    Makan tu boikot boikot…

    (sebel.. banyak anak bangsa yang otaknya tumpul sekarang.. waton muni.. ra mikir.. koyo si jon wae)

  • cK:

    kalau ngomongin perang memang gak ada habis-habisnya. banyak yang masih menganut “mata dibayar mata”.

  • athrun:

    sep…
    pip…

    aq melu…
    aja ditinggal…

    @bram
    setuju bram… daripada ke gaza tapi malah mati konyol disana, mending kasih bantuan yang jelas… nek ora melu aphip wae… :D

  • vcrack:

    Hahahahaaaaa…

    Sekarang saia beliin kacang jon, blog mu rame kih.. tapi kayaknya blm ada yg bawa parang jon… hohohoo..

  • chiw:

    Catshade : Wah, kalo gitu mendingan kita ndukung Israel terus-terusan aja ya biar kiamat nggak dateng-dateng…

    :mrgreen:

  • Gusde:

    Pada ribut perang ya? ngeributin apa sih… ni dunia luas dab… bukan hanya yahudi vs islam yang jadi tolak ukur kiamat… dari pada mikirin kiamat mending mikirin tetangganya bram tu… yang makan sebulan dgn duit 50 rbu (coba yang ngomong disini nyumbang 10.000 per orang, wah makan enak tu tetangga bram), dari pada adu mulut pe doer… bantuin tu saudara2 kita di papua yg di goncang gempa… lebih mulia rasanya, yang pada kebanjiran… yang jelas di Indonesia… masih kacau dab ga usah mikirin yang jauh disana dulu, klo seandainya kita udah jadi negara yg makmur ga ada lagi kayak tetangganya bram di indonesia ini, baru cuap2 bela negara tertindas mau kiamat atau ga kiamat.. itu urusan yang di atas (diatas ada cicak… hehe), ga usah ikut ribut wong ga tau apa2…. bantu orang terdekat mu… lebih mulia…

    cuma satu doa buat semua tanpa kecuali (islam, yahudi, kristen, budha, hindu, orang medan, org batak, org jawa, org bali, org israel, orang palestina, dll, atu lagi orang2an) semoga semua dalam keadaan damai…

  • Gusde:

    1 lagi, aku merasa sedih hari ini… melihat begitu banyaknya pemberitaan tentang Israel dan Palestina… lihat blog, yahoo group pada bahas yang sama…. kapan kita bahas saudara kita yang di papua yang terkena gempa, klo yang masih inget ma tragedi gempa jogja….!!! seharusnya bisa lihat gmn saudara kita di papua…. (bukan bermaksud tidak peduli sama negara lain… tetapi saudara kita di indonesia masih susah om tante)

  • saidedwin:

    semua ada waktunya membicarakan papua ada waktunya. membicarakan gempa jogja ada waktunya, membicarakan nenek sakit ada waktunya. maaf ya yang jelas kalian ngga akan menemukan masalah-masalah itu disini. karena disini kontennya masalah palestina dan israel jadi ya fokusnya palestina israel kalo mau nyari masalah diatas ya buat konten baru. trust me bukan aku ngga perduli tetapi sekarang fokusnya palestina israel, kalo mau dilebar lebarin ke masalah nenek sakit ya buat blog masalah itu.

  • ipi:

    Beuh..blognya joe rame niy uhuy uhuy
    ga ada matinya klo ngmg israel vs palestina..gw cuma bdoa, smg mslhnya cpt selesai. Klopun tidak, smg rakyat sono diberikan kekuatan menghadapinya
    @bram : nenek2 tetanggamu itu punya no rekening ra??

  • Yang Punya Diary:

    all:::
    sabar..sabar..saya nyelesaiin desain booklet kantor saya dulu, ya. kalo udah, saya janji, nanti saya tanggapin 1 demi 1 komentarnya :D

  • yang punya bramantyo.com:

    @saidedwin :
    Whatever you say deh men, this is free country,, free to express yourself,, but I prefer to act, save them, than waste my precious time here with you..

    unfortunately, no sex is free in this country.. :(

    @all : yang mau bantu saudara2 kita mungkin bisa mulai dengan sms donasi di depsos itu.. kan g cuman merc peduli, tapi masih banyak yang lainnya.. Yang mau menyelamatkan hutan silakan gabung di greenpeace indonesia

    @aphip : kon tak biayai ke gaza piye? tapi nanti hasil akhwatnya dibagi dua di indonesia yak…

  • savic:

    yang jelas, sejarah berulang bung
    apakah kita akan mengalami pengulangan kiamat untuk yang kesekian kalinya????
    wallahu a’lam

  • vcrack:

    @saidedwin::

    “mohon jawab pertanyaan ini apa anda akan diam saja jika tanpa kesalahan sama sekali saudara anda dibunuh? anda akan mengatakan maafkan.”

    Saia akan tidak akan membalas pembunuh itu, saia akan memaafkan dia. bahkan saia akan berdoa kepada Allah, supaya Allah mengampuni dosanya. Amien.. :)

  • vcrack:

    @saidedwin::

    karena saia percaya bahwa segala sesuatu yg kita tabur itulah yang kita tuai. Allah akan tau koq, Dia juga akan bersikap adil terhadap umatNya.

  • ressay:

    Tulisannya lo banget deh. hehehehe…

    Konflik Zionis dan Palestina bukanlah konflik agama, bukan permasalahan agama melainkan permasalahan politik dan kemanusiaan.

    1. Jangka pendek, hentikan peperangan sesegera mungkin…!!!

    2. Jangka panjang, mempertanyakan eksistensi negara Zionis Israel yang dzalim itu.

  • abdullah:

    @saidedwin::

    “mohon jawab pertanyaan ini apa anda akan diam saja jika tanpa kesalahan sama sekali saudara anda dibunuh? anda akan mengatakan maafkan.”

    Saia akan tidak akan membalas pembunuh itu, saia akan memaafkan dia. bahkan saia akan berdoa kepada Allah, supaya Allah mengampuni dosanya. Amien..

    duh gua jadi ingat dulu ada seorang Paus Di Vatikan sana mau di bunuh tapi gak mati padahal paru2nya dah ditembus ama pluru and tulang rusuknya kena juga,apa yang dilakukan sang Paus ? dia datangi pelaku itu memberi maaf dan berdoa supaya Allah mengampuni dosanya,

    andai didunia ini dah dipenuhi orang2 yang beramal seperti itu mungkin gak lama lagi kiamat atw akhirjaman segera tiba,

    bagi yang gak pingin cepet kiamat saranku : PELIHARALAH KEBENCIAN DIHATIMU DAN JAUHKANLAH MENGASIHI MANUSIA SEPERTI MENGASIHI DIRIMU SENDIRI Supaya tega ngebunuh orang.

    ada lagi dikit
    kita jangan berharap terjadi perang besar deh itu nanti kalau terjadi si jensen99 pasti komentar “tu lihat nubuat Alkitab di genapi, itu yang disebut Armagedon,setelah itu Yesus turun untuk memerintah dunia”

    ya gak jens ?

  • vcrack:

    @abdullah

    saia bukannya ingin kiamat lho..
    saia cuma menyerahkan smua nya kepada Allah. :)

  • Yang Punya Diary:

    pembunuh nyamuk:::
    ahahaha, skenario apapun yang tentang perang sejujurnya selalu pengen ta’tolak

    Catshade, chiw:::
    ndukung mereka2 itu supaya damai kayaknya juga bakal merusak skenario kiamat, kok :D

    omoshiroi:::
    oke, nanti saya jawab kalo israel dah perang sama italia. tapi apa israel mampu? italia itu juara dunia terakhir, lho. saya kok skeptis penyerang-penyerangnya israel mampu melewati bek2 italia meskipun sudah pada uzur

    monorawx:::
    lhah, emangnya kamu alim, mon? :lol:

    vcrack:::
    sekarang, cepat kesinikan kacangnya!!!

    aphip_uhuy, septo, Aday, athrun:::
    silakan berangkat. ta’doakan kalian berhasil. kalo berhasil, saya minta jatah. kalo pulang tinggal namapun rasanya saya bakal datang di acara tahlilan mengenang almarhum2 yang gugur di jalur gaza, demi kardusan tahlilan :lol:

    Rukia:::
    saya sih lebih pengen akhir zaman tetep damai

    mutje:::
    mahasiswamu wadon apa lanang? ayu apa ora? nek wadon ayu, saya bersedia menyempatkan sesi untuk foto bareng dan tanda tangan plus dinner (disambung ngamar juga, kalo memungkinkan) berdua :mrgreen:

    tantos:::
    jatah nabi sudah disabet komeng! :P
    beliau bahkan terkenal dengan gelarnya sebagai amirul musyrikin

    jensen99:::
    iya, nggak cinta damai

    Kgeddoe:::
    kalo menurut saya, Nabi bakal bilang, “blaik! geblek kabeh… pada ndak memahami maksud kata2 saya sebenarnya. pada ndak pernah belajar bahasa kiasan ini…” :twisted:

    milham:::
    aha, yang nomer 17 itu, ham. mungkin memang nggak bisa dihindari atau dipungkiri. tapi, tetap saja, sebagai manusia yang dikaruniai ego, rasanya saya tetep pengen bilang itu hoax :P

    tapi tenang saja, kalopun besok jadi perang betulan, mungkin juga saya ambil bagian dengan menyibukkan diri di dapur umum. kasian prajurit2 itu kalo sudah capek2 perang tapi nggak ada makanan

    MaNongAn:::
    peace juga, mas

    saidedwin:::
    seandainya saya memang dikaruniai keberanian seperti john rambo, taktik perang seperti sun tzu, dan ilmu silat macam wong fei hung, plus jago tembak kayak vasiliy zeitsev, saya nggak bakal berpikir sesederhana “aku lebih suka berperang dengan israel karena disana ada saudara saudaraku dibunuh didepan mata dan aku punya harga diri, selain itu masjid al-aqsa diinjak injak oleh mereka.” - kalo yang dimaksud sebagai “saudara” adalah hanya mereka yang seiman dengan saya.

    saya bakal maju ke gaza dengan alasan kemanusiaan, bukan agama. yang sekarat bukan cuma muslim aja. konon, 40% penduduk palestina adalah kristen. cuma sekarang ini saya sadar, skill saya untuk perang itu nol besar. kehadiran saya di sana mungkin cuma bakal bikin repot. orang2 hamas harus meluangkan waktunya untuk ngajarin saya cara mengokang bedil

    dan kalo masalah keyakinan terhadap kitab suci, ini yang bikin perang nggak habis2. kita (yang muslim) mungkin yakin israel perlu diperangi karena menjajah palestina. tapi kalo menurut mereka, tanah yang sekarang diduduki palestina adalah tanah mereka yang sudah dijanjikan dan diberikan sama Tuhan kepada mereka. maka ya sah2 aja kalo mereka mau merebut kembali tanah mereka. jadi repot, kan? tinggal alasan perang ini mau make rujukan ke kitab sucinya agama yang mana

    aadym:::
    kalo aku boleh ngesok, besok seandainya skenario Tuhan ini berjalan, mungkin aku bakal nenteng megaphone di bunderan ugm sambil teriak dengan kepala menghadap langit, “apa mauMu, sih, sampe bikin skenario model kayak gini?! nggak seneng ngeliat orang hidup damai, ya?!”

    yang punya bramantyo.com:::
    sisihkan uang anda mulai sekarang bukan hanya untuk nongkrong di own cafe sambil ngangguin waitressnya, ndut :P

    cK:::
    mereka cuma sekedar melaksanakan perintah Tuhan yang disampaikan lewat Nabinya, chik :(

    Gusde:::
    amin…

    ipi:::
    kirimin aja duitnya lewat rekeningnya si bram :P

    savic:::
    dan akhirnya mereka hidup bahagia di surga untuk selama2nya… amin! :D

    ressay:::
    memang sangat saya sekali; pengecut perang yang pengen hidup damai :mrgreen:

  • otong surotong:

    hidup damai dunia pun indah.. tak ada peperangan tak ada senjata2 yg di pergunakan untuk merusak dunia ini.. tak ada jeritan anak2 yg kehilangan keluarganya.. tak ada tangisan orang tua yg di tinggal anak2 mereka karena peperangan.. bunga2pun kembali bemekaran.. rumput2 pun kembali bergoyang2 (dewi persik n frend pun jugaa ikut bergoyang) stop peperangan.. lebih baikk kitaa dudukk di meja makan untuk menyelesai kan konflikk ini..
    .
    tapi kloo perangg kayakk gini seruu jgaa.. orang2 jadi rajin baca koran,, nonton tv,, nulis blog soal perang ini dan blognya jadi laku,, dann orang2 yg belumm penah nyaksiin perangg yg aslii bisa menyaksikannya sekarangg..
    .
    kok ane jadii bingungg milihh perangg apa milihh damai yaaaa..??
    ygg pentingg peranggnyaa dengann damaii aja lahh.. ngga usahh pake senjata segalaa.. perangg pake cendol ama martabakk aja, kann kloo laparr bisaa dimakann tuhh cendol ama martabaknyaa..

  • Yang Punya Diary:

    rajin baca koran…di atas tumpukan mayat
    rajin nonton tivi…di atas tumpukan mayat
    rajin nulis blog…di atas tumpukan mayat
    bisa nyaksiin perang…di atas tumpukan mayat

    kalo motivasinya ngelakuin itu semua gara2 kebetulan ada perang, saya jadi nggak respek sama sekali ;)

  • luqman syauqi:

    Israel vs Palestina itu bukan konflik agama kok. Kristen palestina juga menentang israel, sama kayak muslim palestina.

  • ==a:

    saya juga pernah diceritain kok sama ayah saya, katanya kalo kiamat itu orang2 yahudi pada musnah. walaupun ngumpet di batu juga batunya juga bakal ngasi tau.
    jadi islam pasti menang :)

  • Herbha:

    Israel vs Palestina menurut saya memang permasalahan kemanusiaan dan politik tapi mau tidak mau merambat ke agama. Karena di tanah yang diperebutkan ada Yerusalem, Bethlehem, dan tempat2 suci lain 3 agama samawi. Berbagai dialog dan perundingan yang udah hampir berhasil dengan membagi daerah menjadi dua negara mentok dikepemilikan Yerusalem.

    Kalau dirunut dari jaman Ibrahim dan kaum Kanaan,sampai sekarang masing-masing pihak punya alasan dan dasar untuk mengklaim tanah Palestin.

    Tinggal mana alasan dan dasar yang bener dan direstui Tuhan, karena kebenaran dan kehidupan sudah diatur Tuhan, meskipun itu tidak sesuai dengan harapan dan logika manusia. Tuhan lebih tahu yang sesuai untuk manusia.

    Saya sih berharap dan berdoa bahwa rencana Tuhan yang akan segera berjalan adalah damai di dunia dalam jangka waktu yang sangat panjang, termasuk di tanah Palestin.

  • saidedwin:

    makna perang bagiku ngga hanya mengangkat senjata untuk saat ini. this is not escape. this is for real. perang sama maknanya dengan makna jihad. memaksimalkan potensi diri itu yang aku pernah dengar dari pak quraish. tetapi sekali lagi aku akan membela umat islam disana dan masjid Al-Aqsa. btw aku ngga pernah menyebut kitab khan. ya udah kenapa dibawa bawa kitab orang. ini hanya berdasar logika. selama ratusan tahun itu tanah palestina tiba tiba israel merasa berhak mengusir orang palestina itu. kalo tanahku direbut tentu aku akan bereaksi. saat ini anda bisa dengan mudah berkata memaafkan tetapi di medan perang dengan tekanan psikologi akan sangat berat, saudara anda, teman anda dibunuh didepan mata. aku pernah nonton judul filmnya into de wild. the real happiness when u shared with other people. tetapi ketika anda sedih anda berbahagia tanpa ada tempat berbagi maka tekanan psikologis makin besar maka yang terjadi. maaf kadang damai harus diperjuangkan walaupun terkadang dengan darah

  • Yang Punya Diary:

    luqman syauqi:::
    makanya saya juga agak gimana gitu sama orang2 yang teriak2 pengen nyelametin orang2 palestina dengan alasan bahwa mereka yang di palestina adalah sodara seiman. jadi kalo misalnya yang diganyang israel itu bukan sodara seiman, artinya nggak usah ditolongin, gitu? :D

    ==a:::
    islam pasti menang? saya kok lebih suka kalo ga ada yang menang dan ga ada yang musnah, ya? apa saya ini mungkin pada dasarnya memang penentang tuhan, ya? :lol:

    Herbha:::
    ah… itu dia. semoga rencana tuhan adalah perdamaian. kalo masing2 mengklaim mengikuti perintah tuhan, ya jadi semrawut juga. tuhan versinya siapa yang bener, coba? :mrgreen:

    saidedwin:::
    oh, saya juga ndak melarang kalo ada yang mau jihad ke palestina, sih. sebenernya yang saya permasalahkan dan pertanyakan di postingan saya adalah: apa iya besok2 hari umat islam itu harus membantai orang2 yahudi? apa ndak bisa damai2 aja?

    sekarang kita yang dibantai, tapi besok gantian kita yang bakal membantai mereka. ah, kapan damainya kalo kayak gini? kalo bicara agama, lama2 ruang lingkupnya bakal menyentuh kitab suci, kan?

    dan saya pribadi juga menyayangkan alasan “pengen membela umat islam dan masjidil aqsa” itu. kalo sudah sampe palestina, misalnya (misalnya, nih), di depan sampeyan ada orang kristen minta tolong dan jauh lebih di depan lagi - sekitar 500 meter - ada sodara seiman yang minta tolong, mana yang bakal sampeyan dahulukan?

    misalnya lagi, di jalanan banyak orang kristen luka2 yang minta tolong, sedangkan sampeyan tau masjidil aqsa 1 menit lagi mungkin bakal diratakan sama orang israel. mana yang bakal sampeyan lakukan terlebih dahulu, menyelamatkan si kristen atau mencoba menghalangi orang israel yang mau merobohkan masjidil aqsa? nyawa manusia atau simbol agama?

    errr…bisa ga alasannya diganti jadi “pengen membela siapapun yang tertindas, ga peduli apapun agamanya”?

  • aanontario:

    To : Saidedwin

    Gencar banget kamu pengen membela saudara seiman di Palestina. Sudah berbuat sesuatu atau cuma bisa bersilat lidah ? Kontak itu organisasi kemanusiaan yang berusaha menolong korban-korban. Mereka butuh makanan, obat-obatan dan banyak hal yang lain. Sumbang sesuatu untuk meringankan penderitaan mereka. Debat kita tidak akan mengenyangkan perut mereka atau mengobati luka.

  • teyblo:

    Coba Baca disini……

    http://jukebook.blogspot.com/2008/10/ebook-ang-swee-chai-from-beirut-to.html

    Kejahatan (perang) israel dari sudut pandang seorang dokter….

  • milham:

    @yang punya diary
    Jika saya harus berperang, saya memilih berperang demi agama saya ketimbang perang demi kemanusiaan.

    Agama kita juga manusiawi. Jelas kata nabi tidak boleh membunuh wanita dan anak-anak dalam perang sekalipun.

    Dan perang demi agama, bukan berarti membela yang seagama kita saja.

    kalo sudah sampe palestina, misalnya (misalnya, nih), di depan sampeyan ada orang kristen minta tolong dan jauh lebih di depan lagi - sekitar 500 meter - ada sodara seiman yang minta tolong, mana yang bakal sampeyan dahulukan

    Dalam kasus diatas, jika orang kristen itu adalah korban, kita tolong juga. Jika dia musuh, maka dia tawanan yang diperlakukan seperti tawanan. Dan perlakuan tawanan dalam islam adalah manusiawi, salah satunya dirawat juga.

    Klao masalah prioritas, sepertinya anda bisa mengecek mana yang lebih membutuhkan pertolongan!

    solusi untuk palestina saya updated:

    http://milham.wordpress.com/2009/01/18/solusi-seruan-solidaritas-untuk-palestinaupdated/

  • Global Voices Online » Indonesia: Bloggers Vs mainstream media on Israel-Palestine issue:

    [...] Anindito Baskoro “Joe” Satrianto, who is a student at the Faculty of Islamic Religion Science, Indonesia Islamic University, also clearly states that the conflict between Israel and Palestine has nothing to do with religions. Sampai saat ini aku masih nggak bisa nerima kalo besok diramalin bakal beneran ada perang besar antara Muslim dan Yahudi, sekalipun yang bilang gitu itu Nabiku sendiri… Maka seperti kata Hugo Chavez yang berani memulangkan dubes Israel dari negaranya, Israel-Palestina ini bukan konflik agama. Ini konflik kemanusiaan! Until this moment, I still cannot accept the prophecy that there will be a great war between the Moslems and the Jews, even if my Prophet said so… Thus, like Hugo Chavez, who bravely kicked the Israeli ambassador out of Venezuela, the issue about Israel-Palestine is not a religious conflct. It is a conflict of humanity! [...]

  • yang punya bramantyo.com:

    to All :

    Ayo dukung agresi militer israel ke jalur gaza.. Berikan dukungan anda secara online melalui

    http://www.petitiononline.com/Israel09/petition.html

  • Yang Punya Diary:

    teyblo:::
    israel, meski tidak secara keseluruhan, saya tau kalo mereka memang semena-mena. tapi entah kenapa saya masih nggak rela aja kalo perkara perang ini disebut sebagai perang dengan latar-belakang agama :D

    milham:::
    kita kerucutkan kembali, ham.
    sejak awal aku berpedapat: the issue about Israel-Palestine is not a religious conflict. It is a conflict of humanity.

    karenanya aku menyayangkan aja kalo ada yang kepengen mengatasnamakan agama dalam perkara ini. bukan apa2, ketika agama sudah dijadikan sandaran dalam suatu konflik yang absurd kayak sekarang ini, maka penyelesaiannya sulit ditemukan ujungnya, kayaknya.

    yeah, masing2 pihak bakal berpendapat kalo mereka ‘cuma sekedar’ menggenapi nubuat dalam ajaran agamanya masing2. yahudi bakal bicara kalo itu adalah tanah pemberian tuhan untuk mereka yang harus mereka rebut kembali. tuhan sendiri yang menjanjikan hal itu kepada mereka. sedangkan kita yang muslim mungkin juga bakal berpijak, “oh, ya ayo. ayo perang. ini sesuai dengan ramalan nabi kami sendiri, kok, bahwa kami memang harus memusnahkan kalian.”

    aku sendiri sampe sekarang masih condong di pihak palestina. cuma, aku nggak pengen keberpihakanku ini dinilai karena dilatar-belakangi sentimen keagamaan. pandanglah dari sudut yang lebih enak untuk ditemukan solusinya. pandanglah hal ini sebagai konflik kemanusiaan. setidaknya hal itu bakal keliatan lebih plural.

    orang yang di luar agama islam belum tentu mereka mengerti alasan yang kamu kemukakan. yang bakal mereka tangkap mungkin cuma sebatas, “oh, si ilham berperang demi membela agamanya.” ketika kita mengatasnamakan agama kita sebagai alasan untuk membela orang2 palestina, bagi mereka sah2 saja untuk berpendapat kalo yang bakal kita perjuangkan adalah kemaslahatan (pemeluk) agama kita sendiri saja. mereka mungkin nggak sempat kepikiran untuk memahami bahwa:

    Agama kita juga manusiawi. Jelas kata nabi tidak boleh membunuh wanita dan anak-anak dalam perang sekalipun.

    Dan perang demi agama, bukan berarti membela yang seagama kita saja.

    (sejujurnya, bahkan aku pribadi pun juga berpendapat, ketika ada yang pengen ke palestina untuk alasan agama, sangat besar kemungkinannya kalo orang itu bakal lebih mengutamakan hal2 yang memiliki ikatan dengan rasa keberagamaannya sendiri ketimbang hal yang lainnya yang boleh jadi mungkin sebenarnya lebih krusial dibanding sekedar simbol keagamaan)

    agama itu sesuatu yang sangat subyektif, soale, ham. toh di palestina sana yang dilibas israel bukan cuma orang islam sahaja. jadi kenapa kita tidak memakai definisi yang lebih bisa untuk diterima khalayak umum? :)

    yang punya bramantyo.com:::
    matio wae kowe, ndut :P

  • atheisatauagama:

    KALIAN SEMUA berpikir bahwa Palestina harus dibela karena MEREKA ADALAH SAUDARA, karena ada Mesjid yg turut hancur. Bahkan memberikan perumpamaan, apabila saudaramu dibunuh di depan matamu apakah kau tdk membela?
    Berdasarkan analogi ini tampaknya benar. Tapi….
    Terlalu sempit……
    Dunia hanya kalian bagi berdasarkan agama. Jika agamanya sama maka saudara, jika berbeda maka bukan saudara.
    Berdasarkan pemikiran ini berarti agama hanya membeda-bedakan orang, padahal kita adalah saudara entah kita ini orang Amerika, Eropa, Afrika, Asia, Australia.
    Agama seharusnya membawa kebaikan (Manfaat) daripada Mudlarat. Tapi kenyataannya, agama membawa dampak buruk lain, yaitu pembeda-beda, kau saudaraku dan mereka bukan saudaraku.
    Pemikiran saudara kita di atas bahwa kita harus mengampuni orang yg membunuh saudara kita adalah benar jika kita menganggap semua adalah saudara, dan dianggap salah jika menganggap bahwa saudara hanyalah mereka yang beragama sama saja.
    Nah, sekarang anda tinggal pilih mana?
    Apakah ada manusia yg bukan diciptakan Tuhan?
    Jika semua manusia berasal dari Tuhan, maka kita bersaudara.
    Sekarang pilihan di tangan kita, kita mau berpikiran sempit atau luas ? Naif atau comprehensive?
    Itu sebabnya banyak orang yang mulai menjadi ATHEIS, kenapa? Karena melihat agama juga membawa dampak buruk mengkotak-kotak orang dan agama dijadikan alat untuk melegalkan pembunuhan atau pembalasan yg tak kunjung habis. Beberapa korbannya ada di sini semua. Ya… kalian semua !

  • atheisatauagama:

    Dan Ingat ! Selama bumi masih berputar, selama manusia masih ada di muka bumi, MASALAH AKAN TETAP ADA.
    Setiap hari ada saja yg namanya masalah. Namanya juga hidup ini dinamis. Bahkan masalah yg SUPER RUWET ! Seperti benang kusut yg tak karuan.
    Tetapi….. masalahnya sekarang….. bukan terletak pada masalah itu sendiri, tetapi….. bagaimana CARA MENGHADAPI MASALAH ITU.
    Cara menghadapi masalah itu tergantung dari latar pendidikan kita juga. Tapi masalahnya…. Bangsa Indonesia adalah termasuk bangsa yg pendidikannya terendah di dunia. Bangsa-bangsa di kawasan Arab jauh lebih berpendidikan daripada Indonesia, makanya mereka memandang permasalahan itu lebih comprehensive. Bukannya orang Arab tidak mau membela ’saudara’, tapi mereka itu LEBIH COMPREHENSIVE cara pikirnya daripada orang Indonesia.

  • saidedwin:

    yang sempit pikirannya siapa sebenarnya. agama mengatur hubungan dengan manusia dengan tuhan manusia dengan manusia manusia dengan lingkungan. agar ada keteraturan dibumi ini karena tuhan tahu apa yang kita tidak tahu karena dia menciptakan semua makhluk hidup, silakan kamu memilih menjadi atheis karena itu pilihanmu tapi jangan menyalahkan orang lain jika salah memilih jalan lalu mentok. kalo cuma karena masalah persaudaraan dalam islam kamu memilih untuk ngga beragama yang pikirannya sempit itu siapa? apa kamu ngga mau berterima kasih dengan tuhan yang sudah ngasih makan sudah memberi kamu nafas, diberi kesempatan untuk hidup. kalo bicara berpendidikan indonesia ngga kalah kok malah lebih hebat, coba anda bayangin di Arab saudi sendiri demonstrasi dilarang.
    mas lebih baik anda belajar sejarah dan agama lagi. coba tunjukkan dalam sejarah, Islam menjadi pembantai manusia? apa salahnya memiliki persaudaraan dalam agama? kalo gitu juga salah donk persaudaraan yang lebih besar kayak antar negara?

  • the hermawanov:

    memang betoel kang, yahudi tdk sama dgn israel dan zionis. secara diantara umat yahudi pun ada yg menentang zionisme dan pembentukan negara israel, contohnya neturei karta (cmiiw).

    tp, israel sendiri, menurutku ya tetep peng-ejawantahan dr zionisme itu sendiri. yg dibidani enggris pd waktu itu.

    kembali ke mas’alah konplik israel-muslim, aku malah lebih condong ke kalangan muslim merespon perseteruan dgn yahudi tsb melalui persaingan scr positib. misalkan dlm hal sains, bgmn kalangan muslim bisa menunjukkan kepiawaiannya dlm pengembangan sains, baik di bidang teknis, medis dll.

    dulu peradaban muslim maju karena penguasaan sains & teknologi. sekarang peradaban muslim terpojokkan jg karena kurangnya penguasaan sains & teknologi.

    mereka (yahudi) maju karena bekerja keras utk menguasai sains & teknologi. sudahkah kalangan muslim bekerja sekeras mereka?

  • oRiDo™:

    pohon gharqad..
    isi hadist nya:
    Hadist riwayat Abu Hurairah ra.:
    Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Kiamat tidak akan terjadi sebelum kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi, lalu kaum muslimin dapat mengalahkan (membunuh) mereka, sampai-sampai seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon lalu batu dan pohon itu berseru: Hai orang muslim, hai hamba Allah, ini seorang Yahudi di belakangku, kemari dan bunuhlah dia! Kecuali Pohon gharqad (sejenis pohon cemara atau pohon berduri), karena pohon itu adalah pohon orang Yahudi.

    bahkan orang2 israel pun saking takutnya, mereka menanam ribuan, ratusan pohon gharqad..

  • Nindya:

    Wah Joe, aku salut deh. Iya nih, agak serba salah juga :( Aku ga pengen perang je. Perang itu cape, sedih, banyak korban…

    Setengah berharap semoga aja ga ada perang. Setengah berharap juga kalo kata-kata ‘perang’ dari Nabi itu adalah kiasan.

  • atheisatauagama:

    Seorang AYAH memiliki 18 ORANG ANAK. Di antara anak-anak ini terjadi masalah yg SANGAT PELIK dan rumit untuk diselesaikan, sehingga terjadi permusuhan, benci, dan pertikaian. Mereka terbagi menjadi 5 kelompok yg terdiri dari 2 kelompok bertikai, 1 kelompok netral, dan 2 kelompok pro.

    Salah seorang anak dari kelompok pro yg ‘MERASA’ paling dekat dgn sang Ayah meminta ijin kepada Ayahnya untuk membunuh saudaranya yg dianggap menjadi biang permasalahan. Ia berkata, “Ia bukan lagi saudaraku karena berbeda dan telah membuat masalah, jadi pantas mati.”

    Tapi sang Ayah melarang PEMBUNUHAN dan BALAS DENDAM, karena ia tahu bahwa itu hanya menyelesaikan masalah sesaat. Dan justru membuat masalah tambah rumit.

    AYAH yg adalah manusia saja tahu apa yg baik, masa ALLAH yg jauh lebih teramat mulia malahan mengijinkan pembunuhan ???

    Sayangnya, banyak orang mengira bahwa ALLAH mengijinkan kita membunuh orang lain, karena mereka bukan ’saudara’.

    Bukankah kita adalah anak-anak Allah ? Umat kesayangan-Nya ?

    Darimana kita tahu bahwa Allah mengijinkan pembunuhan? Pasti dari ’salah seorang saudara kita’ yg merasa paling dekat dan mengenal Allah bukan? Dan kita percaya begitu saja apa katanya, karena kalau tidak pecaya maka kita dianggap murtad, hukumnya wajib dibunuh juga. Nah tuh, susah kan? Sudah jadi sistem yg kuat.

    Saya rasa pilihannya tinggal dua, kita percaya pada Allah atau pada ’salah seorang saudara’ yg merasa paling dekat dgn Allah yg menginginkan dan melegalkan pembunuhan ?

    Kalau Allah yg jauh lebih mulia daripada sang AYAH dalam cerita tadi mengijinkan pembunuhan dan balas dendam, hemmm….. nggak Allah-Allahan deh…. nggak Tuhan-Tuhanan deh.

    Tapi saya yakin, Allah itu amat sangat mulia dan bijaksana terhadap milyaran anak-anakNya di muka bumi ini dengan segala permasalahannya. IA tidak mengijinkan pembunuhan dan balas dendam, dan tidak membedakan saudara atau bukan.

    Cuman anda saja yg termakan oleh ’salah seorang saudara yg merasa dekat’ dgn Allah dan ia membuat legalitas untuk pembunuhan, balas dendam, dan pemisahan umat manusia menjadi antara saudara dan bukan saudara.

    Pikirkan sekali lagi !!!

  • Yang Punya Diary:

    atheisatauagama:::
    ‘kalian semua’, mas/mbak atheis?
    berarti termasuk saya? :mrgreen:
    hati2, lho, dengan generalisasi ;)

    saidedwin:::
    nah, win…
    kamu bisa liat sendiri, kan, ada berapa orang yang ’salah persepsi’ dengan pernyataan ‘membela agama’? jadi apa masih mau diteruskan bersikeras menggunakan istilah ‘membela agama’ dan memelihara kondisi ’salah persepsi’? kenapa nggak mencoba mengalihkan ke sudut pandang yang lebih plural? toh hasilnya kayaknya juga jauh lebih enak; islam nggak dipandang sebagai agama yang berpandangan sempit sama mereka yang belum ngerti tentang islam.

    kalo nggak bisa main pake umpang lambung, cobalah ganti memainkan umpan pendek 1-2 di depan pertahanan lawan. jangan memaksakan memakai pola yang sudah jelas nggak bakal berhasil. kitanya capek, pertahanan lawan juga nggak kebongkar-kebongkar.

    ini baru di blogku aja, lho. belum lagi pandangan dari mereka-mereka yang di luar blogku :D

    the hermawanov:::
    jawabannya boleh diwakili sama saya ndak? gimana kalo saya jawab ‘belum’? :mrgreen:

    oRiDo™:::
    baik hati juga pohon itu, ya? setidaknya dia netral. nggak memihak pembantaian sesama umat manusia. eh, pohon itu kalo bahasa latinnya di biologi apa ya, pak? mungkin saya bakal mengkampanyekan penghijauan dengan spesies pohon itu :D

    Nindya:::
    semoga harapan kita ternyata adalah jawaban ramalan yang benar. amen!

  • saidedwin:

    kamu buat analogi kurang tepat. masalah yang sangat pelik itu apa, sehingga saudara yang satu ini ingin balas dendam dan dihabisi. kamu cuma bilang masalah ini pelik dan rumit tanpa memberi kejelasan. karena kondisinya adalah didunia islam kondisinya jauh lebih pelik dan lebih rumit, dibandingkan analogi diatas. perlu kamu ketahui umat Islam ngga akan berperang kecuali diserang. terus terang aku jelasin panjang lebar tentang kenapa kondisinya seperti inipun akan sulit dimengerti.
    btw aku ngga pernah bilang aku mau membunuh coba mana kata kataku aku mau membunuh terkecuali ada hal hal yang membuatku terpaksa melakukannya dan itu dibenarkan agama dan hukum.
    targetku cuma mau menolong saudara saudaraku dan menolong masjid Al-aqsa. aku juga manusia lemah aku cuma bisa melakukan apa yang aku bisa. dan untuk memudahkan tujuanku supaya tercapai maka aku menetapkan target yang sekiranya mudah aku gapai. aku bukan superman yang bisa melakukan segalanya tetapi aku juga punya target jangka panjang yang sekiranya sulit dicapai dalam waktu dekat.

  • Yang Punya Diary:

    saidedwin:::
    orang kristen yang dibantai sama israel di gaza, bakal kamu tolongin juga ga? apa keberangkatanmu memang khusus cuma buat nolongin sodara2 aja? :D

  • saidedwin:

    selama aku mampu pasti aku bantu.

  • firman:

    ya, konflik palestine dah mengarah ke rasis
    yang dicurigai adalah Zionis melakukan pemusnahan etnis palestina

    tapi Alhamdulillah
    disaat hampir 1000 orang meninggal,
    ada sekitar 3000 bayi yang lahir dengan selamat di antara peperangan itu

    Allahuakbar!

  • atheisatauagama:

    Makanya…. jangan jadi orang bodoh.
    Palestina mayoritas Islam, ada juga yg beragama Kristen-Katolik-dll.
    Israel mayoritas Yahudi, tapi ada juga yg beragama Islam-Kristen-Katolik-dll.
    Nah, konflik Israel-Palestina ini kan bukan konflik agama, tapi soal perebutan wilayah.
    Saat Hamas meluncurkan roket ke Israel, warga non-Yahudi ikut jadi korban. Begitu juga saat Israel melakukan balasan serangan, warga non-Islam juga ikut jadi korban.

    Masalahnya, Palestina mencari bantuan lewat sentimen agama, membangkitkan kemarahan negara-negara Islam. Bodohnya & celakanya, negara-negara seperti Indonesia dimana pendidikan rakyatnya rendah, termakan dan ingin membela saudara.

    Coba pikir, negara Venezuela mengusir duta besar Israel, padahal Venezuela bukan negara Islam atau mayoritas Islam. Paus Benedictus mengutuk serangan balasan Israel, padahal dia pemimpin Katolik dan atas nama umat Katolik SELURUH DUNIA. Negara-negara mayoritas Kristen/Katolik/Hindu/Budha juga mengecam serangan balasan Israel, padahal mereka bukan ’saudara’.
    Tapi mengapa mereka melakukan itu? Itu karena pembelaan yg logis, berdasarkan kemanusiaan & keinginan perdamaian, bukan sentimen agama.
    Bahkan di Amerika sendiri warga-warganya turun ke jalanan mengecam serangan balasan Israel. Bahkan…. negara komunis pun juga mengecam lho…

    Orang Indonesia berdemo di jalanan kan juga membela ? Memang betul. Tapi alasannya lebih dikarenakan membela saudara, sebuah alasan sempit dan naif.
    Itu sebabnya ketika akhir tahun 2008 ketika Rusia melakukan serangan balasan ke Georgia dan menewaskan 300 orang, kamu-kamu semua diam saja, orang-orang Islam nggak peduli. Karena apa? Karena merasa bukan saudara. Egois kan ? Itulah, cinta kasih yg dimiliki orang agama ini hanya terbatas, cinta kasih bersyarat.

    Sementara negara Amerika, negara mayoritas agama Kristen/Katolik/Hindu/Budha, dan Paus Benedictus, bahkan negara Komunis tetap melakukan kecaman terhadap Rusia atas serangan balasannya pada Georgia. Itulah yg dinamakan cinta kasih tak terbatas, tak bersyarat, dan menginginkan perdamaian dunia, bukan cuman perdamaian sesama agama.

    Ngomongin orang kita, susah deh….. kaum inteleknya aja payah. Mulai atas hingga bawah gampang diprovokasi. Tahun 1945 kita merdeka hampir bareng dgn Jepang, tapi lihat gimana Jepang skrg, jadi negara termaju sedang Indonesia negara termundur 10 besar. Saat Amerika masih belum merdeka, negara kita sudah punya Borobudur yg canggih, skrg kita tetap punya Borobudur yg hancur-hancur akibat dibom kelompok ‘radikal’. Sementara itu Amerika sudah seperti skrg, nggak usah disebutin kan udah tahu. Tahun 1980 Indonesia punya Plaza terbesar di Asia Tenggara, Singapura belum segedhe itu, tapi sekarang? Dulu orang China lari kemana-mana karena ditindas oleh komunis yg memelaratkan dan menyengsarakan rakyatnya, dan Indonesia jadi salah satu negara tujuan krn lbh aman. Sekarang China jadi negara super power di Asia, bahkan Amerika mulai terancam secara ekonomi, rakyat China makmur, tapi Indonesia? Kalo dibandingin lebih banyak & lebih jauh, kondisi kita ini stagnan malah mundur. Kita ini isinya demo terus tiap hari. Lebih ngurusi bangsanya orang drpd bangsanya sendiri, emosi gampang dimanipulasi.
    Saat bangsa kita krisis ekonomi siapa yg bantu terbesar? Bukan Palestina kan? Bukan juga negara2 Arab. Yg bantu malahan negara2 yg kita demo tiap hari. Saat kita dihantam Tsunami 220.000 jiwa mati, siapa yg bantu terbesar? Bukan negara-negara Arab, tapi negara2 Amerika dan Eropa yg kita demo tiap hari.

    Rel-rel kereta api di Indonesia yg dipakai hingga saat ini, 80% masih peninggalan Belanda. Jalan-jalan aspal yg dipakai hingga saat ini, 50% masih peninggalan Belanda yg kita demo tiap hari. Yg kita bangun sendiri jalannya lubang2 dan rusak krn kebanyakan dikorupsi.

    Yg diributkan di Indonesia bukan bagaimana membuat rakyatnya sehat-pintar-maju, tapi bagaimana melarang dan merusak tempat ibadah mereka yg dianggap sesat. Pokoknya ’surga’ nomor satu, kan kalo mati di dalam perjuangan agama maka di surga katanya disediakan 70 bidadari cantik. Wah enak tuh, pesta seks tiap hari.

    There must be something wrong !!!

  • Yang Punya Diary:

    saidedwin:::
    alhamdulillah…
    islam memang rahmat bagi semesta alam, tho?
    termasuk buat yang terlahir sebagai keturunan yahudi (seperti aku, andai saja), kan?

    jujur, kadang-kadang aku curiga kalo aku punya beberapa ciri-ciri yang merujuk ke ciri-ciri ala yahudi. habisnya banyak yang bilang ke aku, “dasar yahudi kamu, joe!” :mrgreen:

    firman:::
    yeah..yeah..
    memang zionis itu…
    maka yang perlu diperhatikan adalah bahwa yahudi, israel, dan zionis adalah 3 hal berbeda yang nggak boleh dipukul-rata begitu saja :)

    atheisatauagama:::
    ahahaha, saya setuju. kalo boleh digeneralisir, masyarakat kita memang agak jindal (kalo nggak mau disebut sebagai “sangat jindal”).

    ada bantuan masuk dikit aja dari barat, pasti pada nggosip, “ati2…ini pasti bertujuan nggak bener. pasti ada konspirasi barat/yahudi yang terselubung di dalemnya.”

    bukannya bilang terima kasih kalo ditolongin sama yang nggak seagama, biasanya yang islamnya level kampungan malah ngomong, “beh…sekardus indomie? ini pasti bantuan buat kedok kristenisasi.”

    hahaha…

  • nona sheila:

    ahahahahaha…. ternyata masi lanjut di sini… :lol:

    barusan kepikiran, kalo orang yahudi agama islam kena damprat juga gak ya :mrgreen: ato orang arab agamanya kaballah…

    indomie kristenisasi?! wah gak lama lagi ada yang nyebut indomie produk yahudi, dan burjo tutup smua :lol:

  • faizal:

    Krincing…ngasih uang buat pengemis.

    ayo hitnya naek….

  • atheisatauagama:

    Satu hal lagi yg terlupa & amat penting. Ingat, perang 22 hari kemarin sebenarnya bukan perang Israel melawan Palestina, tetapi Israel melakukan balasan terhadap Hamas (kelompok garis keras).

    Itu sebabnya bangsa Palestina di tepi barat di satu sisi prihatin atas jatuhnya korban sipil, tapi di sisi lain senang juga atas perburuan terhadap Hamas.

    Bangsa Palestina terpisah, ada yg di tepi barat dan ada yg di jalur gaza. Nah, jalur gaza ini belakangan dikuasai Hamas. Bangsa Palestina yg di tepi barat bisa hidup berdampingan dengan Israel, tapi Hamas tidak.

    Kita jangan mau dibodohi oleh Hamas yg meminta simpati atas nama agama Islam. Persoalan mereka bukan karena agama. Lha wong mayoritas rakyat Palestina tidak suka dengan Hamas kok.

    Kalau partai berjubah putih itu berdemo di Jakarta membawa bendera Palestina, pertanyaannya Palestina mana yg dia bela? Palestina yg Hamas kan. Kalau mereka mau jawab bhw mereka membela 1300 rakyat yg tewas, kenapa tidak salahkan Hamas saja? Bukankah Hamas menyimpan senjatanya di lantai bawah rumah sakit, di sekolah-sekolah, dan berlindung di balik rakyat yg tak berdosa, terlebih lagi mereka menyamarkan identitas mereka dengan berkedok sebagai rakyat.

    Kembali ke Indonesia :

    Berdasarkan data yang diterima Bank Pembangunan Asia (ADB) dari riset tahun 2004, tingkat kematian akibat kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 30.000 jiwa per tahun, dengan nilai kerugian materi mencapai Rp 40 triliun atau 2,91 persen dari gross product bruto atau pendapatan kotor netto.

    Lebih jauh, dampak lain berdasarkan riset Pemerintah, korban kematian pengguna kendaraan bermotor menyebabkan turunnya tingkat kesejehteraan keluarga masyarakat produktif Indonesia sampai sebesar 62,5 persen.

    Partai berjubah putih berjanggut itu protes atas tewasnya 1300 orang di jalur gaza padahal rakyat kita sendiri mati 30.000 jiwa dalam setahun akibat kecelakaan. KONYOL nggak?
    Kalau tewas akibat perang mah lumrah. Kenapa si janggut putih itu tidak demo supaya tingkat keselamatan di lalu lintas kita ditingkatkan ??? Mikir toh !!! Dipakai otaknya !!!

    Sejak Aceh (daerah Islam) terkena tsunami, Amerika telah menyumbangkan 6 alat deteksi tsunami super canggih bernilai trilyunan. Tujuannya apa? Supaya mencegah atau meminimalkan korban tewas dalam bencana berikutnya. Masa tujuannya Kristenisasi? Makan tuh hasutan janggut putih dengan istilah kristenisasi yg sering mereka gembar-gemborkan. Mana bantuan negara-negara kaya minyak Arab untuk Indonesia? Ada. Apa saja? Yang paling jelas adalah mesjid-mesjid yg megah dan mewah di kawasan pemukiman kumuh. Tujuannya apa? Kalau saya boleh berpikiran negatif, ya supaya kita tetap memeluk agama seerat-eratnya dan menjalankannya sepenuhnya, yg pada akhirnya jika kita naik haji akan mendatangkan devisa yg luar biasa bagi negara-negara Arab.

    Think about it !!!

  • atheisatauagama:

    Berita terkini : 1 Maret 2009

    Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier tiba di Mesir. Steinmeier menyatakan bahwa Jerman siap memberikan bantuan kepada Jalur Gaza senilai 100 juta Euro. Sebelum keberangkatannya, Steinmeier menjelaskan bahwa situasi di wilayah Palestina itu masih rawan. Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk memberikan bantuan senilai 10,8 Triliun.
    Mana itu partai Islam jubah putih berjenggot yg suka demo di Jakarta ??? Kenapa mereka tidak mendemo negara-negara Arab untuk memberikan bantuan ke Gaza. Negara Arab memang kasih bantuan, tapi memalukan, jumlahnya amat kikir. Hanya cukup untuk beli kerupuk orang Gaza. Begitu pula bangsat Indonesia (maaf, maksud saya bangsa Indonesia) yg doyan mendemo Israel, bisanya cuman ngasih bantuan secuil. Bantuan Indonesia sudah habis tuh buat beli permen dan balon anak-anak di Gaza.

Leave a Reply


Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.
Google
Almanak
Shoutout!
Name :
Web URL :
Message :
Wangsit Bergambar