BBM, SMS, Bego, dan Air Anget

Tau apa hubungannya 4 perkara di atas 1 sama lain? Tau? Bagus. Kalo ndak tau? Yak, yang sudah tau tolong ngasih tau ke temennya yang belum tau.

Oke, tapi aku tau, buat yang ndak tau mungkin bakalan makan waktu kalo harus nyari siapa manusia di dunia ini yang tau hubungan dari 4 kata di atas. Jadi daripada mbuang waktu, berhubung aku juga tau, maka aku ngerasa punya kewajiban buat ngasih tau kepada yang belum tau. Continue Reading


Ampun, Mbak Sandra…

Pengumuman!

Blognya Mbak Sandra Dewi sudah di-upgrade, lho, engine-nya. Pake WordPress versi 2.5.1 sekarang. Terus, jadinya aku sudah bisa majang link-ku sendiri di situ kalo lagi sedekah komentar (bisa jadi juga mungkin gara-gara aku baru ngeh buat majang alamat URL-ku di halaman profil member-nya, huehe). Maka dari itu pernyataanku kemarin kalo blognya Mbak Sandra nggak bisa dipake buat majang link milik kita kalo lagi komen, dengan ini kucabut! Karena apa? Ya karena itu tadi: blognya Mbak Sandra sudah bisa dipake buat nebeng ngetop. Continue Reading


Nyicipin Sandra Dewi

Lama sekali rasanya aku ndak jalan-jalan ke blognya partner membualku sejak jaman esema. Partnerku itu namanya Mas Bikul. Urusan membual, dia nomor 1 se-Smansa Denpasar sejak periode 1998-2001. Urusan fisika, kimia, dan matematika, dia juga jagonya. Beliau sekaligus bertindak sebagai sainganku dalam hal besar-besaran nilai tiap kali ulangan harian atau juga ulangan umum 3 mata pelajaran tersebut. Ada aja perkara yang bisa dijadikan ajang bualan sama dia, mulai dari sepakbola, musik, bahkan sampai ilmu silat. Betul-betul dahsyat! Makhluk hidup dengan ilmu membual yang biasa-biasa saja ta’pastikan tidak bakal berkutik di hadapannya. Continue Reading


Beres Perkara!

Yak, sodara-sodara… Akhirnya pameran gemblung yang kuikutin kemarin berakhir sudah. Dengan happy ending, tentunya. Itu semua dikarenakan setelah penutupan seluruh panitia makan-makan di toko burger McDono (baca: McDonald, bego!). Tapi sedikit yang disayangkan, walaupun McDono itu sudah jamak dikenal sebagai toko yang berjualan burger, seluruh panitia cuma dijatah ayam goreng sebiji, nasi putih sebiji, telor dadar sebiji, dan soft drink sebiji. Sebiji pun tidak ada panitia yang makan burgernya McDono. Kasihan sekali, ya? Continue Reading


National IT eXpo 2008

Mohon mangap, aeh, maap, duhai para penggemar tulisan-tulisanku yang dimuliakan Allah, jikalau beberapa tempo terakhir ini beta tiada sempat menulis, menulis, dan menulis di blog yang kalian gemari ini (gyohohoho!). Continue Reading



Return of the (Poison) King(s)

Yang di atas itu (lagi-lagi) logo bikinanku, lho. Yakin! Ndak bohong! Itu logonya The Poison Kings (biar ndak kelamaan le ngetik, selanjutnya ta’tulis TPK aja). Apa itu TPK? TPK itu band yang bakal manggung di acaranya Himakom, Sneakers 2008: Selamatkan Bumi, besok Sabtu, 26 April 2008, di halaman kampus MIPA Selatan UGM, mulai dari jam 5 sore. Continue Reading


Nanamia Pizzeria

Salah satu konsekuensi yang mau ndak mau harus diterima oleh seseorang yang baru saja melewati fase-fase pendadaran skripsi, seperti aku, adalah harus mengeluarkan harta-bendanya untuk dizakatkan diikhlaskan kepada kaum dhu’afa manusia-manusia beringas yang mengaku-aku sudah turut serta mendoakan kelancaran prosesi pendadaranku buat mentraktir mereka makan-makan. Tentu saja untuk seorang anak muda kere tapi ngganteng seperti aku ini hal tersebut bakal sangat memberatkan jika harus dilakoni dalam 1 kesempatan dan secara besar-besaran. Continue Reading


Menolak deviantART

Beberapa teman yang pernah berkomentar semacam, “Nek perkoro coding aku ra bakal percoyo karo conthonganmu, Joe. Tapi nek masalah grafis, kuakui kemampuanmu,” beberapa kali juga sempat bertanya, kenapa aku nggak bikin akun di deviantART dan majang karya-karyaku di situ? Kujawab, aku nggak akan pernah join di deviantART! Setidaknya sampai dengan detik aku bikin tulisan ini.

Kenapa? Continue Reading


Indie yang Nggak Indie

Ada yang suka belanja-belanja baju keluaran distro? Ada? Alhamdulillah kalo ada. Soale itu berarti yang suka belanja-belanja baju model gitu itu sudah ikut berpartisipasi mengentaskan jumlah pengangguran di Endonesa. Bagaimana tidak? Desainer-desainer kaos-kaos itu, kan, butuh pekerjaan juga. Dan kalo nggak ada yang mengkonsumsi hasil karya mereka, otomatis mereka pun jadi nggak punya kerjaan yang menghasilkan, yang bakal menjamin kosong atau tidaknya perut mereka. Continue Reading


Kembali Ngganteng

Seumur hidup aku punya rambut gondrong awut-awutan ya baru kemarin ini, gara-gara nazar ndak bakal cukur rambut kalo belum lulus pendadaran. Tapi sebenernya, itu cuma alasan aja buat ngeles aja dari bapak-simbokku yang memang sebelum-sebelumnya ndak pernah ridho kalo anaknya berambut gondrong ala John Taylor di masa jayanya. Mangkanya gara-gara alasan terlanjur nazar, aku diperbolehkan punya rambut gondrong selama hampir 2 semester. Lagian rasanya ndak seru juga kalo selama karirku sebagai anak muda, aku belum pernah merasakan punya rambut yang semrawut. Continue Reading