Browsing posts in: Ngopi Neeh

Sepakbola Eropa yang Bikin Nelangsa

Euro 2008 sudah mulai tadi malam. Dan gara-gara jadwal siaran tivi yang nggak valid, Saber sempat ngeluh ke aku via Y!M, kenapa opening ceremony-nya mulainya lama banget. Yang ada malah komentator-komentator yang ngobral cangkemnya. Sudah ndak sabar dia buat nonton partai pembukaan Swiss lawan Ceko. Continue Reading


Kebodohan Atas Nama Ejaan

“Lebih baik saya disebut Joseph tapi berhati Yusuf, daripada dipanggil Yusuf tapi berhati Joseph.”

Hello, John, apa kabar? Sudah baca kalimat di atas? Aku sudah, lho. Setidaknya, walaupun dengan redaksional yang tidak sama persis, aku pernah baca kalimat kayak di atas itu, entah di blognya siapa aku lupa. Pokoknya blog dengan tema agama (Islam). Continue Reading



BBM, SMS, Bego, dan Air Anget

Tau apa hubungannya 4 perkara di atas 1 sama lain? Tau? Bagus. Kalo ndak tau? Yak, yang sudah tau tolong ngasih tau ke temennya yang belum tau.

Oke, tapi aku tau, buat yang ndak tau mungkin bakalan makan waktu kalo harus nyari siapa manusia di dunia ini yang tau hubungan dari 4 kata di atas. Jadi daripada mbuang waktu, berhubung aku juga tau, maka aku ngerasa punya kewajiban buat ngasih tau kepada yang belum tau. Continue Reading


Indie yang Nggak Indie

Ada yang suka belanja-belanja baju keluaran distro? Ada? Alhamdulillah kalo ada. Soale itu berarti yang suka belanja-belanja baju model gitu itu sudah ikut berpartisipasi mengentaskan jumlah pengangguran di Endonesa. Bagaimana tidak? Desainer-desainer kaos-kaos itu, kan, butuh pekerjaan juga. Dan kalo nggak ada yang mengkonsumsi hasil karya mereka, otomatis mereka pun jadi nggak punya kerjaan yang menghasilkan, yang bakal menjamin kosong atau tidaknya perut mereka. Continue Reading


Orang Islam Itu Nggak Cuma Kejam, Tapi Juga Goblok

Pengumuman! Aku lagi latah.

Ada yang sudah ngintip film “Fitna“? Aku belum. Ndak sempat, soale. Biasalah, eksekutip muda. Jadinya agak suwibuk. Suwibuk sesuwibuk-suwibuknya. Waktuku habis buat ngetes kinerja UU ITE yang menghebohkan itu, yang katanya akses buat mbuka situs-situs porno dari Indonesia ditelikung di tengah jalan. Harapannya, sih, nggak bakal ada anak-anak bangsa ini yang berhasil mbuka situs porno. Maka, dengan semangat ala mahasiswa 98, hal tersebut kutes, dan hasilnya ternyata aku tetap aja bisa berselancar dengan tenang mbuka situs-situs terlarang itu via proxy, semacam NinjaProxy atau HideMyAss. Komik-komik saru pun pada akhirnya tetap bisa didonlot sama siapa pun yang kepengen ndonlot. Cuma gara-gara kayaknya Allah masih sayang sama aku sehingga aku dijauhkan sama hal-hal model begitu, aku selalu gagal ndonlot komik-komik tersebut gara-gara koneksi internet yang mendadak putus di tengah jalan (jindal!). Continue Reading


Egoisme Kita yang Konyol

Dari jaman dulu, jaman waktu temen-temen sebayaku mulai kenal pacaran sampai sekarang, tiap kali ada manusia di sekolahku yang berantem gara-gara rebutan cewek, aku selalu bilang, “Konyol banget mereka. Bonyok-bonyok cuma gara-gara rebutan cewek. Kayak nggak ada cewek lain aja di dunia ini.”

Begitulah. Dari dulu, tiap kali ada yang berantem gara-gara rebutan cewek, aku selalu menganggap hal kayak gituan itu sebagai perbuatan konyol. Continue Reading


Barisan Jagal Utusan Tuhan

Barang siapa melihat kemunkaran maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka ubahlah (ingkari) dengan hatinya dan itulah selemah-lemah iman (HR Muslim).

Seyakinnya, buat yang ngaku sebagai seorang Muslim, aku ngerasa bahwa kita semua pasti pernah denger atau baca kalo di dunia ini ada hadist yang seperti di atas itu. Dan buat yang kebetulan bukan Muslim, untuk tambahan informasi dan pengetahuan, aku kasih tau kalo dalam Islam dikenal terdapat sabda Nabi yang seperti itu.

Konon, hadist di atas itu adalah hadist shahih, tidak seperti hadist-hadistannya Didit Komeng, temen sekampusku. Continue Reading


Mahasiswa Sakaratul Maut

Hari Sabtu-Minggu kemarin aku dolan ke rapat kerjanya pengurus baru Himakom di Kaliurang. Sudah jadi kebiasaannya pengurus Himakom sejak jamanku kalo setiap kali awal kepengurusan, kami selalu memutuskan untuk raker ke luar kota Jokja. Alasannya ya biar sekalian refreshing. Nggak aseek kayaknya kalo pengurus Himakom selalu ngadain rapat di ruangan kecil nan butek di bawah tangga lobby menuju lantai 2 gedung MIPA unit selatan. Continue Reading


Kutub Kita Berbeda, Cinta

Masih inget sama Reen? Reen itu temenku yang dulu dengan konyolnya pernah pengen bunuh diri. Untung saja pada akhirnya beliaunya berhasil ta’insyapkan. Ya, ya, ya, untung ada saya.

Jadi menurut shohibul hikayat, beberapa hari kemarin aku telepon-teleponan lagi sama Reen. Tentu saja dia yang nelepon, bukan aku. Masak iya harus aku yang nelepon? Yang ngganteng itu, kan, aku. Jadinya ya memang sudah sewajarnya kalo aku ditelepon sama cewek :mrgreen: Continue Reading