Didapuk Jadi Ketua KPK?

Seandainya aku didapuk jadi Ketua KPK, itu bakal menakutkan. Mungkin rasanya bakal sama saja kayak dapat vonis mati. Yang bisa kulakukan cuma tinggal menunggu hari-hari eksekusiku. Menggentarkan. Lha, ya pastilah menggentarkan. Coba, homo sapiens mana yang tidak gentar sama kematian? Aku berani taruhan, potong kukuku, pasti nggak ada.

Seandainya aku didapuk jadi Ketua KPK, yang pertama kali bakal kulakukan adalah menyelamatkan diri sendiri dan keluargaku terlebih dahulu. Tentu saja. Omong-kosonglah itu mau bisa menyelamatkan negara sementara menyelamatkan diri sendiri dan orang-orang di dekatku saja aku nggak bisa. Continue Reading


Kisruh CPNS dan Cerita-cerita Lainnya

Jadi Pegawai Negeri Sipil memang kayaknya masih jadi mimpi buat banyak orang di Endonesa, atau at least mimpi bagi orangtua-orangtua tentang masa depan anak-anaknya πŸ˜‰ Makanya aku ndak heran kalau setiap ada lowongan buat jadi Calon Pegawai Negeri Sipil berjubel manusia di Endonesa rame mendaftar. Bayangan mereka mungkin sama denganku. Mitos masuk kantor, kerja nyantai, nyruput kopi sambil baca koran, dan tau-tau terima gaji, boleh jadi cukup mengenakkan bagi beberapa makhluk Tuhan, baik itu yang paling, cukup, tidak terlalu, atau bahkan blas ndak seksi. Belum lagi iming-iming jaminan kesehatan, hari tua, juga tunjangan pendidikan, semua itu cukup membuat banyak orang jadi gelap mata. Continue Reading


Libratama – Seberapa Penting Pemeliharaan Mesin untuk Kelangsungan Industri?

Industri, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan dengan kegiatan memproses atau mengolah barang dengan menggunakan sarana dan peralatan, misal mesin. Dari sekilas pengertian tersebut, terlihat bahwa kegiatan dalam dunia industri berkaitan dengan mesin. Mesin sendiri seringkali diartikan dengan perkakas untuk menggerakkan atau membuat sesuatu yang dijalankan dengan roda, digerakkan olehtenaga manusia atau motor penggerak, menggunakan bahan bakar minyak atau tenaga alam. Saat ini hampir seluruh aktivitas manusia menggunakan mesin. Utamanya dalam dunia perindustrian, baik industry kecil maupun industry-industri yang sudah berkembang pesat, mesin menjadi sarana utama dalam beraktivitas. Keberadaan mesin yang dinilai sangat berperan dalam aktivitas perindustrian ini juga memerlukan perawatan. Continue Reading


Lebarkan Sayapmu Luaskan Hatimu

Sidang pembaca semua, baik yang terhormat, kurang terhormat, maupun tiada terhormat, mohon maaf beribu maaf apabila beberapa tempo ini saban sampeyan nyasar ke blog ini tidak ada tulisan-rada-panjang yang relatif baru. Bukan apa-apa, duhai sidang pembaca semua, ini semua gara-gara beberapa tempo belakangan ini akunya sendiri selaku pemilik blog sedang berada dalam pergulatan batin yang sangat berat. Saking beratnya, Adis, adikku yang paling gemuk itu, berat badannya juga sampe kalah, lho. Continue Reading



Petunjuk untuk Generasi Nunduk

Tentu, setiap orang biasanya berpendapat bahwa generasinya adalah yang terhebat. Sindrom macam beginian jamak terjadi di mana-mana. Di kampusku, misalnya, juga sering kejadian beberapa sejawat ngeluh tentang kinerja adik kelasnya di organisasi mahasiswa yang digelutinya. Dalam beberapa kesempatan di sebuah warung kopi nan romantis (tapi buluk) aku sering sekali dapat curhat dari mereka, “Wah, Mas, cah-cah angkatan 20XX ini gimana ya cara ngasih taunya? Kerjaan, kok, banyak nggak becusnya. Nggak kayak jaman saya dulu.” Continue Reading


Al Islam dan Jurnalisme Sampah

Waktu esema dulu aku sempat ikut macam-macam ekstra kurikuler yang untuk lebih singkatnya ta’sebut sebagai ekskul aja. Yah, namanya saja anak muda yang saat itu sedang menderita approval junkie, akunya ikut macam-macam ekskul itu – apa boleh buat – hanya gara-gara 1 macam alasan dominan saja: biar ngetop di sekolah, karena ngetop di sekolah kupikir bakal banyak untungnya.

Salah satu keuntungan yang kuincar adalah kekebalan diplomatik. Dengan aktif di berbagai ekskul dan kesempatan mewakili sekolah di ajang lomba-lombaan, baik tingkat kodya ataupun propinsi, aku bebas dari omelan guru-guruku di sekolah. Mau datang ke sekolah tidak saat bel masuk berbunyi pun akunya dalam posisi aman-aman saja. Misalnya saja, aku tidak jarang baru datang ke sekolah jam 07.30 (aslinya, sih, jam 07.00 akunya sudah harus ada di kelas) yang tentu saja dihadang guru piket di dekat gerbang sekolah. “Anindito, kenapa kamu baru datang jam segini?” tanya Pak Loper yang wakil kepsek urusan kesiswaan yang kebetulan dapat jatah piket hari itu. Continue Reading


Oalah, Endon…

100 tahun ke depan pun aku pesimis Endonesa bakal jadi negara maju…

Pemimpinnya nggak bisa mimpin, nggak tegas, dan selalu ngeluh. Sementara yang harusnya dipimpin juga nggak mau diatur.

wis ana tandane kok ya isih ngeyel bae?

Mental model beginian ini pula yang bikin orang-orang pinter, disiplin, dan baik hati lebih milih pindah ke luar negeri. Negeri ini terlalu biadab buat mereka, soalnya. Seperti yang bolak-balik kubilang kalo lagi nggosip sama anak-anak sambil (sok) mikirin negara, “Yang di atas banyak yang brengsek secara sadar, sementara yang di bawah banyak yang goblok secara nggak sadar.” Continue Reading


Fasilitas: Ilmu(?)

Kadangkala aku bingung sama panitia-panitia – terutama dari seksi tukang bikin poster – seminar-seminaran dan workshop-workshopan di luar sana…

poster seminar dengan fasilitas berupa ilmu
Continue Reading


Si Ganteng Menurut Primbon

Weekend yang tidak terlalu sibuk. Sembari menunggu Adis Gembrot menraktir masnya ini makan-makan nanti malam – berhubung kemarin tanggal 15 dia ultah – iseng-iseng aku mbuka-mbuka primbon seputar watak dan peruntungan hidup buat si ganteng ini.

Berikut adalah hasilnya: Continue Reading


Kalau Cuma Buat Kalah, Mending Kami Saja!

Apa boleh buat, nasi sudah menjadi bubur, dan buburnya sendiri sudah terlanjur terlalu encer untuk disebut sebagai bubur (sup mungkin malah lebih tepat). Diganyang 10 gol tanpa balas sama Bahrain tentu saja memalukan. Tapi ya mau bagaimana lagi? Wong timnas sepakbola Endonesa dalam kondisi terbatas gara-gara kisruh mawut ala PSSI, kok. Jadi ya apa boleh buat…maju dengan pasukan seadanya dan jadi bulan-bulanan kesebelasan lawan tentu adalah konsekuensinya. Continue Reading


Pages:1...78910111213...40