Browsing posts in: Ngopi Neeh


Terinspirasi Quote Sendiri

Bicara soal narsis dan tidak narsis, banyak orang yang kenal sama aku yang bilang kalo aku ini narsis akut menjurus sombong. Tentu sahaja daku tidak terima. Menurutku, narsis itu beda dengan memaparkan fakta. Aku toh tidak mengagumi diriku sendiri, dan aku cuma mengatakan apa yang memang (bisa) kulakukan. Kalo aku bilang aku ini ganteng, memang, sih, ini perkara yang subyektif. Tapi ya fakta itu yang diproses sama sel-sel otakku ketika aku nunut dandan sambil ngaca di kamar adikku. Tampang yang kulihat di cermin itu menurutku memang tampan. Ketampanannya bahkan cuma bisa kalah jika dan hanya jika Nabi Yusuf masih hidup sampai sekarang. Jadi, ya mau bagemana lagi, coba?

Tapi aku ndak marah kalo ada yang mengataiku narsis. Aku ndak hobi ngamuk, apalagi ngamuk sama cewek (cantiq). Itu tabu. Maka biarkanlah mereka bilang aku ini narsis kalo definisi narsis itu sendiri bisa berupa mengagumi setengah mati hal-hal yang sudah ta’lakukan, seperti yang terjadi barusan: Continue Reading


Mecucu dan Melotot

β€œUmpan lambung langsung dari tengah nggak bisa dipake. Dribel bolanya sampe ujung dulu, Joe. Pancing beknya biar deketin kamu, habis itu baru balikin lagi ke depan gawang.”

Ketut Gde Suastika, penyerang tengah kelas II.5

Dulu waktu esema, sekolahku rutin ngadain turnamen sepakbola antar kelas tiap menjelang ulang tahun sekolah. Judul turnamennya Liga Karmany. Dan 2 kali kelasku melenggang ke final untuk 2 kali pula kalah dari lawan yang sama – II.1 yang kemudian bermetamorfosa menjadi 3 IPA 1 – dengan skor kekalahan yang sama pula, 2-3. Continue Reading


Itu-itu Terus

Blogs of the Day di WordPress Indonesia semakin bikin bosen! Beberapa menit yang lalu aku iseng aja mbuka-mbuka barang semprul itu dan ternyata hanya mendapati sebuah postingan yang menarik hati: postingannya Guh tentang tips-tips membuat agama baru. Sejujurnya, buat aku postingan itu setipe dengan umumnya postingan-postingan Guh sejak jaman dia – konon – masih menjabat sebagai Wadehel. Tapi mau bagemana lagi? Cuma ada 1 postingan yang layak dibuka, sedang yang lain – buat aku – membosankan semua. Continue Reading


FPI Sweeping Rumah Makan

Akhirnya, sodara-sodara, kelakuan manja beberapa oknum manusia yang kebetulan seiman sama aku – yang sempat dikhawatirkan sama Mas Nazieb – dalam rangka menjalankan ibadah puasa bulan Ramadhan terjadi juga. Dan judul yang ta’tulis di atas adalah judul artikel yang ta’baca di koran SINDO edisi hari ini. Yeah, manusia-manusia manja yang menamakan dirinya sebagai Front Pembela Islam itu mulai menyambangi warung-warung makan yang nggak menutupkan dirinya selama bulan Ramadhan untuk kemudian meminta (yang biasanya bakal berujung jadi sebuah pemaksaan) mereka supaya tutup. Continue Reading


Gadjah Mada Football Club dan Universitas Chelsea

Kapan hari kemarin itu adikku pulang dari kampus sambil misuh-misuh. Untuk pertama kali dalam karir hidupnya sebagai mahasiswa (eh, mahasiswi, ding. Dia, kan, cewek) dia dapet nilai C. Sebagai pengumuman, ta’beritahukan kalo adikku sekarang ini lagi menginjak tahun keduanya di Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada. Dulu dia nyelesaiin S-1 Hukum-nya di Universitas Islam Indonesia.

Adikku ini memang agak kampret. Kuliah pertamanya selesai dalam 3,5 tahun. Predikat waktu lulusnya cum laude (sedangkan aku kemarin cuma dapat cum shot), yang artinya sekalipun nggak ada nilai C di transkrip nilainya. Dan gara-gara itu dia sering membangga-banggakan diri di depanku. Akunya, sih, cuma bisa pasrah sambil kadang-kadang ngeles, “Kamu nggak tau kejamnya Gadjah Mada, sih.” Apa boleh buat, nilai C di transkripku jumlahnya lebih banyak dibandingkan jumlah nilai B dan A-ku meskipun sudah digabung. Continue Reading


Moralmu, Sih, Ya Bukan Urusanku

Putri Raemawasti dan bikininya? Oho, aku lagi tertarik buat ikut-ikutan nyumbang-nyumbang suara tentang polemik yang 1 itu. Yah, sapa tau aja nanti ada produser yang tertarik dengan sumbangan suaraku, kemudian menyadari suaraku lumayan menjual, habis itu aku ditawari rekaman dan akhirnya aku benar-benar jadi rockstar. Lumayan, kan? Continue Reading


Ah, Ah, Ah, Ahmadiyah…

Jadi aku lagi mau nanya kepada sidang pembaca yang terhormat, ada yang sudah baca isi Surat Keputusan Bersama 3 Menteri terkait dengan Ahmadiyah (atau juga Ahmadiyya)? Kalo ada yang belum aku mau nyombong. Aku sudah baca, lho. Yang pertama aku baca di KOMPAS edisi kemarin, dan yang kedua aku baca versi online-nya di Detik.com, tentu saja.

Secara overall aku cuma bisa berlapang-dada sahaja dengan keputusan pemerintah kita itu. Setidaknya, itu adalah keputusan yang menurutku terbaik dari berbagai tuntutan yang ada saat ini, seperti tuntutan buat membubarkan Ahmadiyah dan mencapnya sebagai aliran sesat. Tapi ya tetap saja, yang namanya overall bukan berarti lantas aku setuju dengan semua poinnya. Continue Reading


Sepakbola Eropa yang Bikin Nelangsa

Euro 2008 sudah mulai tadi malam. Dan gara-gara jadwal siaran tivi yang nggak valid, Saber sempat ngeluh ke aku via Y!M, kenapa opening ceremony-nya mulainya lama banget. Yang ada malah komentator-komentator yang ngobral cangkemnya. Sudah ndak sabar dia buat nonton partai pembukaan Swiss lawan Ceko. Continue Reading


Kebodohan Atas Nama Ejaan

“Lebih baik saya disebut Joseph tapi berhati Yusuf, daripada dipanggil Yusuf tapi berhati Joseph.”

Hello, John, apa kabar? Sudah baca kalimat di atas? Aku sudah, lho. Setidaknya, walaupun dengan redaksional yang tidak sama persis, aku pernah baca kalimat kayak di atas itu, entah di blognya siapa aku lupa. Pokoknya blog dengan tema agama (Islam). Continue Reading