Laskar Pelangi: Filmnya

October 10, 2008 – 11:00 am

Sejujurnya, kecuali bagian sampulnya, sehuruf pun aku belum pernah mbaca novel “Laskar Pelangi” yang konon fenomenal itu; cuma tahu garis besar ceritanya. Bukan apa-apa, sih. Bukan nggak tertarik untuk beli atau bahkan nggak punya duit untuk beli buku itu. Nggak mungkin! Sama sekali nggak mungkin. Anak muda kaya-raya seperti aku manalah mungkin sampai nggak punya duit buat beli buku yang diprediksi bakal jadi buku legendaris di Endonesa itu, ya kan?

Semuanya cuma karena prinsip ekonomi aja. Teman-temanku sudah pada punya. Dan ditambah alasan demi keseimbangan alam (memberi dan menerima, maksudnya), maka aku memutuskan daripada beli mendingan pinjem ke mereka. Soale nggak enak juga kalo aku terus-terusan yang ngumpulin pahala dengan meminjamkan buku-bukuku (yang jarang kembali) kepada mereka. Sekali-sekali biarlah mereka memperoleh pahala dengan berbaik-hati gantian meminjamkan buku-bukunya ke aku. Jadi keputusanku untuk nggak beli buku “Laskar Pelangi” itu sungguh mati karena aku ini baik hati, berniat membiarkan manusia lain memperoleh kesempatan meraih pahala dengan perantaraanku, hohoho.

Tapi sampai sekarang ternyata aku belum juga kesampaian minjem buku itu. Bingung, soale. Bingung aku enaknya minjem ke siapa. Terlalu banyak manusia baik yang harus kupertimbangkan kepada siapa kesempatan memperoleh pahala itu mesti kuberikan. Dan akhirnya aku malah keduluan nonton filmnya ketimbang baca bukunya.

Hasilnya, meskipun aku belum pernah mbaca bukunya, aku bisa menikmati filmnya. Malahan aku jadi bisa menikmati film itu secara utuh tanpa harus membanding-bandingkan dengan isi novelnya sendiri.

Maka penilaianku tentang filmnya cukuplah 1 kata: bagus! Jujur kukatakan filmnya bagus (karena kata “fantastis” kupikir bakallah terlalu bombastis). Baru beberapa menit film itu dimulai mataku sudah dipaksa berkaca-kaca, mulai dari adegan Bu Muslimah harus menunggu 1 orang homo sapiens lagi yang bakal menjadi murid di sekolahnya. Kalo kurang seorang dari jumlah minimal 10, sekolahan reyot itu nggak bakal pernah bisa dibuka.

Akting anak-anaknya di film itu memang masih biasa aja. Tentu saja belum bisa disamakan dengan aktingnya Oom Ledger sebagai Joker di “Batman: The Dark Knight”. Tapi karena jalan ceritanya memang bagus, akting yang menurutku masih biasa-biasa aja itu jadi tertutupi. Toh juga nggak bisa dibilang nggak bagus, kok.

Aku juga masih tetap berkaca-kaca dengan semangat mengajarnya Bu Muslimah yang bilang kalo cita-citanya dia bukanlah menjadi seorang saudagar, tapi menjadi seorang guru. Mungkin aku bakal dibilang terlalu cengeng, ngeliat adegan kayak gitu aja hampir nangis. Tapi mungkin benar, aku memang jadi cengeng gara-gara aku sendiri juga punya cita-cita jadi guru. Ah, sentimentil, memang.

Dan akhirnya aku memang jadi keluar airmata beneran pas adegan cerdas-cermat. Hidungku sentrap-sentrup waktu Lintang secara beruntun menjawab soal hitung-hitungan dengan kecepatan yang menurutku cuma bisa dimiliki oleh seorang jenius seperti aku (dulu waktu belum goblok).

Aku sendiri nggak tau pasti kenapa airmataku justru akhirnya benar-benar keluar pas adegan itu. Orang lain mungkin bakal komentar kalo adegan itu bukanlah adegan yang tepat untuk mengeluarkan airmata. Setelahnya masih ada adegan yang mungkin lebih dramatis. Satu-satunya jawaban yang mungkin bisa mendekati: karena – ya itu tadi – aku sendiri bercita-cita menjadi seorang guru. Dan apalagi yang paling membanggakan buat seorang guru, selain menyaksikan muridnya mampu melakukan sesuatu lebih dari yang bisa diharapkannya, kan?

Jadi tontonlah film ini, Nduk. Maka kamu bakal mengerti kenapa aku sangat ingin menjadi seorang guru. Ah, siyal! Aku jadi berkaca-kaca lagi ini…


Facebook comments:

  1. 46 Responses to “Laskar Pelangi: Filmnya”

  2. saya malah menangis pada saat Lintang harus berhenti sekolah..
    mungkin karena itulah fakta yang ada… banyak Lintang-Lintang lain yang berhenti hanya karena kemiskinan.

    By itikkecil on Oct 10, 2008

  3. mungkin gara2 kejadian macam gitu sudah terlalu umum di negri ini, saya malah jadi kebal, mbak…kekeke!

    By Yang Punya Diary on Oct 10, 2008

  4. Tumben nonton beginian, bukannya biasanya nonton Azumi, Maria, dkk? 😛

    By lambrtz on Oct 10, 2008

  5. gw jg smpet hampir nangis..cuma gagal aer mata ini utk mnetes..apa krn hati gw dah tlalu beku?entahlah…
    yg jlas,adegan yg paling gw suka tuh pas si mahar nyanyi dengan background tmen-tmen yang laen jadi penali ratalnya..lucu tapi keren!!
    trus juga keadaan pantai yang banyak batu-batu gedenya..indah bett!!
    ^OOT dah ni kyny^

    By omoshiroi_ on Oct 10, 2008

  6. yang menurutku cuma bisa dimiliki oleh seorang jenius seperti aku

    Seperti aku? atau aku? 8)

    By Ardianto on Oct 10, 2008

  7. joe, aku jadi ngiler pengen nonton..tapi pegimane ya? indonesia nun jauh disana. udah ada format dvd-nya belum?

    By bundanya Naila on Oct 10, 2008

  8. hehehehe
    si joe bisa nangis juga ta?

    By yang kerja di JERK WARDROBE on Oct 10, 2008

  9. nganu .. .saya cuman kalah beberapa detik lho dari si lintang menjawab pertanyaan terakhir 😀

    By funkshit on Oct 10, 2008

  10. “menjawab soal hitung-hitungan dengan kecepatan yang menurutku cuma bisa dimiliki oleh seorang jenius seperti aku”

    boong dosa loh (??+?*)

    By pekoanakbaikistrinyaspencer on Oct 10, 2008

  11. “menjawab soal hitung-hitungan dengan kecepatan yang menurutku cuma bisa dimiliki oleh seorang jenius seperti aku”

    boong dosa loh *¬___ ¬)?

    By pekoanakbaikistrinyaspencer on Oct 10, 2008

  12. “menjawab soal hitung-hitungan dengan kecepatan yang menurutku cuma bisa dimiliki oleh seorang jenius seperti aku”

    boong dosa loh =__=a

    By pekoanakbaikistrinyaspencer on Oct 10, 2008

  13. astaga~
    ampe 3x gituh..

    dikirain error gara” simbolnya =3=

    maap~
    apus aja tuh xD

    By pekoanakbaikistrinyaspencer on Oct 10, 2008

  14. whaaa…. pengen nonton, tapi tiap ke bioskop keabisan tiket mulu… hiks.. hiks….

    By feranitta on Oct 10, 2008

  15. duh jadipengen nonton…kemaren lagi asyik mudik hihi

    By LieZMaya on Oct 10, 2008

  16. Aku…

    *deg2an*

    Suka…

    *jantung berdetak dengan kencang*

    MAHAR!!!!!

    *menutup muka yang memerah karena malu*

    By KiMi on Oct 10, 2008

  17. Yg jadinya mahar cakeeep!!

    By KiMi on Oct 10, 2008

  18. I wanna to see that movie

    By baobaz on Oct 10, 2008

  19. hahaha .
    aku juga belom nonton mas .
    😀

    support dong mas !

    By Chakras on Oct 10, 2008

  20. huahaha… emang dasar pelit aja, sok bawa2 kata pahala segala…

    kayak aku donk, ngaku aja blak2an….
    pengen baca bukunya, tapi begitu tau itu buku sambung-bersambung dan emang dasarnya aku pelit… jadi nunggu pinjeman aja… [tapi kok temen2ku ga ada yang beli bukunya yaaaaa…]

    trus pas liat title movienya di 21cineplex…. hatiku kembangkempis saking senengnya… trus… begitu liad anak2 yang mejeng dibawah title-nya…. kok elek-elek ngono ya? jadi malas… hahaha…

    tapi karena mas joe bilang bagus, yah, mungkin akan coba kupertimbangkan untuk ikutan nonton deh… ^___^

    By AnakAyamNyasar on Oct 11, 2008

  21. bagaimana jo sensasinya menjadi seorang guru yang dibayar hanya dengan ucapan terima kasih??
    sangat menyenangkan kan??
    rasanya seluruh harta di dunia ini tak dapat menandingi sensasinya..
    ya karena kita memang makhluk sosial yang juga memiliki kebutuhan untuk beraktualisasi dan merasa dibutuhkan..

    seperti itu juga lah rasanya waktu kami selama tiga bulan tinggal di meulaboh untuk mengajar rekan rekan yang kurang beruntung karena kejadian tsunami..

    hampir tiap hari kami menangis.. tapi tangisan itu adalah tangisan bahagia.. kami menangis karena beruntung mendapatkan kesempatan untuk merasakan arti sepenuhnya dari menjadi seorang manusia sosial..

    eniwei tiap orang memiliki motivasi yang berbeda beda dalam kehidupan ini, tapi sesekali lihatlah keluar jendela, lihatlah lingkungan yang ada di sekitarmu, kemudian ikutilah kata hatimu.. maka langkah ini akan menjadi lebih ringan, ucapan kita akan menjadi lebih lantang, dan rasanya udara yang kita hirup akan menjadi lebih melegakan..

    wallahualam bishowab

    By mutje on Oct 11, 2008

  22. Ya…mbok soal akting itu jangan disamakeun dengan Oom Ledger atau Mister Depp, lah. Nggak seliga itu. :mrgreen:

    Pribadi, akting anak – anak Laskar Pelangi justru jadi lucu gara – gara logat melayu dan humor – humor jaman dulu yang membuatnya berwarna. (Ingat humor dari poenceritaan Nabi Nuh, “Maka jika kau tak rajin sholat, pandai – pandailah kau berenang !) 😆

    By Mihael Ellinsworth on Oct 11, 2008

  23. Filmnya memang bagus, dan mengharukan. Yak.
    Aku sudah mulai terharu sejak antri. Menunggu 1 jam berdesak-desakan demi sebuah film Endonesa. Benar-benar sangat mengharukan *halah*

    Waktu homo sapiens terakhir yang datang mendaftar di penerimaan sekolah itu aku juga nangis…

    Gak kukira Mas Joe juga bisa nangis…

    By tiyok on Oct 12, 2008

  24. lambrtz:::
    kalo yang itu biasanya malah ta’skip2 langsung buat nyari adegan yang dramatis 😈

    omoshiroi_:::
    kalo pas adegan nyanyi2 itu aku malah ngerasa kalo dubbingnya kurang pas, e…

    Ardianto:::
    ya jelas aku, dunk!

    bundanya Naila:::
    kalo yang resmi kayaknya belum, mbak. kalo yang versi bajak laut harusnya sudah ada, gyehehehe!

    yang kerja di JERK WARDROBE:::
    tentu saja, wan. aku kan orangnya gampang tersentuh

    funkshit:::
    saya malah ndak ikutan ngitung. takut kecewa kalo ternyata kalah cepet 😀

    pekoanakbaikistrinyaspencer:::
    iya, kalo dosa bisa masuk neraka.

    hapus? jgn ah, biar keliatan alami. ya? ya? ya? kekekeke!

    feranitta:::
    cobain kalo ngantrinya dari azan subuh, deh. masak iya ga dapet juga? kalo sampe iya, wah, berarti film ini memang keterlaluan dahsyatnya 😆

    LieZMaya:::
    harus nonton! harus nonton!

    KiMi:::
    pedopil!

    baobaz:::
    grammarmu salah zan…wooo, pancen bodo kie! 😆 habis ‘wanna’ harusnya jangan pake ‘to’ lagi, kekekeke

    Chakras:::
    support apa? ta’support nyewa vcdnya aja ya kalo sudah ada

    AnakAyamNyasar:::
    nek bagus2 malah dadi ra koyo cah kampung 😛
    misalnya sinetron ‘si entong’ itu. mana ada anak kampung yang mukanya bersih-sih macam gitu? beuh…

    mutje:::
    kata temen kantorku, tje, sebenernya ndak ada yang istimewa dari berbuat baik. berbuat baik itu salah satu kebutuhan mendasar buat manusia, soale.

    tapi memang, sesuatu yang menjadi kebutuhan kita kalo lama ga kita dapatkan bisa jadi bikin kita terharu banget waktu sudah kesampaian lagi 😉

    Mihael Ellinsworth:::
    lha iya makanya saya wanti2 supaya penontonnya jangan mbandingin kualitas akting mereka sama oom ledger, kekeke

    tiyok:::
    bawa cewek ga waktu nonton? kalo bawa bisa malu, lho. aku aja diejek2in terus sama pas habis nonton itu 😛

    By Yang Punya Diary on Oct 12, 2008

  25. Saya malah lebih terharu pas baca buku keduanya – Sang Pemimpi..

    PENGUMUMAN BUAT SEMUA!
    “Hadiah spesial untuk yang bisa dapat dan menampilkan skrinsyut Joe lagi mewek…”

    Kirim ke email saya :mrgreen:

    By Manusiasuper on Oct 13, 2008

  26. orang edan! 😈

    By Yang Punya Diary on Oct 13, 2008

  27. quote from Kak Seto “didiklah anak-anak anda dengan hati.”

    mungkin si ibu muslimah itu sudah pada tingkat mengajar dengan hati ya?

    anda sependapat joe? 😀

    By crizosaiii on Oct 13, 2008

  28. cita2 kita mirip Joe..

    By wira on Oct 14, 2008

  29. Yoi Boy pelmnya bagus!,, BTW ini orang balig ngeblog lagi ye? sampe punya beberapa belog ame web.. Gokiiil..
    Masi nge fans sama Saskia Mecca boy??

    By Firman on Oct 15, 2008

  30. aq sih lebih suka ama novelnya soalnya bahasa sastranya lebih kental!!!

    sbenarnya aq blom nonton filmnya loh! aq lagi nunggu dvdnya, udah keluar blom sih???

    By dnda on Oct 16, 2008

  31. Gagal nonton film bareng-bareng gara-gara ketimpa kecelakaan pas H-4 mau janjian nonton…

    Hauu~n

    By Pras on Oct 16, 2008

  32. Film ny kEreEn abis ..
    ad cRta yng seDih,aMa lucu nY jga ..

    Aq paling ska ama yaNg meranin maHar ,,
    aBis iMut siy ..aMa kOcak nYa tUh alami bGet ..

    pEngen bGet nTon lgi …
    aD yang mO ikut ??(ikut+bayarin maksudnYa}
    he,,he,,^-^

    By Ri_sNa on Oct 16, 2008

  33. Sumpaaah,,,,,ne film keren AbiZzZz….pokokx semua pujian masuk DeeH bwT filmx,,,,,,,LuCu SeDih,romAntis,,,,,,

    MaHar,,,,,,Gw lanGsunG sukA ma LoE……..wo aI ni,,,,,jE tai Me,,,cAn raK kun,,,,,I loVe you,,,,,

    SeHarusx Film KaYa genEEE jadi ConToh BwT perfilimAn INdonesIA,,,,,,,,Jgn SelAlu Bwt FilM yg Sama TYuuuuzzzzz………

    penGen nTn lg deeEEEH…….PokokX………noVel n filMx oks bgtz,,,,,,,,gK akN perNah HAbizzzz DeeeH,,,,,puJIan bWt lAskAr Pelangi

    By RizZ_nI ^_^ on Oct 16, 2008

  34. Aku juga terharu, rupanya murid terakhir itu joe ya?

    By madrai on Oct 16, 2008

  35. sumpah,,,NeeH film kereN Abizzzzz,,,,,,gw Sampe nangis LintanG putus SekOlah……..

    ne BRu beNer@ fiLm yG beDA n SEnsaSiOnal bETh,,,,,,

    yg Meranin MahaR,,,,,,CaKEp bgtZ,,,,,IMuEtz,,,,,luCu lagi………

    Salut DEEEh,,,,Bwt LAsKar PelAngi

    By RizZ_nI ^_^ on Oct 16, 2008

  36. nE filMMMM,,,,,SumPah KereN Abizzzzzz,,,,,

    GW nangiS,,,,,,,,,LIntaNg Harus Berhenti Sekolah,,,,,

    gw NgeRAsain Rasa SeNgsara bu mUS TErbayAr NGeliAt muRidx BerpresTasi,,,

    Yg MerAnin Mahar CakepZZZ bgtZZZ,,,,,,imutZZZ,,,,lucu lAgi,,,

    PokokXX,,,,,,,sAlut dH bwT lAskaR pelAngi

    By RizZ_nI ^_^ on Oct 16, 2008

  37. sumPPPAaah,,,,,Ne Film kEren ABiiizzzzzz……

    GW nAngis,,,,,LIntAng hArus BErhenTi sEkolAh….

    Yg MeraniN Mahar CAkep bgtzzz,,,Imuutzz,,,,,,lUcu lAge…

    Gw biSA ngErasaIN penDEritaan BU mUS,,,,TerBAyar Anak Didikx NgeRAih PresTAsi

    pokokX salut Abizzz……BwT LaskAr pelAngi

    By RizZ_nI ^_^ on Oct 16, 2008

  38. crizosaiii:::
    setuju oh setuju, duhai abang john

    wira:::
    untung kalo masalah tampang saya tetap lebih ganteng 😛

    Firman:::
    zaskia? saya mencintainya, bukan sekedar ngefans :mrgreen:

    dnda:::
    wah, kalo nyari kalimat2 yang nyastra sih ya jelas ndak bakal ketemu di filmnya mbak. film kan bahasa gambar, bukan bahasa kata2, soale 😛

    Pras:::
    kowe loro opo e pras?

    Ri_sNa:::
    hooo…pedofil? 😆

    RizZ_nI ^_^ :::
    semangat banget mbak komennya? sampe 4 kali gitu, hahaha

    madrai:::
    bukan. nama saya joe, bukan harun 😛

    By Yang Punya Diary on Oct 18, 2008

  39. Ditunggu laskar pelangi versi Denpasar, Jo 🙂

    By Subair on Oct 19, 2008

  40. hahahhaa….aku juga terharu mbaca komen2nya…
    tapi emang film ini keren kok 😀
    bagus yaaaa…..

    😀

    By afie on Oct 21, 2008

  41. FiLmNyA OkEe BaNget

    By mey on Oct 21, 2008

  42. Filmnya mendidik,bagus,ga kaya yang lain..
    kira2 buku ke 2 dan ke 3 nya Om Andrea Hirata yang berjudul “Sang Pemimpi” dan “Edensor” bakal di jadiin film jg ga ya?
    Pasti Bakal KEYENNNNZZZZZ ABZZZZZZ tu klo jd film,,,HoHoHo

    By Mift on Oct 21, 2008

  43. aduh, joe bisa nangis juga toh?
    wah, untung kita ga nobar ya, bisa-bisa rebutan tissue.. hahaha 😀

    saya juga blum baca nuvelnya, ga kebawa trend atau ga kepengen nge-trend juga ga tahu tuh. tapi walhasil saya bisa menikmati filmnya secara tanpa mbanding-bandingin dengan nuvelnya

    dan sungguh, setuju. itu film bagus deh. bravo.
    ayo sekolahhhhh… 🙂

    By islam indie on Nov 4, 2008

  44. kalo aku joe, ngakak abiz pas sang ketua kelas bilang :
    “kelakuan anak-anak itu, kaya setan semua”

    btw, oma raja dangdut koq ndak dibahas Joe?
    he.he..he

    By Mas IWåNT on Nov 5, 2008

  45. pancen apik mas..
    aku yo nangis, untung aku nonton di 21 row yang paling depan,..hehe

    By macanang on Nov 16, 2008

  46. Why don’t you try providing more details on International Financial Reporting Standards training?

    By IFRS on Nov 20, 2010

  1. 1 Trackback(s)

  2. Sep 12, 2010: Ahmad Dahlan Kurang Jokja | The Satrianto Show: Beraksi Kembali!

Post a Comment