Browsing posts in: Daily Waton

Nggak Ngopi?

“Nggak ngopi? Ngantuk lo.”
“Nggak. Gua Kratingdaeng aja.”
“Nggak takut kafein?”

Sampe sekarang aku masih heran sama iklan Kratingdaeng versi “nggak ngopi” itu. Tadinya Tika nyuruh ngopi, lha, kok, habis itu malah nanyain si Yosi takut kafein atau nggak gara-gara lebih milih Kratingdaeng ketimbang ngopi. Heran aku sama 2 makhluk dari Project Pop itu. Memangnya kopi itu nggak mengandung kafein?


Kembali ke Kampus

Sehubungan dengan tadi siang sehabis Jumatan aku nekat motoran menembus hujan ke kampus UII terpadu di Kaliurang kilometer 14,4 sana untuk ikutan kuliah perdana, maka dengan ini aku umumkan status baruku yang beralih dari pengangguran ke kembali menjadi mahasiswa. Lebih tepatnya mahasiswa program Akta 4 Fakultas Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia.

Aku mau jadi guru. Hebat, kan, aku? Great Teacher Satrianto segera siap beraksi. Yak, tepuk tangan buat aku. Plok…plok…plok… Horeee! Continue Reading


1 Jam (Kurang) Bersama Didit Komeng

Di kampus aku punya temen yang namanya Komeng. Aslinya doi punya nama lengkap Didit Yudha Setiawan. Tapi apa lacur, karena anatomi wajahnya (waktu rambutnya masih gondrong) mirip sama Komeng yang pelawak itu, akhirnya sampai sekarang perjaka paling nggak laku se-Ilmu Komputer UGM itu harus rela, pasrah, tabah, dan tawakal, sekaligus qana’ah dipanggil “Mas Kom” sama adik-adik kelasnya, yang tentu saja adalah kependekan dari “Mas Komeng”. Continue Reading


Pak Obama

Jalan-jalan di frensterku, liat-liat bulletin board-nya dan mendadak nemu tulisan dari Adit yang bikin aku jadi agak tersipu malu:

Apa kebanyakan penduduk Indonesia mendukung Obama hanya karena fakta bahwa beliau pernah tinggal di Indonesia dan berharap bahwa kita akan diperhatikan secara khusus oleh AS???
Manja sekali bangsa ini.

Ahahaha, iya, aku sendiri waktu pertama tau tentang Barack Obama itu, pikiranku ya standar banget. Lumayan, nih, kalo manusia ini yang menang jadi presiden Amrik. Setidaknya Amrik bakal dipimpin sama (bekas) anak Menteng. Dan baru setelahnya aku mikir kalo keliatannya Obama itu lebih elegan dari dan tidak segrasa-grusu McCain. Kayaknya juga lebih keliatan cinta damai.

Cuma, kalo berharap Endonesa bakal diperhatikan atau bahkan dibantu khusus sama Amrik, kayaknya aku nggak mikir sampe ke situ, deh. Negeri ini sudah terlalu amburadul, soale. Kayaknya Endonesa sudah nggak bakal bisa selamat lagi walau dibantu sama siapapun. Sudah terlalu parah, duhai Pak Obama. Endonesa baru bisa selamat kalo negeri ini memang bener-bener sudah punya niat buat menyelamatkan dirinya sendiri. Eh, tapi niat aja nggak cukup, ya? 😈


Tu Quoque

Kalo mbaca-mbaca lagi tulisan-tulisanku yang lama kadang-kadang aku tersipu-sipu malu sendiri, lho. Kadang-kadang (dan malah bahkan sering) aku jadi mikir, wah, dulu aku itu ternyata goblok banget ya.

Kenapa aku berpikir begitu, sodara-sodara?

Kenapa? Continue Reading


Daripada Jadi Fitnah

Daripada jadi fitnah kepada yang bersangkutan, sodara-sodara, jadi lebih baik kuumumin aja lanjutan ceritaku kemarin tentang prahara cinta pertama yang tiba-tiba datang tanpa diundang untuk minjem uang (ngakunya, sih, buat mamanya yang katanya lagi sakit ginjal).

Seperti saran dari banyak khalayak pembaca yang budiman, supaya aku melakukan kros-cek ke teman-teman esdeku yang lain, hal yang demikian pun segera kulakukan. Dan, astaghfirullah, akupun mendapatkan fakta yang menyesakkan dada. Uhuk..uhuk..uhuk.. Continue Reading


Simalakama Cinta Pertama

Orang bilang (entah orang yang mana, orang aring atau orang utan, segalanya tiada jelas), cinta pertama itu nggak ada matinya. Dan memang begitulah keadaannya. Ketika mendadak makhluk yang selama ini cuma bisa dijadikan kenangan tentang kepolosan anak kelas 4 esde itu datang, perasaanku langsung jadi semrawut. Kompleks.

Aku memang excited. Bertahun-tahun aku sama dia nggak pernah bicara panjang-lebar. Ketemuan terakhir malah sudah lewat 3 tahunan pas reuni es-de tanpa pembicaraan yang berarti; cuma sekedar basa-basi seperlunya. Lalu tiba-tiba si mbaknya njedul dan ngomong, “Aku boleh curhat sama kamu?” Continue Reading


10 Fakta Si Tampan

Aku dapat pe-er. Pe-ernya sebenarnya sudah lumayan lama. Yeah, cuma sekedar disuruh ngisi postingan berantai, sih. Tapi gara-gara kemarin sempat males, akhirnya ya baru sekarang ini aku kerjain pe-ernya. Uhmmm… Itung-itung memuaskan hasrat manusiamanusia yang kepengen tahu 10 fakta paling panas tentang idolanya yang tampan ini.

Dan mari kita mulai 😀 Continue Reading


Berantas Kebodohan, Perangi Kemiskinan

Sudah kuputuskan. Sudah kuputuskan, sodara-sodara, bahwa kemalasan harus diberantas, termasuk sindrom malas ngeblog yang menyelubungiku beberapa tempo belakangan ini. Karena apa? Karena, eh, karena kemalasan itu pangkal kebodohan, bodoh itu pangkal diapusi orang, dan diapusi orang itu pangkal menderita. Kalo ndak percaya coba saja tanya sama seorang sejawatku, si Aphip, gimana perasaanya waktu dia diapusi sama Mbak Endang yang mantan pacarnya itu. Continue Reading


Sindrom Malas Ngeblog

Akhir-akhir ini, sejak beberapa bulan yang lalu, kayaknya aku terserang sindrom malas ngeblog. Aku jadi mulai malas nulis hal-hal yang kurasa remeh-temeh yang padahal dulu biasanya sering kutulis, semacam habis belanja buku apa, habis njajal tempat nongkrong baru di mana, habis mbaca tulisan orang lain di blognya terus kemudian ku-review, habis belajar hal baru yang macam bagaimana, atau juga habis gelap terbitlah terang. Continue Reading


Nunggu Lagi

Untuk isi blog yang (mulai) jarang diapdet
Untuk tulisan yang (mungkin) seenaknya
Untuk balasan komentar yang (dirasa) ngawur
Untuk segala hal yang membuat blog ini menjadi (agak) tidak berkenan

Mohon maaf lahir dan batin
Selamat menantikan (kembali) Ramadhan 1430 H
Semoga kita semua panjang umur
Continue Reading