Browsing posts in: Daily Waton

BBM Bersubsidi dan Masalah Sudut Pandang

Ribut-ribut kemarinan ini perkara harga BBM bakal naik lagi atau ndak bikin aku teringat sama si Josh, temenku yang gendut itu, yang saking gendutnya jadi sering dihina-dina sama temen-temennya sendiri sebagai seekor kuda dari Sungai Nil.

Suatu malam waktu kami sedang membahas performa motor 125 cc milik kami masing-masing (pengumuman! Si Josh sekarang sudah ganti motor. Astrea Star bututnya sudah jadi barang apkiran, diganti sama sebiji Supra X yang helmpun bisa masuk di bagasinya) tau-tau si Josh nyeletuk. “Pakai Pertamax cuma bikin sakit hati,” katanya. Continue Reading


2 Events, 2 Anxiety

Aku sama sekali nggak inget sejak kapan aku buka biro jasa konsultasi masalah pribadi. Seingetku, aku ini ndak pernah kuliah psikologi. Kuliahku, seingetku juga, adalah jurusan komputer-komputeran. Itu pun pada akhirnya lolos dari maut dengan ipeka pas-pasan. Maka dari itu aku suka heran, kenapa banyak makhluk Tuhan – terutama kaum hawa – yang hobi banget curhat sama aku? Apa dari casing-ku? Berkacamata, yang diidentikkan dengan kebiasaan suka mbaca, sih, iya (iya berkacamatanya, maksudku). Tapi selebihnya aku lebih suka berpenampilan yang nggak seharusnya: rambut jarang sisiran (biasanya sehari cuma 2 kali tiap habis mandi), kaos oblong gambar tokoh pilem kartun yang ndak diseterika, jaket gambar monyet yang jarang sowan sama mesin cuci, sepatu kets seadanya, dan celana jeans yang butut yang suwek-suwek di bagian lutut. Pokoknya jauhlah dari kesan mahasiswa psikologi dengan ipeka menjulang tinggi.

Cuma saja, kok, ya banyak yang percaya kalo aku bisa memberikan solusinya atas masalahnya tho ya? Beberapa malah curhat sambil nangis di depanku. Mau ta’puk-puk, eh, akunya yang takut kalo entar malah jadi nafsu (catatan: nafsu di sini cuma berlaku kalo klienku yang nangis adalah cewek. Kalo cowok, ya biasanya malah kumaki, “Lanang, kok, nangisan. Minggat!”). Continue Reading




Bandeng yang (Nyaris) Hilang

Hell come Welcome to Jakarta!

Sodara-sodara pembaca blog yang budiman, dikarenakan sesuatu dan lain hal, saat ini terpaksa aku memberi pengumuman kalau aku sekarang sedang berada di Jakarta. Tentu, tentu kedatanganku ke Jakarta tidaklah dikarenakan urusan sepele semacam kangen sama Ayu, sodara-sodara. Kedatanganku ke Jakarta ini – anggaplah – karena aku dipanggil negara demi tugas yang maha besar: mbantuin Pak Jokowi buat ngurusin permasalahan sosial di ibukota negara ini yang semakin pelik sahaja.

Sementara anggaplah begitu. Continue Reading


Bersih-bersih Hostingan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sodara-sodara sebangsa tanah dan sebangsa air yang dirahmati oleh Allah SWT,

Dengan menyesal, dengan dikarenakan space hosting-annya satchdesign.com mulai penuh, apa boleh buat, bersama ini akika umumkan kalau beberapa fasilitas di satchdesign.com, such as agregator buat tukang nggambar atau bahkan web toko online kaosku terpaksa ta’hentikan masa berlakunya.

Dengan begitu yang tersisa di domain ini, yang bisa diakses massal ya tinggal weblog ini saja, backup-an tulisan dari blog lamaku yang di joesatch.wordpress.com, terus juga weblognya si Chris. Ini semua gara-gara semakin banyak layanan gratisan, misalnya di BukaLapak, yang kayaknya malah mubazir kalau aku menyia-nyiakan fasilitas gratisan tersebut dan malah sok-sokan bikin layanan sendiri dengan menghambur-hamburkan space hosting-ku :mrgreen:

Maka mohon maaf lahir batin buat semua penikmat fasilitas-fasilitas yang tadi ta’sebutkan di atas, dan akhirul kalam, wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh πŸ™‚


Didapuk Jadi Ketua KPK?

Seandainya aku didapuk jadi Ketua KPK, itu bakal menakutkan. Mungkin rasanya bakal sama saja kayak dapat vonis mati. Yang bisa kulakukan cuma tinggal menunggu hari-hari eksekusiku. Menggentarkan. Lha, ya pastilah menggentarkan. Coba, homo sapiens mana yang tidak gentar sama kematian? Aku berani taruhan, potong kukuku, pasti nggak ada.

Seandainya aku didapuk jadi Ketua KPK, yang pertama kali bakal kulakukan adalah menyelamatkan diri sendiri dan keluargaku terlebih dahulu. Tentu saja. Omong-kosonglah itu mau bisa menyelamatkan negara sementara menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang di dekatku saja aku nggak bisa. Continue Reading


Kisruh CPNS dan Cerita-cerita Lainnya

Jadi Pegawai Negeri Sipil memang kayaknya masih jadi mimpi buat banyak orang di Endonesa, atau at least mimpi bagi orangtua-orangtua tentang masa depan anak-anaknya πŸ˜‰ Makanya aku ndak heran kalau setiap ada lowongan buat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil berjubel manusia di Endonesa rame mendaftar. Bayangan mereka mungkin sama denganku. Mitos masuk kantor, kerja nyantai, nyruput kopi sambil baca koran, dan tau-tau terima gaji, boleh jadi cukup mengenakkan bagi beberapa makhluk Tuhan, baik itu yang paling, cukup, tidak terlalu, atau bahkan blas ndak seksi. Belum lagi iming-iming jaminan kesehatan, hari tua, juga tunjangan pendidikan, semua itu cukup membuat banyak orang jadi gelap mata. Continue Reading


Oalah, Endon…

100 tahun ke depan pun aku pesimis Endonesa bakal jadi negara maju…

Pemimpinnya nggak bisa mimpin, nggak tegas, dan selalu ngeluh. Sementara yang harusnya dipimpin juga nggak mau diatur.

wis ana tandane kok ya isih ngeyel bae?

Mental model beginian ini pula yang bikin orang-orang pinter, disiplin, dan baik hati lebih milih pindah ke luar negeri. Negeri ini terlalu biadab buat mereka, soalnya. Seperti yang bolak-balik kubilang kalo lagi nggosip sama anak-anak sambil (sok) mikirin negara, “Yang di atas banyak yang brengsek secara sadar, sementara yang di bawah banyak yang goblok secara nggak sadar.” Continue Reading


Farnborough dan Garuda

Sudah jadi kebiasaan kalo mainan Football Manager (FM) aku selalu megang tim-tim dari kasta terbawah, terutama sejak edisi beberapa tahun terakhir ini. Alasannya sederhana, kalo megang klub-klub besar buatku nggak ada tantangannya. Apalagi kalo ditambah model dolanan yang tiap kalah bertanding habis itu ngeload save-save-an game sebelumnya, diulang, diulang, diulang, begitu terus berkali-kali sampe menang. Yang begitu itu, beh…buatku cuma pantas dilakukan sama gamer hina-dina sahaja :mrgreen: Continue Reading


Lho, Ternyata…

…ternyata akika melewatkan bulan Desember 2011 tanpa postingan sebiji pun, cyiiin~ Dan sekarang ternyata sudah Januari 2012.

Ya sudah, selamat tahun baru 2012 saja, semuanya. Simak terus blog akika dan dapatkan wangsit-wangsit tiada bermutu di sepanjang 2012 ini nanti.

Salam dari akika, merdeka, cyiiin~!


Pages:12345678...19