Satir yang Menyindir

Ternyata selain fallacy, di Endonesa masih banyak homo sapiens yang nggak ngerti apa itu satir.

*Tersadar (kembali) setelah mbaca komentar-komentar di tulisannya Samuel Mulia*

P.S. Judul tulisan dibajak semena-mena dari punyanya Bang Fertob :mrgreen:


Facebook comments:

8 Comments

  • yudi |

    OOT :
    turut berduka cita atas tersingkirnya si merah yang ga pernah berjalan sendiri (karena masih takut gelap walaupun udah gede :mrgreen: )

    selamat karena udah lolos europa league sebagai hadiah finish posisi ketiga di penyisihan grup πŸ˜†

  • Yang Punya Diary |

    yudi:::
    diam kamu, kul!

    christin:::
    iya, dan beberapa komentator di tulisan awalnya samuel mulia malah pada misuhin dia gara-gara kayaknya nggak paham satir

  • Parus |

    OOT:
    Si Merah itu maen sepak bola kok cuman 2 orang?
    Kalo gak ada salah satunya, atau malah dua2nya, Si Merah langsung keok tuh… πŸ˜€

    Itu termasuk satir ndak Joe..?? πŸ˜›

So, what do you think?