Zona Nyaman

Kenapa orang-orang itu pada suka bilang, “Kalau mau sukses, tinggalkan zona nyamanmu.”?

Lha kalo bisa sukses dengan tidak meninggalkan zona nyaman, kenapa juga kita harus meninggalkan zona nyaman kita? Bukannya intinya sukses itu ada pada “pinter-pinteran mengakali keadaan”?

P.S. Aku paling suka mbaca-mbaca, nggambar-nggambar, sama tidur-tiduran. Jadi yang perlu kulakukan tinggal bagaimana me-monetize kegiatanku itu, kan?

P.P.S. Tulisan ini dibuat gara-gara bapakku nyuruh aku terus buat cepet-cepet pindah ke Jakarta dan meninggalkan Jokja, terus kerja di situ. Padahal Jokja itu nyaman sekali, lho… :P

Yang ini juga mirip-mirip:

Share

Facebook comments:

14 Responses to “Zona Nyaman”

Leave a Reply


Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Almanak
Shoutout!
Name :
Web URL :
Message :
Wangsit Singkat
Wangsit Bergambar

Bali Blogger Community

Bloggers' Rights at EFF


SEO Powered By SEOPressor