Satir yang Menyindir

Ternyata selain fallacy, di Endonesa masih banyak homo sapiens yang nggak ngerti apa itu satir.

*Tersadar (kembali) setelah mbaca komentar-komentar di tulisannya Samuel Mulia*

P.S. Judul tulisan dibajak semena-mena dari punyanya Bang Fertob :mrgreen:

  • Share/Bookmark

Ssst! Yang nyasar ke sini biasanya pada nyari pake kata kunci:
SAMUEL MULIA - samuel mulia homo - satir - menyindir -



8 Responses to “Satir yang Menyindir”

Leave a Reply


Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.
Google
Almanak
Shoutout!
Name :
Web URL :
Message :
Wangsit Bergambar