Archive for the ‘Njajal-njajal’ Category
Tinju Besi
Aku barusan pulang. Pulang dari nonton di bioskop bareng 2 biji adik sepupuku, Ganggas sama Gagar. Dari paginya, sih, kami rencananya pengen nonton “Inception”. Maka setelah aku pulang kantor, nganterin kaos bikinanku yang dipesen sama Yoga ke kampus, dan minum-minum sebentar bareng anak-anak yang masih pada nongkrong di situ, sampai di rumah aku langsung nyuruh adik-adikku itu siap-siap buat berangkat nonton. Read the rest of this entry »
It’s Sherlock
It’s Sherlock! Iya, ini memang cerita tentang Sherlock Holmes teranyar sejauh yang aku tau.

Ceritanya kapan hari kemarin aku dolan ke kampus. Bukan buat ngeceng, tentu saja. Lha wong kampus lagi liburan semester, mana ada gadis manisnya di situ. Di situ cuma ada begundal-begundal kampus yang menganggap ruang sekretariat Himakom adalah kantornya sendiri, bosnya dia sendiri, pegawainya dia sendiri juga, dan teman-temannya yang kebetulan sama-sama nongkrong di situ adalah partner bisnisnya. Yeah, masing-masing orang di situ pada mikir kayak gitu, nampaknya. Jadinya ya suka pada sesukanya kalo sudah nongkrong di Himakom, nggak peduli ditegur satpam berkali-kali. Read the rest of this entry »
Hoka Hoka Bento Cap Jokja
1 kata buat delivery service-nya Hoka Hoka Bento di tempat domisili beta sekarang ini, Jokja tercinta:
Gembel!

Liat sendiri… Itu (entah apa harus disebutnya, salad atau acar?) sayur wortelnya dikit banget, saosnya cuma dapat 1 jenis dan cuma 1 sachet. Terus, nasinya kayaknya bukan dari jenis beras yang bisa dimakan pake sumpit. Nampaknya itu jelas-jelas bukan beras Jepang. Itu lebih kayak beras lokal biasa (masih untung kalo bukan beras jatah ala PNS). Ostosmastis aku yang kepengen nggaya-nggaya makan pake sumpit jadi kerepotan. Tiap nasinya ta’sumpit, beliau berinisiatif mawut sendiri dari sumpitku. Repot, dah, pokoknya! Read the rest of this entry »
Alibaba dan 10 Penonton
Ini cerita malam final Piala Dunia kemarin!
Cerita ini sesungguhnya tidaklah fiktif belaka. Nama pelakon dan setting tempat benar-benar nyata terdapat di Jokja. Jikalo ternyata terdapat kesamaan nama, sukurin, itu artinya nama panjenengan lumayan pasaran sehingga bisa mirip sama nama tokoh yang ada dalam ceritaku sebentar lagi ini. Dan jikalo terdapat kesamaan tempat dan lokasi, ya apa boleh buat… Namanya sahaja bukan cerita fiktif, tentulah bakal jadi fiktif kalo nama tempatnya ternyata cuma bohong-bohongan. Iya, kan? Iya tho? Iya aja, deh! Read the rest of this entry »
God of Gambler Edisi Piala Dunia
Jikalau saudara-saudara sebangsa dan setanah air memperhatikan status Fesbuk atau Twitter-ku beberapa hari belakangan ini, niscaya saudara akan mendapati status layaknya seorang penjudi kelas teri. Apa penyebabnya? Penyebabnya tentu sahaja adalah Piala Dunia.
Yeah, namanya saja lagi Piala Dunia, tentunya tidak seru kalo aku nggak ikutan masang jagoan, kan? Cuma masalahnya – sebenarnya dan sesungguhnya – aku sudah nggak punya kesebelasan jagoan lagi sejak Piala Dunia di Prancis tahun 98 kemarin. Itu Piala Dunia terakhirnya Mas Baggio. Otomatis begitu ndak ada Baggio ya ndak ada tim yang ta’dukung lagi. Di Serie A jaman dulu aku ngetop sebagai kutu loncat, kok. Sempat jadi Juventini, terus juga Milanisti, habis itu jadi Bolognaise (eh, salah. Ini, sih, nama jenis spaghetti. Bukan panggilan buat pendukungnya Bologna), terus Interisti, dan terakhir mati-matian menyupport Brescia. Read the rest of this entry »
Anak Bajang Menggiring Angin
“Ibu, sungguhkah kini aku tidak sendiri? Sejak kau meninggalkanku, tiada kupernah menemui cinta. Sangat sunyi dan sepilah hidup sebatang kara. Tak mungkin aku hidup bersamamu, Ibu, meski kutahu, dari dirimulah aku mendapatkan cinta dan kehangatan seperti dulu ketika masa kanak-kanakku. Tapi, ketahuilah Ibu, tak tahan rasanya kalau aku harus hidup terus sebatang kara,” kata Anoman.
Antum suka cerita wayang (Jawa)? Tidak? Tidak mengapa. Aku cuma mau bilang kalau aku suka cerita wayang, kok. Tapi apa antum tau cerita wayang? Mungkin iya, kan, meskipun nggak terlalu detail? Yaaa… Mau bagemana lagi, coba? Memang susah, kok, nyari anak muda – yang bahkan ngaku orang Jawa – yang segenerasi dengan aku, atau malah di bawahku, yang bisa apal sama tokoh-tokoh wayang sebanyak 1 kotak itu. Read the rest of this entry »
Gonta-ganti Status Y!M Ala Foobar
Suatu hari sejawat di (bekas) kampus yang berjudul Diwan Sastrowardoyo nanya sama aku. Pertanyaannya simpel, sih:
eh pluginnya foobar biar bisa nampilin lagu si status ym opo jo?
Maka sebelum menjawab pertanyaannya Diwan, ta’beritahukan dulu demi menambah khazanah pengetahuan bagi para pembaca yang budiman, yang masih suka ndengerin file berekstensi *.mp3 via Winamp supaya menjajal alternatif pemutar audio yang lain yang berjudul Foobar. Read the rest of this entry »
Efek Rumah Kopi: Romantisme Ndeso Ilmu Komputer UGM
Dulu, waktu aku masih ngontrak di bilangan Pogung Rejo, rumahku sempat jadi jujugan tidak resmi buat ngumpulnya anak-anak Himakom UGM. Di situ semua hal bisa dibahas dengan tenang, mulai dari masalah organisasi di kampus (dari tingkat Himpunan Mahasiswa Program Studi, Himpunan Mahasiswa Jurusan, sampai Badan Eksekutif Mahasiswa juga Senat Fakultas) sampai masalah personal – semacam cinta – oknum-oknumnya, semuanya pernah dikupas tuntas di situ (masalah kuliah dan akademis sebenarnya juga dibahas. Tapi dikit-dikit aja. Soalnya topik ini sesungguhnya tidaklah terlalu menarik). Maka – selain dikarenakan akses nongkrong di kampus suka dibatasi sampai jam 9 malam saja – jadilah rumah kontrakanku itu menyandang gelar resmi sebagai “Sekretariat (Tidak) Resmi Himpunan Mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada”. Read the rest of this entry »
IMO B9000 Episode 3: Tau-tau Mati
Lagi aseek-aseeknya onlen lewat hape, ngajakin chatting cewek-cewek manis, tau-tau hape IMO B9000 baruku, yang fitur SMS-nya agak ndak karuan dan suka kumat gilanya itu, mati mendadak!
Ta’nyalain lagi, ngelanjutin chatting lagi, mati lagi. Read the rest of this entry »
IMO B9000 Episode 2: Kesalahan Berlanjut
Jadi setelah kemarin aku beli hape cap IMO tipe B9000 dan menuliskan review-ku, terutama tentang kelemahan-kelemahannya, ternyata aku nemu 1 permasalahan lagi, sodara-sodara…
Ceritanya tadi siang aku mau ngirim SMS. Cuma saja entah kenapa SMS tersebut gagal terkirim (entah ulah hapenya, bisa juga ulah providernya. Jadi untuk sementara ini jangan menganderestimet hape IMO dululah
), dan otomatis SMS-ku tersebut langsung kesimpen di dalam folder “draft” hapenya. Read the rest of this entry »
IMO B9000

Sudah lama aku kepengen punya hape baru. Dan kepengen ikut-ikutan nggaya punya hape model qwerty tentu saja bukanlah alasan utamanya. Aku ini paling suka bergaya klasik. Bergaya beda dengan gaya yang dilakukan abege-abege seusiaku lainnya. Karena “apa, sih enaknya punya style yang seragam antara 1 orang dan lainnya?”, jadi kesimpulannya adalah bahwasanya kepengen punya hape baru lebih disebabkan karena kebutuhan yang mendesak. Model qwerty adalah imbasnya sahaja berhubung hape model beginian ini sekarang banyak beredar dan harganya – ini dia penyebab utamanya – lumayan diobral murah. Read the rest of this entry »




