Browsing posts in: Ngopi Neeh

Palestina dan Piala Dunia

Dari sebuah orasi di sebuah mesjid ngetop di kawasan Jokja selatan:

“Ada yang bilang Palestina nggak perlu dibantu karena saudara-saudara kita di tanah air masih banyak yang butuh bantuan. Daripada membantu Palestina lebih baik membantu saudara-saudara kita sendiri di tanah air terlebih dahulu. Tapi mereka yang bilang begitu itu nggak konsisten. Buktinya, kalau Piala Dunia mereka malah sibuk ngobrolin Jerman, Italia, Belanda, Brazil, atau Argentina. Seharusnya kalau mereka memang tidak mau mengurusi masalah internasional, mereka juga jangan ngurusin Piala Dunia. Cukup yang lokal-lokal. Liga Indonesia aja.” Continue Reading


Coro dan Penyuka Sesama Jenis

Perhatian, sodara-sodara! Sebelum antum memutuskan untuk membaca tulisanku lebih lanjut di bawah ini, ta’peringatkan – sekali lagi – kalo tulisanku ini bukanlah sebuah disertasi ilmiah yang bisa dipertanggung-jawabkan isinya. Tulisanku ini cuma gerutuan kecilku, yang berhak untuk disetujui atau juga dicaci lebih jauh oleh mereka-mereka yang menilai aku ini tidaklah manusiawi.

Tapi ya apa boleh buat… Tulisan di bawah ini adalah perkara sebuah selera. Dan apa boleh buat juga, namanya manusia ya seleranya pastilah berbeda-beda. Continue Reading


Two Wrongs Make A Right?

Ngakunya Roy Suryo:

Ia menguraikan, teriakan ”huu…” yang dilakukannya saat rapat paripurna tidak hanya dilakukannya sendiri. Namun, ekspos tentang kasus itu hanya mengarah kepada dia. ”Ada satu televisi berita yang memang ’terlalu cinta’ kepada saya, demi pesanan tertentu, membuat character assassination, maka satu kamerawati terus men-shoot saya dan merekam sepanjang acara,” kata Roy.

Hooo… Mempraktekkan two-wrongs-make-a-right sekaligus mencoba playing victim, duhai Kanjeng Raden Mas Tumenggung? Continue Reading


Sedikit Takut…

Perhatian! Tulisan di bawah ini – yang ta’kopas dari notes Fesbuk-nya Hanan, temen sekampusku – bakal menjelaskan kenapa postinganku kali ini judulnya macam di atas itu: Continue Reading




Dengkulmu! Mau Bisnis, Kok, Nggak Punya Modal?

kaos distro produksinya mas joe

Setauku – yang kusari-patikan dari ucapannya Oom Udin – di dunia ini nggak ada yang namanya bisnis tanpa modal. Jadi kalau misalnya besok-besok ente mendapati seseorang yang ngajakin ente joinan buat bisnis dan bilang kalo bisnisnya itu tanpa modal, wah, sumpah, itu orang sedang ngibul sama ente. Hati-hati saja, jangan biarkan kengibulannya berkembang lebih jauh sampe-sampe ente kemakan kibul-kibulannya. Makanya, sekali lagi ta’tekankan, di dunia ini nggak ada bisnis tanpa modal. Continue Reading


Gue dan Lo

Sejak jaman kapan tahun, entah kenapa aku mulai sadar kalo aku ini rasa-rasanya menganut paham chauvinisme yang nyaris ekstrim. Misalnya aja, aku suka sengit kalo ndenger orang yang bukan asli Jakarta, sedang nggak berada di Jakarta, nggak pernah hidup lumayan lama di Jakarta, menggunakan kata “gue” dan “lo” sebagai pengganti “aku” dan “kamu” dalam percakapan sehari-harinya. Continue Reading



Langkah Tepat RS OMNI

Habis nonton TVOne. Baru aja, belum ada 30 menit. Dan aku jadi insap, ternyata aku ini memang manusia biasa yang bisa memberikan pandangan dan penilaian ngawur terhadap suatu hal. Langkah Rumah Sakit OMNI International yang memperkarakan Prita Mulyasari ke pengadilan dan kemarin kusebut sebagai langkah bodoh dan terburu-buru ternyata keliru. Untuk itu aku mohon maaf.

Langkah yang sudah diambil sama RS OMNI ternyata sangat tepat! Continue Reading


Internet, Blog, dan Pengetatan Kontrol Sosial

Untuk menambah khazanah pengetahuan bagi sidang pembaca yang terhormat, berikut ta’beritahukan kepada khalayak ramai kalo aku ini punya sebuah hobi yang berjudul “misuh”. Misuh-misuh ini tentulah bukan tanpa sebab. Hobi ini baru kukerjakan kalo aku merasa diperlakukan tidak senonoh sama seseorang atau sesuatu. Demi Allah, kalo misalnya suatu saat aku diperlakukan dengan peri kebinatangan, bukan mustahil kata “asu” bakal keluar dari mulutku dan kualamatkan kepada mereka-mereka yang merugikanku. Belum cukup dengan “asu”, mereka-mereka itu biasanya harus bersiap-siap dengan serentetan pisuhan lain dari mulutku yang intinya – apalagi kalo bukan – bernada menggoblok-goblokkan kinerja mereka. Continue Reading