Gojeg Kere, AIDS, dan Autis

Sudah tau tentang Pak Menteri Kominfo kita, Tifatul Sembiring, bikin gojegan kepanjangannya AIDS di Twitter-nya masuk Straits Times? Kalo belum, sekarang ta’kasih tau, deh, kalo gojegan AIDS-nya Pak Menteri – yang dipanjangkan jadi “Akibat Itunya Ditaruh Sembarangan” – masuk Straits Times. Sudah siap? Oke! Eh, sodara-sodara, gojegan AIDS-nya Pak Menteri masuk Straits Times, lho. Yakinlah, sumpah!

Nah, aku baik, kan, udah mau ngasih tau sampeyan semua? :mrgreen: Read the rest of this entry »

Rumah Pizza

Web-web jejaring sosial itu sedikit bikin repot! Read the rest of this entry »

Nemu…

Nemu ginian di buku “The Girls of Riyadh”-nya Rajaa Al Sanea:

quote-nya kahlil gibran

Beh! Berarti frekuensi flirting-ku harus dikurangi kalo ndak kepengen bikin bingung pacar, tunangan, atau istri orang lagi. Mainan sama yang single aja, dah… :evil: Read the rest of this entry »

Endonesa Memang Negara Miskin

subhanallah...bener-bener pengambil salad yang skillful

Di 1 sisi, hal macam begini perlu mendapatkan apresiasi yang tinggi. Sangat susah, lho, menyusun salad sampe dengan jadi macam tumpeng kayak di atas itu. Read the rest of this entry »

Ujian Online Kemenperin

Mamak, Babah, kalo anakmu yang ganteng ini batal jadi Menteri Perindustrian, tolong akunya jangan dimarahin, ya…. Read the rest of this entry »

Ahmad Dahlan Kurang Jokja

Sodara-sodara ada yang tau apa itu thin-slicing? Jika sodara-sodara ada yang pernah mbaca buku berjudul “Blink” karangannya Malcolm Gladwell, sudah pasti sodara-sodara ndak asing dengan istilah “thin-slicing”. Tapi jika sodara-sodara belum pernah nyentuh itu buku, ya okelah, berikut aku jelaskan secara singkat (berhubung malas menerjemahkan) kalo thin-slicing itu dapat didefinisikan sebagai berikut:

Thin-slicing is a term used in psychology and philosophy to describe the ability to find patterns in events based only on “thin slices,” or narrow windows, of experience. The term seems to have been coined in 1992 by Nalini Ambady and Robert Rosenthal in a paper in the Psychological Bulletin.

Read the rest of this entry »

Blood of Eagles(?)

Hari ini libur Lebaran hari kedua (waktu aku mulai ngetik postingan ini). Aku yang lagi-lagi harus Lebaran di ibukota Endonesa, sore tadi menyempatkan diri jalan-jalan bareng sepupu-sepupuku di sini buat nonton bioskop. Maka berhubung tadi sore ini aku nonton bioskop, sudah barang tentu bisa ditebak kalo postinganku yang sekarang ini bakal me-review film yang tadi terpaksa kutonton, gara-gara nggak kebagian film (yang kayaknya) bermutu lainnya. Read the rest of this entry »

Cowok-cowok Pathetic, Kata Chiell

Namaku di-tag di gambar di bawah ini di Fesbuk sama si Chiell. Lumayan lucu, teringat jaman aku masih cupu dulu :P Jadi, silakan menikmati…

cowok-cowok pathetic
Read the rest of this entry »

Jangan Ngasal Sama Beta, Pak!

Ini ceritanya tentang kejadian hari ini waktu aku nunggu bedug Maghrib di depan komputer (siapa tau di depan komputer bedug Maghribnya lebih cepet).

Jadi saking kepengennya cepet-cepet berbuka puasa, aku iseng ngecek-ngecek rekening BCA-ku via Firefox. Dan alhamdulillah, namanya rejeki ndak akan ke mana… Di situ aku ngeliat kalo aku dapet transferan bonus jualan pulsaku dari DBS sebesar Rp. 121.580. Lumayan buat nonton “The Expendables” besok ini di XXI. Hore! Read the rest of this entry »

Sudah Lama Tidak Tentang Cinta

Yak, ini playlist lagu yang ta’puter di komputer malam ini:

  • Pecundang Sejati – Dygta
  • Tak Sepantasnya Setia – Tiket
  • Tertipu Lagi – Gigi
  • I Miss U But I Hate U – Slank
  • Senandung Lirih – Iwan Fals
  • Lara Hati – Katon Bagaskara
  • Jika – Melly feat. Ari Lasso (atau Ari Lasso feat. Melly, ya?)
  • Semua Tentang Kita – Peterpan
  • Saat Kau Tak di Sini – Jikustik
  • Rahasia Hati – Element
  • Masihkah Ada Diriku – Kahitna
  • Terendap Laraku – Naff
  • Denganmu – Bunglon feat. Neri Per Caso
  • Ku Masih Mencintainya – Jackpot
  • Kekasih yang Lain – Ada Band
  • Tragedi Kisah Kasih – Club 80s
  • Waktu yang Tepat Untuk Berpisah – Sheila on 7

Read the rest of this entry »

Hamil

Oke, ini memang pagi-pagi buta dan aku sadar sepenuhnya tentang hal itu meskipun aku mengetik postingan ini sambil sedikit terngantuk-ngantuk. Namanya aja pagi-pagi buta, wajarlah kalo aku ngantuk. Aku sadar, kok. Cuma hapeku itu yang nggak sadar kalo ini pagi-pagi buta.

Aku sayang sama hapeku meskipun barusan ini dia bertingkah sedikit kampret. Aku sedang membenamkan separuh wajahku ke bantal waktu dia tiba-tiba bergetar secara kontinyu di samping kepalaku. Drrrrtttt…drrrrrtttt…drrrrrtttt…! Read the rest of this entry »

Berlangganan Wangsit

Masukkan alamat email sampeyan:

Ceriakan hari-hari sampeyan dengan rutin membaca wangsitnya Mas Joe

Si Sumber Wangsit
Anindito Baskoro "Joe" Satrianto. Laki-laki dahsyat (sumpah!). Pengangguran, pengkhayal, pemimpi, pembual, sekaligus pejuang (yang tidak) tangguh. Mantan aktivis Lab Omah TI, (masih jadi) penunggu sekretariat Himakom UGM, pengeceng gadis-gadis cantik berjilbab. Ngganteng, pinter, tapi banyak utang.

Almanak
Wangsit Bergambar




SEO Powered By SEOPressor