Soal Islam, Kebencian, dan Perkara Epistemologi

Pertama kali punya blog tahun 2006 kemarin alasanku sederhana: aku kepengen punya media buat nulis yang hasilnya nggak cuma kusimpen di komputerku sendiri. Kalau mau di-breakdown lagi, kenapa aku kepengen tulisanku nggak cuma kusimpen di komputerku sendiri, jawabannya masih sederhana: aku kepengen orang tahu tentang hal-hal yang kupikirkan, yang jadi uneg-unegku, yang kupikir nggak baik buat mental kalau kusimpen sendirian. Mungkin saja ini semacam approval junkie. Ya, mungkin aja. Tapi kupikir ini lebih dari itu. Aku nggak sekadar kepengen orang jadi ngeh dan kemudian menerima ide-ideku. Aku kepengen apa yang kupikirkan akhirnya bisa jadi concern buat orang lain juga. Continue reading

Orang Bodoh dan Beasiswa

Kapan hari di tahun kemarin, Hanna, adik kelasku jaman mahasiswa S-1 sempat nanya, “Mas, caranya dapat beasiswa gimana, sih?”

Waktu itu aku memang relatif baru dapat beasiswa buat sekolah lagi di Enggres sini, dan berkat mulut besarku sendiri akhirnya berita itu cepat menyebar. Biasalah, aku ini, kan, orangnya suka pamer, meskipun pembelaan dariku tentang sikap suka pamerku ini adalah untuk memotivasi kaum di sekitarku. Pendeknya aku memang hobi sekali bertingkah semacam, nah, aku bisa kayak gini, kalian bisa apa coba? 😈

Jadi untuk menjawab pertanyaan Hanna via Whatsapp tersebut aku kemudian berujar 1 kata: “Pintar.” Continue reading

Kenapa Aku Menyebalkan?

Kamu tidak suka tingkahku, katamu. Menyebalkan, menurutmu. Memang, sih. Problemnya, tidakkah aku tahu tentang hal itu? Sebaliknya, aku justru sangat paham. Tidak ada manusia yang suka dengan manusia lain yang membuatnya sebal. Tentu saja aku tahu. Aku sengaja. Kalau aku bertingkah seperti aku yang seaslinya, nanti kamu malah suka. Itu celaka. Celaka 12,7 soalnya aku juga suka kamu. Kalau kamu nggak balas suka, kan, aku aman-aman saja.

Tidak Tahu Harus Minta Apa?

Ya Rabb, ya Tuhan semesta alam, sesungguhnya hamba ini sedang bingung. Bingung karena nggak tau kelakuan hamba yang berikut ini bakal dikategorikan congkak binti arogan atau tidak. Kelakuan hamba ini seputar permintaan-permintaan dan harapan yang lazimnya dilakukan di setiap awal tahun. Wa bil khusus awal tahun 2017 ini.

Jadi begini, ya Rabb… Demi Kamu-sendiri, ya Tuhan, hamba bingung harus minta apalagi ke hadiratMu. Bukan apa-apa…hamba cuma merasa semua yang Kamu kasih sudah sangat cukup, bahkan cenderung berlebih. Continue reading